Dark
Light

Ini Baru Keren, Barometer Twitter Indonesia : Twiterus!

1 min read
December 7, 2009

Screen shot 2009-12-07 at 11.18.28 AMPengguna Twitter yang berasal dari Indonesia memang tidak sedikit, terbukti dari beberapa kali pengguna Twitter Indonesia mampu mencetak “trending topics” global seperti ketika Bom Kuningan 2, gempa padang dan juga kematian Mbah Surip. Kekuatan pengguna Twitter Indonesia ini tentu sudah tidak dapat lagi diacuhkan.

Nah, dari sini tentu tercipta sebuah kebutuhan untuk menilai kualitas dari aktivitas pengguna Twitter Indonesia, sebuah tool yang men-summarize aktivitas real-time di Twitter. Tidak hanya untuk kebutuhan brand semata, namun sebagai tolok ukur dalam berbagai hal yang lebih luas.

Twiterus, dikembangkan oleh Jimmy Kembaren dan Armono Wibowo bermula dari acara Yahoo! Open Hack Day beberapa minggu lalu dimana sebelumnya dinamakan Twitter Mania. Aplikasi mashup Twitter Mania ini bahkan mendapatkan gelar “Best Local Mashup” di acara tersebut. Dari situlah Jimmy mengembangkan aplikasi ini lebih lanjut sebagai barometer twitter Indonesia.

Screen shot 2009-12-07 at 12.30.47 PM

Twiterus ini menampilkan informasi seperti Trending topic (per hari dan minggu), pengguna populer dan beberapa info lain seputar pengguna Twitter di Indonesia. Ada juga informasi ranking pengguna Twitter yang dihitung berdasarkan jumlah follower anda dan seberapa aktif pengguna tersebut di Twitter. Tak lupa ada juga pengguna populer yang dikalkulasikan dari jumlah username anda disebut di Twitter. Twiterus ini bekerja dengan menggunakan algoritma yang mendeteksi bahasa yang digunakan, lalu dari situ mulai mengumpulkan informasi mengenai hashtag yang sering digunakan, frase yang populer dan juga mention username.

Cukup berguna bukan?

Sebenarnya dibuatnya aplikasi ini memang diperlukan mengingat popularitas Twitter yang sedang naik daun di Indonesia, namun saya masih menyayangkan karena belum ada ranking pengguna Twitter secara kualitatif. Kalau dari jumlah follower, pasti secara kuantitatif akan didominasi oleh artis saja. Tentu saja menjadi kurang relevan.

Sangat terbuka untuk didebat memang, namun menurut saya pribadi jumlah follower dan jumlah tweet tidak mencerminkan kualitas dari seorang pengguna twitter. Faktor-faktor seperti interaktivitas dengan follower juga penting untuk dimasukkan dalam perhitungan. Menurut anda, faktor-faktor apa saja yang mampu menentukan kualitas dari seorang pengguna Twitter?

disclosure:Armono Wibowo juga bekerja di BitesMedia.tv (DailySocial’s video partner)

Rama Mamuaya

Founder, CEO, Writer, Admin, Designer, Coder, Webmaster, Sales, Business Development and Head Janitor of DailySocial.net.

Contact me : [email protected]

4 Comments

  1. gw setuju ama rama: interaktivitas dengan follower harus diukur, kalo bisa sih nantinya bisa ngukur juga pengaruh tweet seseorang dengan user lain, bagaimana seseorang influence orang lain, jadi kalo ada perusahaan yang bikin buzz promo lewat twitter, bisa dilihat seberapa pengaruhnya buzz itu, dan siapa saja yang memberikan pengaruh buzz itu ke orang lain..

    seneng banget rasanya ada aplikasi kayak gini versi lokalnya 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Previous Story

Versi Ringan YouTube

Next Story

Attention Chrome Extensions Lovers!!

Latest from Blog

Don't Miss

Pengguna X Premium Kini Bisa Gunakan Grok AI

Secara global, Elon Musk mengumumkan peluncuran Grok 1.5 pada akhir
Twitter X

Setelah Twitter Ganti Nama, Merek Dagang “X” Ternyata Dipegang oleh Meta

Pada 23 Juli 2023, Elon Musk secara terbuka mengumumkan perubahan