Esports Ecosystem

Yoshinori Ono Mengundurkan Diri dari Manajemen Capcom

11 Aug 2020 | Narendra Soejoedi
Kabar Yoshinori yang memutuskan mundur dari Capcom, secara tidakn langsung bisa memengaruhi kepercayaan komunitas Fighting Game terhadap seri game terbarut=nya

Komunitas fighting game di seluruh dunia baru saja dikejutkan dengan mundurnya salah satu penggawa dari Capcom yaitu Yoshinori Ono. Di tahun 2020 seolah-olah badai sungguh menghantam ekosistem fighting game esports.

Dalam sebuat tweet dari aku pribadinya, Ono menyampaikan salam perpisahannya dan berencana akan meninggalkan Capcom di musim panas tahun ini. Ono adalah pribadi terbilang sudah sangat-sangat merasakan setiap asam dan garam dalam menghidupkan kembali game berjudul Street Fighter yang bermula dari ketiadaaan.

Awal mula perjalanan Ono bersama Capcom adalah ketika ia bergabung di pertengahan tahun 1998. Pada saat itu gameStreet Fighter masih mengisi ruang-ruang arcade game center dan belum sebesar seperti saat ini.

Yoshinori Ono | via: PCinvasion.com
Yoshinori Ono | via: PCinvasion.com

Ono mengucapkan banyak terima kasih kepada komunitas fighting game terutama komunitas Street Fighter yang telah bertumbuh bersama sepanjang perjalanan Ono di Capcom.

Hingga berita ini diturunkan masih belum jelas apa yang menjadi alasan utama dari Ono sehingga harus mengundurkan dri dari posisinya. Seperti ayng sedang menjadi perbincangan, bahawa saat ini Capcom tengah mengembangkan game Street Fighter seri terbaru.

Dampak pandemi yang kian merebak juga disinyalir sebagai faktor yang cukup berat untuk dihadapi bagi studio game dan tentu saja bagi atlet esports. Batalnya event EVO di tahun ini seolah belum cukup menambahkan kesedihan bagi komunitas pecinta game Street Fighter. Pemindahan pertandingan secara online sebenarnya menuntut koneksi internet yang stabil. Kekacauan sempat terjadi dari komunitas gamer Street Fighter di saat pertandingan resmi tertimpa dampak dari parahnya koneksi internet yang tidak stabil dan mundurnya beberapa player dari turnamen.

Terlepas demikian karya dan apa saja yang bisa diraih Ono bersama Capcom hingga saat ini adalah yang diberikan Ono sebagai bentuk dedikasinya. Dengan situasi yang tidak memungkinkan seseorang bepergian ke offline event, fitur matchmaking dan online match pada sebuah game seharusnya mendapatakan perhatian khusus di tengah meningkatanya aktivitas online para gamers. Semoga di masa depan akan ada lebih banyak perubahan lebih baik bersama jajaran generasi baru di pengembangna proyek Street Fighter.

Di sisi lain jika memang benar seri game terbari Street Fighter VI tengah dikerjakan, kita masih bisa menunggu sejenak untuk dapat menikmati keseruan pertarungan yang baru.