Dark
Light

Tahun 2009 Ditutup Dengan Artikel Startup Lokal: BukuQ

2 mins read
December 31, 2009

bukuQSebuah kompetisi sejatinya memang menampilkan pemenang yang memberikan aplikasi yang tidak hanya keren, tapi juga memberi manfaat bagi usernya, Dan sepertinya itu yang akan terjadi pada salah satu pemenang IWIC 2009, sebuah ajang kompetisi yang diselenggarakan oleh salah satu provider telekomunikasi di Indonesia. Aplikasi itu bernama BukuQ.

BukuQ memang belum resmi dirilis untuk publik, aplikasi karya Fajar Endra Nusa yang asal Bali ini, masih dalam taraf pengembangan, dan mempersiapkan rilis untuk versi beta.

Berikut beberapa screenshot cikal bakal situs ini yang saya kutip dari blog mereka :

bukuQ

Situs ini bisa dijelaskan dalam satu kalimat: One Stop Service Book Collection Network, yang merupakan sebuah tempat dimana penyedia buku, penggemar buku saling berkumpul dan berbagi informasi tentang segala hal tentang buku. Penyedia buku yang dimaksud adalah penerbit, toko buku, perpustakaan, dll. Saya membayangkan ini nantinya akan jadi sebuah tempat komunitas para penggila buku yang bisa membagi pengetahuan dan koleksi mereka yang berhubungan dengan buku, saling bercerita, bertegur sapa dan bertukar link-link belanja buku.

Meski belum bisa ditest secara langsung, beberapa gambaran tentang keunggulan BukuQ adalah:

  • Location based, denngan konsep ini penggemar buku bisa mengetahui tentang buku favorit mereka di lokasi terdekat.
  • Connected dengan social networking, aplikasi ini nantinya akan terhubung dengan playform social networking seperti Facebook dan Twitter.
  • Information Streming, BukuQ direncanakan akan menyediakan informasi tentang buku agar lokasi keberadaan buku itu, kepemilikan serta info detail buku termasuk ketersediannya bisa diketahui, ini akan sangat membantu penyewaan buku, kios buku bekas, perpustakaan.
  • User Experience, dengan memakai teknologi Silverlight, BukuQ akan memanjakan interface dengan fasilitas panning, zooming, picking, dll.

BukuQ memang belum diaraklan untuk menyediakan konten buku, jadi sepertinya situs ini untuk awal akan mengedepankan konsep social networking saja. BukuQ juga akan tersedia untuk versi mobile.

Melihat keterangan dan gambaran seperti apa BukuQ, menurut saya, situs ini nantinya bisa jadi salah satu aplikasi yang cukup berguna, mengingat, Indonesia yang penduduknya sekitar 231 juta jiwa adalah pasar yang sangat besar untuk industri buku.

Saya harus akui, dengan pengalaman di dunia buku yang cukup singkat, kurang lebih 3 tahun saja, saya bisa melihat industri buku di sini memang masih belum berkembang, masih kalah dengan negara Asia lain, seperti Vietnam misalnya. Kapasitas produksi kita masih kecil, minta baca masih dibilang belum merata, dan buta huruf masih terjadi di berbagai daerah terpencil.

Tapi, dikota besar, yang merupakan pasar internet utama, orang selalu berduyun-duyun datang ke pameran buku dan bazar buku. Diskon buku selalu diserbu, dan ketika ini digabungkan dengan aplikasi social networking berbasis internet, bisa diperkirakan user yang akan join.

BukuQ pasti akan bersaing dengan Goodreads, yang user Indonesianya malah bikin groups sendiri, Goodreads Indonesia yang beranggotakan 3051 member (data 30 Des ’09) , juga akan bersaing dengan aplikasi Shelfari, aplikasi yang, kalau dilihat dari screen shoot BukuQ ada beberapa kemiripan.

Tapi, dengan komintas buku via internet yang teris bermunculan, seperi milist pasarbuku yang anggotanya sudah mencapai 8909 (data 30 Des ’09), belum milist yang lain, blog yang mengulas tentang buku juga bukannya tidak sedikit, belum lagi event internasional seperti Bali Writers Festival tentu akan terus membawa trend yang berhubungan dengan buku, yang beberapa tahun terakhir ini semakin meningkat. Belum lagi e-commerce yang menjual buku lumayan banyak, sebagai contoh bukukita.com, khatulistiwa.net, inibuku.com, kutukutubuku.com, palasarionline.com, bukabuku.com,  dll, ditambah penerbit yang membuat website sendiri, dan toko buku off-line yang juga membuat website.

Yang membuat saya penasaran adalah, bisnis model, karena industri buku disini masih pelit promo, jadi kalau mengharapkan iklan dari penerbit, sepertinya bakal gagal, tapi untuk mengetahui model bisnis, kita harus bersabar, minimal sampai versi beta dirilis.

Semoga awal tahun depan, situs ini sudah tersedia, minimal versi beta, terus terang saya penasaran sekali dengan respon user. Bagimana pendapat anda? Setelah melihat screenshoot dan beberapa keterangan singkat tentang situs ini, apakah akan menarik user yang banyak? Share pendapat anda pada kolom komentar.

ps: menyenangkan sekali menutup posting tahun 2009 dengan artikel tentang startup lokal. Yeah… startup lokal rocks!!! 😀

Wiku Baskoro

Penggemar streetphotography, penikmat gadget, platform agnostic gamers, build Hybrid.co.id to make impact.

7 Comments

  1. Kalau kerjasama ya dengan penjual buku saja. Pakai transaction fee. Untuk menarik minat pengunjung, kalau bisa pasang snippet dari buku. Biar ada pengalaman skimming seperti di toko buku beneran.

    Personally, gw gak gitu suka dengan UI-nya. Punya cool factor sih, tapi jadi seperti “I build it because I can”. Mudah-mudahan nanti pas finalnya jauh lebih bagus lagi.

    2010 jadi rame nih variasi startupnya. Keren!

  2. @Wiku Baskoro:
    Wow, nggak nyangka… ulasan tentang BukuQ udah ada di DailySocial.. Thanks Wiku 🙂
    Anyway, mau menambahkan sedikit supaya nggak salah persepsi.. Startup company nya belum officially berdiri, baru development team BukuQ aja. Hopefully bisa berdiri dalam waktu dekat. Do'ain ya ;D Hidup local startups! 🙂

    @neofreko:
    Thanks ya atas masukan-masukannya. Tentang skimming experience, akan dipertimbangkan 🙂 Kalau tentang UI layout, memang yang di screenshot itu belum final, dan so far UI itu untuk keperluan lomba kemarin. Untuk versi rilisnya nanti, kami akan coba menampilkan UI yang dapat diterima oleh masyarakat luas 🙂

    @Yoga Nandiwardhana:
    Padahal waktu awal bikin UI nya, nggak tau klo ada produk2 yang UI nya serupa kecuali zoomii books (http://zoomii.com) ;D

  3. halo mas fajar…sama-sama mas, saya pernah baca liputannya tentang IWIC di majalah bisnis, tapi baru tau tentang bukuQ dari rama 😀

    eh pas liat blog developmentnya langsung tertarik bahas, karena kebetulan saya juga pernah berkecimpung di bisnis buku 😀

    btw, tau kok startup company-nya belum dibentuk, biar mancing aja supaya cepet rilis, hehe 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Previous Story

This Is New Year, Let’s Have Some Fun

Next Story

Happy New Year 2010!

Latest from Blog

Don't Miss

Startup Studio Indonesia Genjot Kompetensi Startup Lokal Lewat Pendekatan “Product Market Fit”

Startup Studio Indonesia Genjot Kompetensi Startup Lokal Lewat Pendekatan “Product Market Fit”

Prediksi nilai ekonomi digital Indonesia yang bakal terus bertumbuh pesat

Pearson Luncurkan Layanan Subscription untuk Buku Kuliah

Model bisnis subscription telah mengubah cara kita mengonsumsi berbagai macam