Menjelang perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, Canva membagikan cerita tentang keberhasilan para penggunanya di Tanah Air dalam mengadopsi fitur Canva Code 2.0.
Berbekal teknologi kecerdasan buatan (AI), pembaruan fitur ini mengubah cara masyarakat menerjemahkan ide mentah menjadi pengalaman digital interaktif yang bernilai guna. Lebih jauh, inovasi ini meniadakan hambatan teknis yang selama ini ada, memungkinkan siapa saja untuk merancang ekosistem digital tanpa perlu menguasai bahasa pemrograman (coding) yang rumit.
Sebagai platform desain yang kini berekspansi menjadi agregator produktivitas, Canva Code 2.0 memungkinkan pengguna untuk merancang situs web interaktif, permainan, formulir, kuis, hingga pusat pembelajaran (learning hub).
Pengguna hanya perlu memberikan instruksi teks berbasis AI terkait apa yang ingin dibuat, lalu menyempurnakan tata letaknya menggunakan antarmuka drag-and-drop bawaan Canva yang sudah familier.
3 Inovasi Digital Guru Indonesia dengan Canva Code 2.0
Sektor pendidikan menjadi salah satu area yang merasakan disrupsi positif paling masif dari teknologi ini. Berbagai hambatan komunikasi antara pihak sekolah dan keluarga siswa berhasil dijembatani melalui perancangan aplikasi sederhana yang dibuat langsung oleh para tenaga pendidik.
Untuk melihat skalabilitas dan efektivitas adopsi teknologi ini di lapangan, berikut adalah rangkuman dari tiga inisiatif digital yang berhasil direalisasikan oleh guru-guru di Indonesia:
Dampak Nyata Kebebasan Berkreasi di Era AI
Keberhasilan implementasi di atas membuktikan bahwa teknologi AI yang dibentuk dengan pendekatan user-centric (berpusat pada pengguna) dapat menjadi akselerator literasi digital.
Lise Setiani, salah satu guru yang merasakan langsung dampak fitur ini, menuturkan bahwa interaktivitas adalah kunci untuk meningkatkan retensi belajar siswa.
“Aktivitas pembelajaran yang saya buat dengan bantuan Canva Code membuat murid-murid saya lebih bersemangat mengikuti pelajaran di kelas. Mereka tidak hanya menerima materi, tetapi juga dapat terlibat secara aktif melalui permainan dan aktivitas belajar yang menyenangkan,” papar Lise.
Ia menambahkan, platform ini memberikannya kemudahan untuk menyusun materi tanpa terhalang tembok keahlian coding.
Merespons antusiasme tersebut, Country Manager Canva Indonesia, Stefani Herlie, menegaskan bahwa semangat kemerdekaan sangat selaras dengan visi demokratisasi desain dan teknologi.
“Kami terinspirasi melihat bagaimana masyarakat Indonesia mengubah ide-ide sederhana menjadi pengalaman interaktif yang mendukung pembelajaran, keluarga, dan komunitas. Kami berharap kisah-kisah ini dapat mendorong lebih banyak orang untuk mengeksplorasi berbagai hal yang dapat diwujudkan ketika kreativitas dapat diakses oleh semua orang,” jelasnya.
Ketersediaan Layanan
Saat ini, ekosistem Canva Code 2.0 telah didistribusikan secara penuh dan dapat diakses oleh seluruh tingkatan pengguna di Indonesia. Fitur ini tersedia bagi pelanggan Canva Gratis, Business, Perusahaan (Enterprise), maupun segmen Pendidikan (Education).
—
Disclosure: Artikel ini disusun dengan bantuan AI dan dalam pengawasan editor.