Terlepas dari popularitasnya, keberadaan ChatGPT tidak jarang memicu keresahan di kalangan pengajar. Hal ini didasari oleh adanya peluang bagi siswa untuk memanfaatkan
Maraknya tools berbasis artificial intelligence membuat sebagian orang merasa terancam kehilangan pekerjaannya. Hal ini bisa dimaklumi jika melihat kapabilitas yang ditunjukkan AI
Perkembangan teknologi artificial intelligence (AI) berjalan dengan sangat cepat. Sebagian orang bahkan menilai perkembangannya terlalu cepat, dan harus ada tindakan yang diambil
Perkembangan teknologi artificial intelligence (AI) terus bertambah pesat, dan kemunculan tools bertenaga AI pun juga semakin marak. Untuk keperluan menyunting foto misalnya,
Peluncuran ChatGPT pada November tahun lalu memantik hype seputar teknologi artificial intelligence (AI) selama beberapa bulan terakhir. Chatbot AI besutan OpenAI tersebut
Minggu lalu, Google baru saja meluncurkan Bard, chatbot berbasis Artificial Intelligence (AI). Banyak orang yang menganggap Bard sebagai usaha Google untuk menyaingi
Sebagai media sosial dan layanan jejaring sosial daring yang didirikan hampir dua dekade lalu, Facebook ternyata masih memiliki pertumbuhan yang baik. Baru-baru
Perlahan tapi pasti, artificial intelligence (AI) terus diadaptasi di berbagai area teknologi. Bahkan untuk keperluan seperti kompresi video pun AI bisa dilibatkan,
Industri game diperkirakan akan bernilai €475 miliar pada 2030, berdasarkan data dari perusahaan peneliti pasar, Grand View Research. Karena itu, tidak heran