Dark
Light

Zynga Akuisisi Studio Spesialis Game Hyper-Casual, NanoTribe

1 min read
February 14, 2022

Zynga beserta anak perusahaannya, Rollic, belum lama ini mengumumkan bahwa mereka telah resmi mengakuisisi NanoTribe, dengan nilai transaksi yang dirahasiakan.

NanoTribe merupakan sebuah studio indie asal Jerman yang didirikan di tahun 2017 dan fokus mengembangkan game mobile. Portofolionya sejauh ini mencakup game macam Arrow Fest dan Cashier 3D. Kebetulan, Rollic dan Zynga memang merupakan publisher dari kedua game yang masuk kategori hyper-casual tersebut.

Pasca akuisisi, NanoTribe akan beroperasi di bawah bendera Rollic. Ini merupakan pertama kalinya Rollic membawahkan perusahaan yang bermarkas di luar negara asalnya, Turki.

“Mentalitas start-up dan semangat dari tim NanoTribe sangat cocok bagi kami di Rollic untuk melangkah maju dan kami senang menyambut bakat beserta karya mereka ke keluarga developer inovatif kami yang terus berkembang,” ucap co-founder Rollic, Burak Vardal, dalam siaran pers yang dipublikasikan Zynga. “Fokus kami adalah membangun portofolio game global yang menarik dan menemukan talenta hebat yang visinya sejalan dengan tujuan kami untuk membuat konten yang menyenangkan, aksesibel, dan menarik bagi pengguna kami,” imbuhnya.

Hyper-casual merupakan kategori game mobile yang luar biasa populer. Permainan di kategori ini umumnya sangat mudah untuk dimainkan tanpa harus menyaksikan tutorial atau membaca instruksi terlebih dulu, dan tidak jarang memiliki mekanisme gameplay yang cukup adiktif.

Dirilis pada bulan Juni 2021, Arrow Fest sempat menduduki peringkat pertama game gratis di App Store region Amerika Serikat pada bulan September, dan sejauh ini sudah menembus total 47 juta unduhan. Cashier 3D juga tidak kalah sukses, dengan lebih dari 33 juta unduhan. Kehadiran kedua game ini akan semakin memperkaya portofolio Rollic, yang memang banyak berkutat di kategori hyper-casual, dan yang sejauh ini telah mencatatkan lebih dari 1 miliar unduhan dari pengguna di seluruh dunia.

Bagi Zynga, akuisisi ini bakal kian memperkuat posisi mereka sebagai salah satu publisher game mobile terbesar di dunia. Baru-baru ini, Zynga sendiri juga sudah mencapai kesepakatan untuk diakuisisi oleh Take-Two dengan nilai $12,7 miliar. Bagi yang penasaran seperti apa signifikansi tren akuisisi developer dan publisher di industri video game, Anda bisa membaca analisisnya di artikel berikut.

Via: Games Industry.

Previous Story

Pre-order Samsung Tab S8 Hadirkan Keuntungan Sampai Setara 6 jutaan Rupiah

Review-ASUS-Zenfone-8-38
Next Story

[Review] ASUS Zenfone 8, Android Flagship Mini Yang Mudah Ditangani

Latest from Blog

Don't Miss

Ray-tracing

Keunggulan Teknologi Ray Tracing Pada Exynos 2400, Bikin Grafis Game Tampak Nyata

Bermain game bisa menjadi cara yang bagus untuk bersantai dan
Sugartown Zynga

Zynga Umumkan Game Web3 Pertamanya, Sugartown

Perlahan tapi pasti, popularitas game Web3 masih terus ada. Tidak