Kingston Kuasai 62 Persen Pangsa Pasar DRAM Global, Bertahan di Puncak Selama 23 Tahun

1 min read
October 7, 2026

Perusahaan pemasok modul memori pihak ketiga, Kingston Technology, kembali menduduki peringkat pertama di pasar DRAM (Dynamic Random Access Memory) global. Berdasarkan pemeringkatan pendapatan terbaru dari lembaga riset TrendForce, Kingston mencatatkan pangsa pasar sebesar 62 persen, sekaligus mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar selama 23 tahun berturut-turut.

Keberhasilan mempertahankan posisi ini tidak lepas dari dinamika industri memori sepanjang 2025, di mana permintaan server untuk infrastruktur kecerdasan buatan (AI) melonjak tajam dan mengerek harga jual rata-rata komponen memori di pasaran.

Lonjakan Pendapatan dan Pergeseran Tren Pasar 2025

Laporan pemeringkatan dari TrendForce menunjukkan pergeseran signifikan pada pola konsumsi DRAM dunia, yang kini mulai didominasi oleh segmen korporasi (enterprise) dan pusat data (data center).

Berikut adalah temuan data utama dari riset pasar modul DRAM global:

  • Total Pendapatan Industri: Pasar modul DRAM global membukukan pendapatan sekitar US$21,2 miliar sepanjang tahun 2025.

  • Pertumbuhan Tahun ke Tahun: Terjadi lonjakan pertumbuhan pendapatan sebesar 59 persen (year-on-year/YoY). Angka ini melesat jauh dibandingkan pertumbuhan pada 2024 yang hanya berada di level 7 persen.

  • Kinerja Kingston: Pendapatan spesifik Kingston mencatatkan pertumbuhan sebesar 48 persen YoY pada 2025.

  • Dominasi Pangsa Pasar: Dari lima pemasok modul DRAM terbesar yang menyumbang 77 persen total pendapatan pasar dunia, Kingston mendominasi hampir dua pertiganya secara mandiri.

Pada awal 2025, para produsen sempat menggenjot persediaan cip DDR4 guna mengantisipasi kekhawatiran terkait tarif serta rencana penghentian produk tersebut. Namun, menjelang akhir tahun, alokasi pasokan justru tersedot oleh tingginya permintaan dari penyedia layanan komputasi awan (cloud) untuk mendukung beban kerja agentic AI.

Tingginya serapan di sektor server ini mengurangi alokasi DRAM untuk PC dan perangkat konsumen, yang secara langsung memicu kenaikan harga komponen memori.

Strategi Manajemen Pasokan dan Ekspansi B2B

Merespons pergeseran tren tersebut, Kingston mengandalkan kapasitas pengadaannya untuk mengelola persediaan secara strategis. Perusahaan memfokuskan lini bisnis Business-to-Business (B2B) untuk memenuhi transisi industri menuju portofolio memori DDR5, baik untuk PC, sistem gaming, hingga server dan sistem pengawasan (surveillance).

Terkait laporan performa pasar ini, perwakilan pihak Kingston menyampaikan:

“Mempertahankan posisi kami sebagai pemimpin di tengah pasar memori yang dinamis dan terus berkembang mencerminkan strategi jangka panjang Kingston, hubungan yang kuat dengan para pemasok, serta komitmen kami dalam melayani pelanggan di seluruh dunia.”

Dalam pernyataan resminya, pihak perusahaan juga menambahkan penjelasan mengenai arah strategis bisnis di sektor B2B:

“Kemampuan kami dalam mengantisipasi perubahan pasar, mengelola persediaan secara efektif, dan menyediakan solusi memori yang andal memungkinkan kami mendukung mitra dan pelanggan sepanjang tahun. Pada saat yang sama, bisnis B2B Kingston telah menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan, seiring semakin banyaknya pelanggan enterprise, pusat data, dan industri yang mengandalkan Kingston untuk kontinuitas pasokan, solusi yang telah tervalidasi, serta dukungan jangka panjang.”

Solusi Kingston sendiri mencakup setiap aplikasi utama DRAM, mulai dari PC dan sistem gaming hingga server, pusat data, dan infrastruktur AI.

—

Disclosure: Artikel ini disusun dengan bantuan AI dan dalam pengawasan editor.

Previous Story

Strategi Baru JBL di Usia 80 Tahun: Usung Identitas “Made to be Heard” dan Rilis Audio AI

Latest from Blog

Don't Miss

Tawarkan Keamanan Tingkat Tinggi, Kingston IronKey KP200 Hadir dengan Enkripsi Hardware Independen OS

Kingston Technology mengumumkan bahwa seri USB flash drive IronKey Keypad
Kingston Dual Portable SSD

Kingston Luncurkan Dual Portable SSD, Tawarkan Kecepatan 1.050MB/s dengan Konektivitas USB Ganda

Di era multitasking digital, kesulitan terbesar dalam manajemen file adalah