Esports Ecosystem

Bicara Tantangan dan Peluang Membangun Bisnis di Ekosistem Esports

12 Aug 2019 | Akbar Priono
Senz Houston, Founder serta CEO RevivalTV, berbagi pengalamannya menjalani bisnis di ekosistem esports dalam sesi #SelasaStartup

Menjalankan bisnis di ekosistem esports. Kendati sudah banyak brand yang cukup percaya diri untuk terjun ke dalam ranah ini, namun cara, atau pilihan bisnis yang baik untuk dilakukan dalam ekosistem esports, tetap menjadi pertanyaan yang patut dilontarkan tersendiri.

Secara pilihan, esports sendiri sebenarnya punya ragam bisnis yang sebenarnya cukup mirip-mirip dengan industri digital secara umum. Tapi dari ragam tersebut, mungkin bisnis event organizer jadi yang paling subur lahannya, karena sebuah gelaran kompetisi adalah main course di dalam ekosistem esports.

Bicara soal bisnis EO esports, ada satu nama yang gaungnya cukup konsisten di dalam ekosistem, yaitu RevivalTV. Awal muncul sebagai tim esports dan media, kini RevivalTV seolah menjadi salah satu wajah dari ekosistem esports Indonesia. Hadir dengan jargon, Esports One Stop Solution, Senz Houston, Founder dah CEO RevivalTV, pekan lalu berbagi perjalanannya membangun jenama Revival TV dalam sesi #SelasaStartup. Selengkapnya, simak penjabaran dari Senz berikut ini

Berawal Dari Komunitas TeamSpeak

Anda para gamers, kemungkinan besar tahu apa itu TeamSpeak. Sederhananya, TeamSpeak merupakan platform untuk berkomunikasi dengan suara atau Voice Chat. Platform yang satu ini kerap digunakan oleh para gamers untuk berkomunikasi dan melakukan kordinasi saat memainkan suatu game yang mengandalkan kerjasama. Namun, seiring perkembangannya, TeamSpeak kadang juga digunakan untuk berkomunikasi secara umum.

Komunitas gaming bernama REVIVAL ini hadir pada kisaran tahun 2008-2013. Seperti kebanyakan komunitas game lainnya, REVIVAL ketika itu menjadi wadah sesama gamers untuk saling berinteraksi. Mulai dari berbagi pengalaman bermain, tips dan trik, termasuk juga sebagai saran mencari teman bermain bareng atau yang sekarang sering disebut dengan istilah mabar.

Namun seiring waktu, komunitas ini mencoba untuk berkontribusi, dan memberikan sesuatu kembali kepada komunitas.

Iterasi Pertama dalam Bentuk Revival Esports

Sumber: RevivalTV Official Media
Tak cuma tim esports lelaki, Revival Ladies merupakan salah satu divisi dari Revival Esports yang berisikan para srikandi esports. Sumber: RevivalTV Official Media

Menngingat sosok Senz Houston yang juga adalah seorang gamers, ide pertama ini muncul karena percobaan Senz untuk menjadi seorang atlet esports. Percobaan tersebut berakhir gagal, karena Senz mengakui bahwa dirinya tidak sebegitu mahir dalam bermain game.

Berangkat dari hal tersebut, tercetuslah ide untuk membuat sebuah organisasi esports yang menaungi para pemain-pemain tersebut. Dahulu, Revival Esports punya beberapa divisi, termasuk League of Legends, Dota 2, dan tim Ladies.

Perjalanan Revival Esports terbilang cukup sukses. Tim League of Legends mereka adalah yang terbaik kedua di Indonesia. Sementara itu Revival Ladies berisikan talenta terbaik, yang kini berkembang menjadi salah satu dari beberapa influencer besar esports yaitu Kimi Hime dan Sarah Viloid.

Tetapi, saat menjalankan bisnis tim esports, Senz menemukan halangan lainnya. Hal tersebut termasuk sulitnya mencari exposure media, sponsor, dan turnamen.

RevivalTV Media dan Agency

Sumber: RevivalTV Official Media
Sumber: RevivalTV Official Media

Setelah menemui hambatan pada bisnis tim esports, iterasi terkini dari Revival adalah RevivalTV. Masalah yang ia temukan saat membangun tim esports tumbuh menjadi peluang. Senz memutuskan untuk mengakuisisi kanal Dota 2 milik komunitas yang bernama Dota 2 TV Indonesia. Dari sana, terciptalah RevivalTV yang kita kenal kini.

Perjalanan RevivalTV yang pertama adalah sebuah media daring yang berisikan konten tulisan seputar berita-berita esports terkini. Seiring waktu, jenis konten yang ditawarkan bertambah, lewat konten-konten video seperti berita mingguan, ataupun konten talkshow yang bertajuk Intim Santai.

Pada akhirnya, RevivalTV berkembang menjadi motor dari kendala-kendala yang ditemukan saat menjalankan bisnis tim esports. RevivalTV menyelenggarakan kompetisi, membantu menyebarkan cerita sukses para atlet esports lewat wadah media, menjadi wadah bagi talenta-talenta esports lewat Revival Talent Management, menjual merchandise dengan jenama RVL Goods, dan lain sebagainya.

Peluang Masa Depan Bisnis di Ekosistem Esports

Terakhir, Senz menceritakan berbagai macam peluang di ekosistem esports. Untuk saat ini, ia merasa setidaknya ada 4 komponen bisnis besar di ekosistem esports Indonesia, ada tim Esports, Media, Agency/EO, dan bisnis Influencer Esports.

Peluang untuk bekerja di industri esports juga sangat beragam. Selain dari 10 pilihan karier yang disebutkan oleh Hybrid, masih ada banyak peluang lain seperti menjadi pelatih, Esports Lawyer, dan lain sebagainya.

Mengikuti perjalanan Senz dan RevivalTV, kita menyadari bagaimana cepatnya pertumbuhan ekosistem esports di Indonesia. Contoh nyatanya adalah bagaimana tantangan membangun tim esports yang dilakukan oleh Revival malah jadi peluang bisnis di masa depan yang menciptakan RevivalTV.

Hal itu menjadi salah satu bukti, bahwa seiring berkembangnya ukuran ekosistem esports di Indonesia, hal yang awalnya adalah masalah malah menjadi peluang bisnis yang menarik. Siapa yang tahu, mungkin di masa depan kita akan melihat ragam bisnis baru esports baru yang belum pernah kita lihat sebelumnya.