Dark
Light

Tujuh Cara Tepat Membuat Desain Produk

2 mins read
February 28, 2017
Tujuh hal yang perlu dicermati saat membuat desain produk startup / Pexels

Menerapkan growth hacking bukan hanya berlaku untuk melakukan kegiatan pemasaran secara organik dalam startup, melainkan juga berlaku ketika desain sebuah produk akan dibuat. Idealnya produk desain yang menarik dan berfungsi dengan baik bakal menjadi favorit bagi target pasar yang diincar.

Artikel berikut akan mengupas tujuh hal yang wajib diperhatikan saat startup bersiap untuk meluncurkan desain produk.

Mendefinisikan metrik

Metrik ini tidak selalu harus rinci, tetapi kuncinya adalah untuk memberikan konteks untuk angka atau jumlah. Apakah orang benar-benar menggunakan produk Anda? Itulah pertanyaan yang perlu dijawab. Alasannya adalah agar tim produk dapat menggunakannya untuk mencari cara untuk benar-benar membantu, menambah nilai, dan memberikan manfaat bagi orang-orang membeli dan menggunakan produk.

Coba berikan definisi yang jelas kepada Product Manager (PM) agar dapat menginformasikan untuk desain jangka pendek dan tujuan desain jangka panjang. Mengetahui hal tersebut dapat membantu untuk memperjelas tujuan dan keputusan desain yang telah ditentukan. Setidaknya, dengan melakukan percakapan tersebut dengan PM dapat membantu untuk mengungkap dan mengevaluasi asumsi yang sudah ada.

Buatlah desain untuk Minimum Viable Personality (MVP)

Desain yang dibuat harus bisa menjadi sesuatu. Untuk mewujudkan hal tersebut harus didukung dengan visi dan misi yang jelas. Salah satunya memberikan alasan yang kuat agar pelanggan bersedia untuk mencoba dan setia dengan produk yang ada.

Contoh kasus yang ada misalnya Tesla. Meskipun produknya sangat kontroversial namun faktanya masih banyak pelanggan setia yang bersedia untuk setia dan menunggu dengan sabar. Hal selanjutnya yang wajib diperhatikan adalah produk harus memiliki prinsip dan yang terakhir produk harus mendapatkan cukup rincian yang tepat.

Buatlah cerita

Ketika saatnya membuat desain produk, cerita yang menarik dapat membuat informasi mudah dimengerti dan tentunya sulit untuk dilupakan. Gunakan bahasa sederhana untuk bercerita tentang produk Anda. Dalam lima kata atau kurang, orang harus segera mendapatkan tujuan di dunia.

Contoh berikut bisa menjadi inspirasi.

Unforgettable trips start here – Airbnb

Stories that move with you – Medium

Inti bisnis Airbnb adalah tentang kepercayaan, sehingga menjadi masuk akal jika Airbnb tidak hanya menggunakan desain yang bersih, namun juga desain yang memiliki estetika indah untuk menciptakan kepercayaan, tapi menggunakan cerita pengguna sebenarnya untuk menyampaikan pesan dalam format (testimonial) dan di konten.

Menyediakan cukup pilihan

Jika memungkinkan, produk harus bisa menemukan jalan yang tepat untuk pengguna, bukan membuat mereka memilih. Jika pada akhirnya produk yang ada terkesan menyulitkan dan membuat pengguna harus memilih, coba untuk meminimalkan jumlah pilihan dan berikan solusi yang direkomendasikan untuk pengguna. Desain produk yang sederhana, namun mampu memberikan penjelasan dan pilihan yang tepat, akan lebih mudah dipahami dan digunakan oleh pengguna dibandingkan dengan desain yang terkesan ‘sophisticated’ dan sulit dipahami.

Lebih progresif mengungkapkan informasi

Informasi yang diberikan secara jelas dan lengkap dapat membantu tampilan aplikasi atau mobile site lebih baik. Yang perlu dicermati adalah fokuslah kepada setiap informasi yang ditampilkan, buatlah langkah yang teratur untuk pertanyaan yang akan diberikan kepada pertanyaan selanjutnya.

Tampilkan proses dan status

Desain aplikasi yang baik adalah ketika proses, perkembangan, dan status terkini ditampilkan secara jelas dalam produk. Hal ini penting dilakukan, karena pengguna biasanya menyukai laporan hingga status terkini terhadap layanan atau produk yang telah diakses. Contoh sederhana adalah layanan peta transportasi on-demand dan posisi barang dari logistik layanan e-commerce.

Lakukan uji coba dengan 5 pengguna

Jika Anda ingin melihat kinerja atau melakukan uji coba terhadap produk yang telah dibuat dan siap diluncurkan, cobalah lakukan uji coba dengan 5 orang pengguna terlebih dahulu. Cara mudah yang bisa dilakukan adalah dengan membuat prototipe terlebih dahulu, kemudian lakukan uji coba kepada 5 orang pengguna selama 15 menit dan kumpulkan semua feedback serta masukan dari mereka.

Tampung semua masukan dan pertanyaan yang ada, posisikan diri Anda (PM) sebagai pendengar yang baik dan upayakan untuk tidak memberikan penjelasan terkait pertanyaan serta feedback yang datang dari pengguna. Tugas Anda adalah menampung semua feedback, bukan memberikan penjelasan atau jawaban.

Previous Story

Sony Luncurkan Proyektor yang Sanggup Ubah Permukaan Datar Apapun Menjadi Tablet

Next Story

Pinjam Resmi Kantongi Izin Pergadaian dari OJK

Latest from Blog

Don't Miss

Belajar Mobile Photography, Kiat Memotret dengan Kamera Smartphone

Belajar Mobile Photography, Kiat Memotret dengan Kamera Smartphone

Mobile photography adalah salah satu skill penting yang perlu dikuasai

Tips Streetphotography dengan Ponsel 

Kami berbincang dengan mentor dari acara workshop foto Hybrid tentang