Dark
Light

Qualcomm Bekerja Sama dengan Meta untuk Inovasi AI On-Device

by
1 min read
April 25, 2024

Qualcomm Technologies, Inc. baru saja mengumumkan kolaborasi besar dengan Meta Platforms, Inc. Kerja sama dua raksasa teknologi ini disebut akan mengintegrasikan model bahasa besar milik Meta, yaitu Llama 3.

Ke depannya, Meta akan membawa Llama 3 untuk diintegrasikan ke dalam berbagai SoC Snapdragon milik Qualcomm. SoC Snapdragon sendiri diimplementasikan di banyak produk mulai smartphone, PC, VR/AR, hingga ke kendaraan.

Meta mengklaim bahwa Llama 3 akan memberikan banyak keuntungan yang siginifikan. Termasuk keunggulan respon perangkat, peningkatan keamanan provasi, keandalan yang lebih baik, dan pengalaman yang lebih terpersonalisasi bagi pengguna.

“Kami menyambut baik keterbukaan Meta dengan model AI Meta Llama 3, dimana kami memiliki komitmen yang sejalan untuk memberdayakan para developer dan mendorong inovasi AI yang berkelanjutan,” ungkap Durga Malladi, Senior Vice President and General Manager of Technology, Qualcomm Technologies, Inc.

Durga menjelaskan bahwa kepemimpinan mereka dalam sektor AI on-device akan menempatkan mereka dalam pengembangan manfaat ekosistem Llama di seluruh dunia. Sekaligus memungkinkan tercipatanya inovasi dalam pengalaman AI.

Ke depannya, para pelanggan, mitra, dan developer memang bisa mengakses berbagai sumber daya yang disediakan oleh model AI Llama 3. Dan semuanya akan berjalan optimal pada platform Snapdragon melalui Qualcomm AI Hub.

Saat ini, Qualcomm AI Hub telah menyediakan sekitar 100 model AI yang telah dioptimalkan. Kehadiran Hub ini berhasil mengurangi jarak waktu pengembangan hingga perilisan bagi para developer.

Kolaborasi Qualcomm dan Meta ini bertujuan untuk mendemokratisasi kemampuan AI generatif dengan mendorong peran OEM dan developer dalam membuat model AI Llama 3. Sehingga nantinya dapat berjalan maksimal di berbagai platform flagship Snapdragon.

Adapun pemanfaatan rancangan komputasi heterogen yang kuat dari Qualcomm Technologies, yang mencakup fungsi andal pada CPU, GPU, dan NPU terdepan dari Qualcomm. Alhasil aplikasi yang dibuat bisa lebih optimal, efisien, dan irit baterai.

Ke depannya, Qualcomm Technologies dan Meta akan terus berkomitmen untuk mendorong berbagai inovasi dan menghadirkan pengalaman AI generasi berikutnya.

Upaya ini menjadi tonggak penting dalam kolaborasi kedua belah pihak seraya menunjukkan dedikasi mereka dalam memberdayakan para developer dan users dengan kemampuan AI yang optimal.

Previous Story

Samsung Hadirkan Tablet Baru, Galaxy Tab S6 Lite (2024)

Next Story

DANA Gandeng Microsoft untuk jadi Pelopor Integrasi GitHub Copilot

Latest from Blog

Don't Miss

AI di Smartphone Makin Populer, Apa Komentar Pengguna?

Reasense kembali merilis survei, divisi riset dari SEQARA Communication kali

Genjot Solusi Kecerdasan Buatan, AMD Akuisisi Silo AI

Perusahaan pengembang prosesor ternama AMD mengumumkan akuisisi terhadap Silo AI,