Dark
Light

15 Game Battle Royale PC yang Menarik untuk Dicoba di Tahun 2022

5 mins read
March 11, 2022

Dibanding MOBA, battle royale merupakan genre video game kompetitif yang masih berusia sangat muda. Genre ini dipopulerkan oleh PUBG di tahun 2017, namun dalam kurun waktu yang tergolong singkat, lusinan game lain yang mengadopsi formula serupa pun sudah bermunculan.

Premis yang ditawarkan game battle royale pada dasarnya tidak jauh-jauh dari konsep kompetisi last-man standing. Yang membuat battle royale unik adalah medan pertempuran yang terus mengecil seiring berjalannya permainan, sehingga para pemain mau tidak mau pada akhirnya harus ikut terjun ke dalam konflik. Tidak jarang, battle royale juga meminjam sejumlah elemen dari game survival. Kombinasi tersebut terbukti sangat populer, dan battle royale kini menjadi salah satu genre video game yang paling banyak dimainkan sekaligus yang paling menghasilkan.

Sebelumnya, tim Hybrid.co.id telah membuat rekomendasi game battle royale di platform mobile. Sekarang waktunya kita membahas deretan game battle royale untuk PC. Berikut adalah 15 game battle royale PC yang menarik untuk dijajal di tahun 2022.

1. PUBG: Battlegrounds

 

Sudah bukan rahasia kalau PUBG: Battlegrounds adalah game yang bertanggung jawab mematangkan formula battle royale yang pada akhirnya menjadi kiblat banyak game lain. Dalam satu pertandingan, PUBG siap menampung hingga 100 orang, dan Anda dibebaskan untuk mengikutinya sendirian atau bersama teman.

Kabar baiknya, sejak Januari kemarin, PUBG versi PC sudah resmi bertransisi menjadi game free-to-play (F2P). Kecuali Anda ingin berpartisipasi dalam Ranked Mode maupun Custom Match, sekarang Anda sama sekali tidak perlu mengeluarkan uang sepeser pun untuk bermain PUBG di PC.

2. Apex Legends

Keberhasilan Apex Legends menjadi salah satu mesin uang EA tentu bukanlah tanpa alasan. Yang paling utama, Apex Legends sukses mengawinkan konsep hero shooter yang dipopulerkan Overwatch dengan mekanisme-mekanisme permainan khas battle royale. Keberadaan beragam karakter dengan skill yang bervariasi pada akhirnya membuat Apex Legends jadi punya identitas tersendiri di tengah lautan game battle royale.

Belum lagi ditambah feel menembak yang superior dalam game ini, dan itu terkadang bisa membuat kita lupa bahwa kita sedang memainkan sebuah game gratisan. Bahkan hingga di tahun ketiganya, Apex Legends masih sanggup memecahkan rekor jumlah pemain online mereka sendiri.

3. Call of Duty: Warzone

Fakta bahwa ini merupakan game dari franchise Call of Duty yang bisa dimainkan secara cuma-cuma merupakan salah satu alasan di balik popularitasnya. Buat yang kurang familier, Call of Duty: Warzone merupakan game yang dibuat berdasarkan remake Call of Duty: Modern Warfare yang dirilis di tahun 2019. Tipikal seri game CoD, aksi perang yang disajikan sangat masif, dengan satu pertandingan yang bisa menampung hingga 150 pemain.

Satu elemen gameplay yang cukup unik dari Warzone adalah bagaimana pemain-pemain yang sudah mati bakal ditempatkan dalam arena pertarungan satu lawan satu (The Gulag) demi mendapat kesempatan respawn secara cuma-cuma. Dengan kata lain, Anda tak perlu langsung berkecil hati seandainya tewas diserbu pemain lain di menit-menit awal.

4. Fortnite

Game kebanggaan Epic Games ini istimewa karena beberapa hal. Yang pertama, Fortnite sepenuhnya mendukung fitur cross play antar semua platform. Jadi tidak peduli Anda menggunakan PC atau smartphone, semua tetap bisa bermain bersama-sama di Fortnite. Kedua, Fortnite menawarkan elemen sandbox yang cukup unik. Jadi seiring jumlah pemainnya mulai menurun, Anda bisa membangun benteng dengan menggunakan berbagai material yang tersebar di map.

Singkat cerita, kalau Anda suka dengan game battle royale yang memacu kreativitas, Fortnite adalah yang paling cocok buat Anda.

5. Spellbreak

Adu tembak terasa membosankan? Mungkin sudah waktunya Anda mencari angin segar dan mencoba Spellbreak. Dalam game ini, sihir adalah senjata utama Anda, dan Anda dibebaskan memilih satu dari enam tipe penyihir yang ada: Frostborn, Conduit, Pyromancer, Toxicologist, Stoneshaper, dan Tempest. Masing-masing tipe memiliki gaya bertarungnya sendiri, namun Anda juga dipersilakan untuk mengombinasikan beragam sihir dan elemen demi mendominasi penyihir-penyihir lainnya.

Seperti mayoritas game di artikel ini, Spellbreak juga merupakan game F2P. Jadi tidak ada salahnya Anda mencoba game ini di saat sudah benar-benar jenuh dengan aksi tembak-menembak yang begitu-begitu saja.

6. Naraka: Bladepoint

Apex Legends versi pertarungan bela diri, kira-kira begitulah cara singkat saya mendeskripsikan Naraka: Bladepoint. Seperti Apex, Naraka juga menggabungkan elemen battle royale dengan sekelompok karakter yang masing-masing memiliki skill uniknya sendiri. Bedanya, senjata api bukanlah tipe persenjataan yang bakal sering Anda jumpai di sini. Yang lebih umum justru malah adu pedang, tombak, panah, dan bahkan nunchaku.

Naraka mendukung hingga 60 pemain dalam satu pertandingan. Kalau Anda suka dengan game action RPG bertempo cepat dan ingin tahu seberapa jago Anda memainkannya dalam konteks kompetitif, silakan coba game ini.

7. CRSED: F.O.A.D.

Awalnya diluncurkan sebagai candaan April Mop dengan nama Cuisine Royale, game ini akhirnya lanjut dikembangkan hingga menjadi alternatif yang wajib dicoba oleh semua penggemar battle royale. Di satu sisi, CRSED: F.O.A.D. terkesan cukup serius dengan koleksi persenjataan yang realistis. Di sisi lain, game ini juga menyajikan sederet elemen supranatural yang terkadang terkesan cukup jenaka.

Untuk membuat permainannya jadi lebih bervariasi, pengembangnya tak lupa menghadirkan beberapa karakter yang masing-masing menyimpan kekuatan yang berbeda. Mulai dari karakter yang bisa mengaktifkan bullet time ala The Matrix, sampai karakter yang bisa memanggil pasukan zombi dari mana pun ia berada, ada banyak keunikan yang bisa dicoba di CRSED: F.O.A.D.

8. Ring of Elysium

Di Ring of Elysium, pemain punya alasan kuat untuk tetap berada di dalam safe zone: area sekitarnya akan luluh lantak akibat bencana alam — entah itu salju longsor, letusan gunung berapi, atau badai taifun — dan satu-satunya cara untuk menyelamatkan diri adalah dengan menaiki helikopter yang akan tiba di menit-menit terakhir. Problemnya, helikopternya cuma bisa menampung empat orang, sedangkan jumlah pemain dalam setiap match bisa mencapai 60 orang.

Alat transportasi di game ini tidak terbatas pada sepeda motor dan mobil saja, melainkan juga snowboard, gantole, sepeda BMX, maupun grappling hook. Di setiap season-nya, Ring of Elysium bakal selalu kedatangan map baru dengan musibah alam yang berbeda.

9. Realm Royale

Spin-off dari hero shooter Paladins, Realm Royale menawarkan mekanisme permainan yang cukup unik: mati dalam game ini berarti Anda akan berubah menjadi seekor ayam, dan Anda harus kabur dan menyelamatkan diri selama 20 detik jika ingin hidup kembali. Gelut antar dua atau lebih ayam juga mungkin terjadi dalam game ini, dan pemain baru akan benar-benar mati ketika tewas selagi dalam wujud ayam.

Crafting juga memegang peranan penting dalam Realm Royale. Masalahnya, crafting hanya bisa dilakukan di titik-titik tertentu pada map, dan sering kali area-area ini akan menjadi medan pertempuran yang sengit.

10. Totally Accurate Battlegrounds

Judul game ini sejatinya adalah sebuah sarkasme. Totally Accurate Battlegrounds mengunggulkan mekanisme physics yang amat berlebihan. Nyaris semua pergerakan karakter di game ini terkesan berlebihan, mulai dari berjalan sampai recoil setiap tembakannya, dan itu merupakan elemen kunci dari humor yang disajikan. Seperti halnya CRSED: F.O.A.D., game ini juga berawal dari sebuah candaan April Mop.

11. Super Animal Royale

Jangan tertipu dengan koleksi karakter binatangnya yang imut-imut, sebab Super Animal Royale merupakan sebuah battle royale yang cukup kacau balau dengan total hingga 64 pemain. Disajikan dalam perspektif top-down, game ini terkesan layaknya Hotline Miami yang dikemas ulang menjadi game battle royale dan dibuang aspek gore-nya. Sebagai bonus, game ini siap dijalankan dengan lancar di PC kentang.

12. Fall Guys: Ultimate Knockout

Fall Guys: Ultimate Knockout memang bukan tidak bisa dikategorikan sebagai battle royale murni, akan tetapi ia tetap meminjam sejumlah elemen dari genre super-populer tersebut, lalu mengawinkannya dengan kejenakaan yang umumnya hanya bisa kita jumpai di reality game show populer seperti Benteng Takeshi.

Fall Guys memang tidak lagi sepopuler saat ia pertama diluncurkan di tahun 2020, namun itu tidak mencegah pengembangnya menghadirkan konten baru secara rutin. Game ini adalah salah satu cara termudah untuk lucu-lucuan bersama 59 orang lain secara online.

13. Super Mecha Champions

Penggemar anime akan dibuat tersenyum oleh battle royale yang satu ini. Di Super Mecha Champions, masing-masing pemain punya kemampuan untuk memanggil robot raksasa (mecha) untuk ditunggangi dan membantunya bertahan hidup. Sampai artikel ini ditayangkan, tercatat ada 19 mecha yang berbeda yang dapat dimainkan di game ini, masing-masing tentu saja dengan persenjataan dan ability yang berbeda.

Yang terbaru, Super Mecha Champions kabarnya bakal kedatangan mecha anyar hasil rancangan desainer Macross.

14. CS:GO Danger Zone

Mungkin tidak banyak yang tahu, akan tetapi Counter-Strike: Global Offensive (CS:GO) sebenarnya sudah punya mode battle royale bernama Danger Zone sejak lama. Mode ini hadir dengan map khusus yang berukuran besar (sejauh ini ada empat map yang berbeda), dan seperti pada game battle royale lainnya, pemain juga dituntut untuk bereksplorasi dan mengumpulkan material dan persenjataan demi bertahan hidup.

Skala pertempuran yang ditawarkan Danger Zone memang tidak sebesar battle royale lain: jumlah maksimum pemain di setiap pertandingan hanyalah 18 orang. Namun ini bisa jadi alternatif bagi yang waktu bermainnya terbatas, terlebih mengingat satu pertandingan di Danger Zone biasanya bisa rampung dalam waktu kurang dari 20 menit.

15. Vampire: The Masquerade – Bloodhunt

Vampire: The Masquerade – Bloodhunt merupakan sebuah battle royale yang diadaptasikan dari seri RPG populer yang bernama sama. Sebagai seorang vampir, masing-masing karakter dalam Bloodhunt jelas memiliki kekuatan spesial, akan tetapi tidak ada yang bisa melarang Anda menggunakan senjata api jika mau. Stealth alias mengendap-endap juga bisa menjadi taktik yang cukup efektif dalam game ini.

Previous Story

HMD Tidak Lagi Produksi Flagship Nokia untuk Saat ini

Next Story

Cerita dan Komentar Salah Satu Pemain tentang Kualifikasi Pelatnas FO4 SEA Games 2021

Latest from Blog

Don't Miss

Review Poco X6 5G Hybrid

Review Poco X6 5G, Performa Ekstrem dan Sudah Dapat Pembaruan HyperOS

Poco X6 membawa layar AMOLED 120Hz dengan Dolby Vision lalu

Logitech Hadirkan Gaming Keyboard Pro X 60 Lightspeed

Logitech belum lama ini merilis perangkat papan ketik terbaru yang