Esports Ecosystem

Beginner’s Guide – Dasar-Dasar Offense dan Defense dalam Dragon Ball FighterZ

19 Jun 2019 | Ayyub Mustofa
Menyambut Dragon Ball FighterZ World Tour 2019/2020, sekarang saat yang tepat untuk mencoba game ini.

Ketika dirilis pada awal tahun 2018 kemarin, Dragon Ball FighterZ langsung menjadi fighting game yang populer di pasaran. Daya tarik lintas generasi dari franchise Dragon Ball, dipadu dengan teknologi visual 3D anime karya Arc System Works, serta sistem kendali yang mudah dipelajari pemula, membuat Dragon Ball FighterZ banyak sangat diminati penggemar. Game ini juga berhasil menjadi game dengan partisipan turnamen terbanyak di EVO 2018, mengalahkan Street Fighter yang biasanya selalu jadi menu utama.

Bandai Namco mendukung ekosistem esports Dragon Ball FighterZ dengan menciptakan sirkuit turnamen dunia bertajuk Dragon Ball FighterZ World Tour, yang dimenangkan oleh Kazunoko (Ryota Inoue) dalam musim pertama. Di Indonesia sendiri, Dragon Ball FighterZ memiliki komunitas yang cukup aktif dan sering bermain bersama. Bahkan beberapa pemain Indonesia punya prestasi mentereng di level internasional, seperti Drek yang menjuarai Dragon Radar Turnamen dan sempat bertanding di Jepang.

Bila Anda belum pernah memainkan Dragon Ball FighterZ, saat ini adalah waktu yang tepat untuk mencoba. Bandai Namco baru mengumumkan peluncuran Dragon Ball FighterZ World Tour kedua yaitu untuk periode 2019/2020, artinya komunitas game ini akan kembali ramai. Dragon Ball FighterZ juga telah mendapatkan dua Season Pass, sehingga Anda bisa mendapat lebih banyak pilihan karakter untuk dimainkan.

Jangan khawatir kesulitan memainkannya, karena Hybrid bekerja sama dengan Taufik Ismail Harahap dari komunitas Advance Guard telah merangkum hal-hal mendasar yang perlu Anda pelajari untuk bisa bermain layaknya seorang pro. Yuk simak panduannya di bawah!

Dasar-dasar offense

Pada dasarnya offense atau serangan dalam Dragon Ball FighterZ dapat dibagi menjadi enam, yaitu serangan Light (L), Medium (M), Heavy (H), Special (S), Command Moves, dan Super. Setiap jenis serangan memiliki karakteristik berbeda-beda untuk setiap karakter, sehingga cara penggunaannya pun berbeda. Berikut akan kita bahas satu-persatu.

Light: Serangan dengan kekuatan lemah. Meski lemah, serangan ini memiliki gerakan yang cepat sehingga menjadi opsi utama untuk membuka pertahanan musuh.

Medium: Serangan dengan kekuatan menengah. Gerakannya lebih lambat dibanding serangan Light, tapi umumnya memiliki jarak serang yang lebih baik. Bagus digunakan sebagai awalan combo ataupun untuk memperpanjang combo.

Heavy: Serangan kuat. Jarang digunakan untuk mengawali combo karena serangan ini memiliki recovery yang lambat dan mudah dibalas oleh lawan, tapi bagus digunakan untuk memperpanjang combo. Dalam kondisi tertentu, serangan Heavy juga dapat membuat lawan terpental (disebut sebagai Smash Attack).

Special: Serangan unik yang dimiliki masing-masing karakter. Umumnya serangan ini merupakan serangan jarak jauh dengan cara melemparkan proyektil atau tenaga dalam (ki blast). Tapi beberapa karakter memiliki serangan Special berbeda, misalnya Videl yang memanggil Great Saiyaman untuk menyerang lawan.

Kombinasikan serangan normal dan Command Moves untuk membuka pertahanan lawan!

Command Moves: Serangan yang bisa diakses dengan melakukan input kombinasi gerakan tertentu. Sebagai contoh, jurus Kamehameha dari karakter Son Goku (Super Saiyan) dilakukan dengan input arah seperempat lingkaran ke depan (quarter circle forward, qcf) dan tombol Special. Terkadang Command Moves disebut juga dengan istilah “Special Attack”, tapi istilah itu agak membingungkan karena ada tombol yang bernama Special juga.

Kecuali Command Moves yang menggunakan tombol Special, biasanya sebuah Command Move dapat dilakukan dengan tiga jenis tingkatan yaitu Light, Medium, atau Heavy tergantung tombol yang kita pilih. Sama seperti serangan-serangan normal, Command Moves ini juga punya kekuatan dan kecepatan berbeda-beda. Command Moves versi Heavy akan menghabiskan 1 meter Ki Gauge (bila Ki Gauge sedang kosong maka otomatis akan keluar versi Medium).

Super: Serangan ultimate milik masing-masing karakter. Pada umumnya serangan Super dibagi menjadi dua, yaitu Super Level 1 (menghabiskan 1 meter Ki Gauge) dan Super Level 3 (menghabiskan 3 meter Ki Gauge). Namun ada beberapa karakter seperti Gohan (Teen) dan Vegeta (SSGSS) dapat melakukan ekstensi Super hingga menghabiskan lebih dari 3 meter Ki Gauge.

Super adalah cara yang bagus untuk mengakhiri sebuah combo dan memastikan musuh terkena status knockdown. Tapi hati-hati, karena setiap Super memiliki karakteristik berbeda-beda. Ada Super yang bisa dilakukan di darat maupun udara, ada yang hanya bisa dilakukan di darat, dan seterusnya.

Super adalah cara yang baik untuk mengakhiri sebuah combo.

Dasar-dasar defense

Sekilas Dragon Ball FighterZ mungkin terlihat seperti game yang mendorong kita untuk bersikap ofensif dan terus-menerus menyerang lawan. Padahal justru sebaliknya. Dalam game ini pertahanan sangatlah penting, karena bila Anda gagal bertahan, satu serangan saja dari lawan yang masuk bisa membuat Anda terkena combo panjang dan kehilangan banyak nyawa.

Untungnya Dragon Ball FighterZ memberikan kita opsi bertahan yang cukup lengkap. Ada dua jenis pertahanan dasar di game ini, yaitu Block dan Z Reflect.

Block:Seperti fighting game 2D pada umumnya, Block di Dragon Ball FighterZ dapat menangkis serangan lawan namun harus disesuaikan dengan arah serangannya. Ada tiga arah serangan di game ini, yaitu Mid (tengah), Low (bawah), dan Overhead (atas). Block sambil berdiri alias Standing Block dapat menangkis serangan Mid dan Overhead, sementara Block sambil jongkok alias Crouching Block dapat menangkis serangan Mid dan Low.

Bila Anda melakukan Block di udara (Air Block), Anda dapat menangkis serangan dari arah mana pun.

Serangan ke arah Low harus ditangkis dengan Crouching Block.

Z Reflect: Seperti adegan dalam anime Dragon Ball di mana karakter dapat menepis serangan lawan dengan kibasan tangan, game ini memberikan fitur serupa yang disebut Z Reflect. Caranya yaitu dengan menekan tombol belakang + Special (tombol X di PS4 untuk konfigurasi default).

Z Reflect lebih sulit dilakukan daripada Block karena harus menyesuaikan timing serangan lawan. Tapi bila berhasil, efeknya sangat berguna. Berbeda dengan Block di mana nyawa kita tetap akan berkurang sedikit ketika menangkis serangan (chip damage), Z Reflect membuat serangan musuh tertangkis sempurna tanpa ada chip damage. Melakukan Z Reflect terhadap serangan melee juga akan membuat musuh terpental kembali ke posisi netral. Hebatnya lagi, Z Reflect dapat digunakan untuk menangkis hampir semua serangan, termasuk serangan Super.

Mekanisme unik dalam Dragon Ball FighterZ

Dragon Ball FighterZ memiliki beberapa mekanisme unik yang membuatnya berbeda dari fighting game lainnya. Selain memahami dasar-dasar Offense dan Defense, mekanisme unik ini juga penting dipelajari supaya kita bisa bertarung secara optimal. Apa saja mekanisme tersebut?

Auto Combo:Combo otomatis yang bisa kita lakukan cukup dengan menekan satu tombol berulang-ulang. Ada dua jenis Auto Combo, yaitu Light Auto Combo dan Medium Auto Combo. Light Auto Combo dilakukan dengan cara menekan serangan Light berulang-ulang, sementara Medium Auto Combo menggunakan serangan Medium.

Auto Combo sangat berguna bagi pemain yang baru belajar, tapi sebenarnya kegunaan Auto Combo tidak berhenti sampai di situ. Di level permainan yang lebih tinggi, Auto Combo bisa juga dikombinasikan dengan gerakan-gerakan lain untuk menghasilkan combo yang lebih dahsyat. Bahkan para pemain profesional pun masih sering menggunakan fitur ini.

Auto Combo, bukan hanya untuk pemula.

Vanish: Mekanisme unik dalam Dragon Ball FighterZ, di mana kita menghabiskan 1 meter Ki Gauge untuk menghilang (teleport) dan menyerang musuh dari belakang. Caranya adalah dengan menekan tombol Medium + Heavy bersamaan. Vanish dapat digunakan untuk menghindari serangan lawan atau memperpanjang combo.

Bila Anda sedang dalam kondisi Sparking, Vanish dapat dimodifikasi menjadi hanya teleport tapi tanpa serangan. Caranya adalah dengan menahan tombol M + H. Teknik ini berguna untuk beberapa combo yang hanya bisa dilakukan saat Sparking.

Super Dash: Gerakan “terbang” yang akan mengejar musuh di mana pun ia berada. Super Dash ini sekaligus berfungsi sebagai sebuah serangan, jadi kita bisa menggunakannya di tengah-tengah combo atau untuk mengawali combo.

Super Dash juga akan menembus serangan-serangan ki blast musuh yang lemah, jadi teknik ini sangat berguna untuk mengatasi spamming. Tapi hati-hati juga, jangan terlalu sering menggunakannya sehingga gerakan Anda terprediksi, karena Super Dash mudah digagalkan dengan serangan uppercut (menekan tombol bawah + Heavy).

Dragon Rush: Di dalam Dragon Ball FighterZ tidak ada gerakan bantingan (throw) seperti fighting game pada umumnya. Sebagai gantinya adalah serangan Dragon Rush. Serangan ini tidak bisa ditangkis, tapi bisa kita gagalkan dengan cara menekan tombol Dragon Rush pula ketika musuh menyerang.

Mirip seperti serangan Dust di seri Guilty Gear, Dragon Rush akan membuat lawan terlempar dan bisa kita lanjutkan ke combo. Ada juga kegunaan-kegunaan lainnya, seperti membuat lawan knockdown, atau membuat lawan terlempar ke luar arena dan berganti dengan karakter lain.

Assist: Fitur memanggil teman untuk membantu kita dalam serangan. Bila tombol Assist kita tahan, karakter kita akan berganti dengan karakter lain yang masih hidup. Pergantian karakter ini disebut Z Change.

Guard Cancel: Mekanisme untuk kabur dari tekanan musuh dengan cara mengorbankan 1 meter Ki Gauge. Ketika Anda sedang melakukan Block, Anda dapat menekan arah depan + Assist untuk mengganti karakter dengan karakter lain dan menggagalkan serangan lawan. Bila tidak ada karakter lain yang masih hidup, gerakan Guard Cancel akan menyerupai gerakan Vanish.

Aktivasi Sparking Blast bisa dilakukan di tengah-tengah combo.

Sparking Blast: Dengan menekan 4 tombol Normal Attack (Light, Medium, Heavy, Special) bersamaan, karakter kita akan masuk ke mode Sparking dan tubuhnya akan menyala kemerahan. Selama kondisi Sparking, serangan kita akan jadi lebih kuat, dan nyawa kita akan terisi secara perlahan-lahan. Semakin banyak karakter yang mati maka durasi Sparking akan semakin lama.

Sparking Blast juga dapat dilakukan sebagai mekanisme Offense maupun Defense, karena kita dapat mengaktifkannya ketika kita terkena combo ataupun ketika kita sedang melakukan combo. Ketika kita menyalakan Sparking Blast, musuh akan terpental, sehingga kita bisa terlepas dari serangan atau bisa melanjutkan serangan ke combo yang lebih panjang.

Rekomendasi karakter untuk pemula

Dragon Ball FighterZ adalah pertarungan 3v3, artinya dalam satu pertarungan kita harus bisa menguasai 3 karakter sekaligus. Tapi jangan khawatir, ada beberapa karakter yang cukup mudah untuk dipelajari dan dikuasai oleh pemula.

Tentu saja, pada akhirnya pemilihan karakter itu kembali ke pribadi masing-masing. Mungkin Anda sudah memiliki karakter-karakter favorit sendiri di seri Dragon Ball, tidak ada salahnya bila Anda membuat komposisi tim berdasarkan karakter-karakter favorit tersebut. Namun bila Anda kesulitan dalam menentukan karakter, kami akan bantu dengan memberikan garis besar kemampuan karakter-karakter di bawah.

Vegeta (Super Saiyan) digemari banyak orang karena Assist miliknya sangat berguna.

Oh ya, meski mudah dipelajari, bukan berarti karakter-karakter ini lemah. Bahkan di level turnamen internasional pun beberapa karakter di bawah masih sering muncul, jadi jangan khawatir. Berikut ini 5 karakter rekomendasi untuk pemula di Dragon Ball FighterZ:

  • Bardock adalah karakter yang bisa dibilang termudah sekaligus juga terkuat di seluruh Dragon Ball FighterZ. Alasannya karena Bardock memiliki Auto Combo terkuat di dalam game, serangan Assist yang bagus, combo yang relatif mudah, serta damage yang besar. Bardock adalah pilihan pertama untuk membangun tim bila Anda belum menemukan komposisi yang nyaman.
  • Goku (Super Saiyan). Kelebihan utama Goku (Super Saiyan) adalah serangan Assist miliknya yang sangat fleksibel. Anda dapat menggunakan Assist ini untuk melanjutkan combo, melakukan pressure, atau melindungi karakter Anda ketika hendak mendekati musuh. Secara gameplay pun ia relatif mudah digunakan.
  • Vegeta (Super Saiyan). Mirip seperti Goku (Super Saiyan), Vegeta (Super Saiyan) juga memiliki gameplay relatif mudah serta Assist yang sangat fleksibel—salah satu Assist terbaik di game ini. Ia juga memiliki gerakan dragon punch yang berguna untuk menjauhkan musuh yang menyerang secara berlebihan. Namun kekurangannya adalah Vegeta memiliki jarak serangan yang lebih pendek.
  • Vegito (SSGSS). Lazim juga disebut Vegito Blue, karakter ini mirip Bardock dalam artian memiliki serangan L yang sangat bagus terutama dari segi jangkauan jaraknya. Serangan L milik Vegito Blue sangat kuat untuk membuka pertahanan musuh, tapi Vegito Blue punya sistem combo yang unik dibanding karakter-karakter lain. Pemain yang baru mencoba mungkin akan sedikit bingung, namun selain sistem combo tersebut, Vegito Blue adalah karakter yang mudah dipakai.
  • Goku Black. Memiliki karakteristik Assist mirip seperti Goku (Super Saiyan), namun lebih cepat. Goku Black juga memiliki jarak serangan yang sangat panjang, terutama serangan Heavy. Auto Combo miliknya pun relatif panjang, dan semua serangan Super miliknya bisa dilakukan di darat maupun udara. Kelemahannya, ia memiliki damage dan kecepatan yang lebih rendah.
Goku Black punya jarak serang yang panjang dan combo yang mudah.

Rekomendasi video untuk dipelajari

Setelah mempelajari dasar-dasar permainan dari Dragon Ball FighterZ dan sudah memiliki 3 karakter yang ingin dimainkan, langkah selanjutnya adalah mempelajari cara bermain Dragon Ball FighterZ dari ahlinya.

Apa saja sih yang dapat dipelajari? Yang dapat dipelajari dari permainan pro player adalah bagaimana mereka dapat memanfaatkan serangan-serangan yang dimiliki oleh karakter-karakter mereka, bagaimana cara mereka menggunakan Assist, bagaimana cara mereka menghindari serangan tertentu, dan lain sebagainya.

Untuk menonton video pro player, selain dari video-video turnamen, anda juga dapat melihatnya dari beberapa kreator konten seperti Fredchuckdave, Flying High, YogaFlame24, dan XusesGB.

Selain dari pro player, Anda juga dapat mempelajari Dragon Ball FighterZ dari video yang dibuat oleh beberapa kreator konten yang memiliki video tutorial untuk Dragon Ball FighterZ. Kreator konten yang kami rekomendasikan adalah Rooflemonger, karena dia menyajikan berbagai macam guide untuk pemula, juga menyajikan guide spesifik untuk para karakter yang ada di Dragon Ball FighterZ.

Mungkin itu saja panduan dapat kami berikan untuk mempelajari hal-hal dasar dari Dragon Ball FighterZ. Jangan lupa untuk memantau terus media sosial Advance Guard dan Hybrid untuk mendapatkan lebih banyak konten seputar fighting game. Sampai jumpa di guide berikutnya!