ZTE dan XLSMART Sepakati Pengembangan Jaringan 5G dan FWA Berbasis AI di Indonesia

2 mins read
August 2, 2026

Ekosistem telekomunikasi di Indonesia bersiap memasuki fase otomatisasi yang lebih cerdas. Penyedia solusi teknologi global ZTE Corporation secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) dalam ajang pameran teknologi MWC Shanghai 2026 beberapa waktu lalu.

Kesepakatan strategis ini difokuskan pada penguatan infrastruktur kecerdasan buatan (AI), perluasan konektivitas 5G, serta percepatan komersialisasi Fixed Wireless Access (FWA) guna meningkatkan kualitas broadband di Tanah Air.

Langkah ini menjadi krusial mengingat status XLSMART pasca-merger (penggabungan PT XL Axiata Tbk, PT Smartfren Telecom Tbk, dan PT Smart Telecom) yang kini memikul tanggung jawab atas jaringan nasional terintegrasi dengan total pelanggan mencapai 69,4 juta.

Lonjakan permintaan layanan digital menuntut operator seluler untuk tidak sekadar memperluas jangkauan, tetapi juga mengotomatisasi jaringan agar sumber daya termanfaatkan secara dinamis.

Mengapa Integrasi AI Dibutuhkan pada Jaringan 5G?

Dalam kolaborasi ini, pemanfaatan kecerdasan buatan tidak hanya diposisikan sebagai fitur tambahan, melainkan sebagai fondasi operasional (end-to-end). Otomatisasi AI akan diterapkan secara komprehensif pada sejumlah elemen krusial infrastruktur telekomunikasi, meliputi:

  • Radio Access Network (RAN): Memaksimalkan distribusi sinyal ke perangkat pengguna.

  • Transport Network: Memastikan jalur distribusi data antar-titik berjalan tanpa hambatan.

  • Core Network: Mengelola pusat kontrol data pelanggan secara cerdas.

  • Network Operations: Melakukan analitik prediktif untuk mengantisipasi lonjakan trafik internet secara seketika (real-time).

Implementasi analitik cerdas ini memberikan kelincahan bagi operator dalam menyederhanakan operasional sekaligus menjaga stabilitas koneksi pelanggan, bahkan pada jam-jam sibuk.

James Zhang, Senior Vice President ZTE, menyoroti pentingnya langkah ini bagi pasar domestik. “Indonesia merupakan salah satu pasar digital paling dinamis di Asia Tenggara. Melalui kolaborasi dengan XLSMART, kami menyatukan keunggulan ZTE dalam inovasi, jaringan berbasis AI, 5G, dan FWA untuk membangun jaringan yang lebih cerdas, efisien, dan berpusat pada pelanggan,” jelasnya.

Efisiensi Energi: Bukti Nyata Otomatisasi Jaringan

Penerapan AI pada sektor telekomunikasi nyatanya bukan sekadar teori komputasi. Berdasarkan pengujian yang telah berjalan antara kedua entitas ini, optimalisasi jaringan cerdas berhasil mencatatkan penghematan konsumsi energi hingga lebih dari 10 persen.

Pencapaian ini memenuhi dua indikator utama sekaligus: menekan beban operasional energi perusahaan (mendukung ambisi keberlanjutan hijau) dan mempertahankan kualitas pengalaman digital (User Experience) tanpa ada penurunan performa sinyal di sisi konsumen.

Target Komersialisasi Fixed Wireless Access (FWA)

Selain optimasi berbasis AI, perluasan komersialisasi Fixed Wireless Access (FWA) menjadi salah satu pilar utama dari MoU ini. FWA diproyeksikan sebagai solusi alternatif sambungan internet rumah (broadband) tanpa memerlukan tarikan kabel serat optik tradisional.

Berikut adalah ringkasan target kolaborasi strategis antara ZTE dan XLSMART pada tahun 2026:

Area Fokus Inovasi yang Diterapkan Target & Dampak Terukur
Keandalan Jaringan Analitik Trafik Berbasis AI Penghematan daya >10% dengan kualitas sinyal stabil.
Ekspansi 5G Blanket Optimalisasi Core & Transport Network Perluasan jangkauan sinyal 5G ke lebih banyak kota.
Layanan Broadband Inovasi perangkat Customer Premises Equipment(CPE) FWA Internet rumah berkecepatan tinggi tanpa instalasi kabel fisik.

Kehadiran FWA menjadi mesin pendorong baru untuk memaksimalkan investasi spektrum 5G yang telah digelontorkan oleh operator seluler, guna menjangkau pelanggan residensial dan ekosistem bisnis berskala kecil.

Rajeev Sethi, President Director XLSMART, menegaskan bahwa kemitraan strategis ini merupakan upaya membangun fondasi masa depan. “AI menjadi penggerak yang semakin penting bagi masa depan industri telekomunikasi. Kolaborasi ini juga akan mendukung pengembangan bisnis 5G dan FWA kami, meningkatkan efisiensi pemanfaatan sumber daya jaringan dan energi, serta membuka peluang baru untuk melayani rumah tangga dan pelaku usaha di Indonesia,”ungkapnya.

Ke depannya, kedua perusahaan berkomitmen untuk mengeksplorasi ragam kasus penggunaan (use case) baru di ranah 5G guna memastikan masyarakat mendapatkan standar konektivitas digital generasi berikutnya secara merata.


Disclosure: Artikel ini disusun dengan bantuan AI dan dalam pengawasan editor.

Previous Story

Tak Sekadar Menjawab Prompt, Meta AI Kini Bisa Susun Jadwal dan Buat Slide Presentasi

Latest from Blog

Don't Miss

Transformasi Digital XLSMART 2026: Rincian Migrasi 15 TB Data Bersama Tencent Cloud

XLSMART secara resmi mengumumkan penyelesaian proyek migrasi public cloud berskala

Resmi! ZTE dan XLSMART Bangun Innovation Center 5G-A dan AI di Jakarta

Penyedia solusi teknologi informasi dan komunikasi global, ZTE Corporation, resmi