Dark
Light

Tuitwit Pindah Server dan Tambahkan Fitur Baru

2 mins read
December 8, 2010

Tuitwit kini melakukan beberapa penyegaran, dan bersiap untuk memberikan layanan yang semakin baik bagi para penggunanya.

Lama tidak terdengar kabar dari Tuitwit, terakhir mendengar kabar dari Judotens, founder Tuitwit, saya juga tidak mendapatkan berita baru dari aplikasi lokal Tuitwit. Beberapa informasi terakhir masih seputar tentang kendala yang membuat Tuitwit sering over quota serta kerjasama Tuitwit dengan SalingSilang.

Akhirnya kemarin saya mendapatkan beberapa info terbaru dari TuiTwit, termasuk berita tentang persoalan server serta beberapa fitur baru. Untuk fitur baru mungkin beberapa pengguna setia Tuitwit sudah ada yang mencobanya, bagi yang belum berikut beberapa hal yang dijelaskan Judo sebagai fitur baru dan beberapa fitur lain, saya coba sendiri di layanan Tuitwit.

Tentang masalah server, yang menyebabkan Tuitwit sering over quota, Judotens menjelaskan bahwa kini Tuitwit telah 100% pindah dari layanan Google App Engine dan kini running dengan dedicated server sendiri. Dijelaskan Judo juga, setelah berpindah layanan server ini Tuitwit belum pernah over quota lagi.

Untuk fitur baru, Judotens menjelaskan bahwa salah satu yang layanan tambahan yang ada di Tuitwit adalah fasilitas untuk melakukan sinkronisasi Tweet dari Tuitwit ke Facebook. Kini pengguna Tuitwit bisa melakukan sinkronisasi agar Tweet yang dilakukan di layanan TuiTwit bisa juga di-post di public stream Facebook. Setelah melakukan sync antar akun, nantinya setiap post yang dilakukan di TuiTwit akan juga di post di wall Facebook.

Untuk Tweet yang mengandung tautan, maka secara otomatis akan juga di sinkronisasikan sebagai shared link di Facebook, jika tidak, maka Tweet akan tampil layaknya status biasa. Untuk menggunakan fasilitas ini, pengguna bisa melakukan klik pada menu ‘extra’ kemudian melakukan pengaturan post ke Facebook atau melalui tautan http://m.tuitwit.com/fbstatus.

Informasi tentang fitur tambahan lainnya yaitu fasilitas yang berhubungan dengan geolocation. Kini Tuitwit bisa mendeteksi geolocation pengguna mereka. Judotens menjelaskan, “Tuitwit kini bisa membaca longitude dan latitude user yang menggunakan browser yg support geolocation + javascript, seperti Firefox, Chrome, Opera, dll. Geo info yg didapat dari browser ini kemudian di-push ke dalam Tweet location-nya user“.

Setelah mencoba selama beberapa hari ini, saya mendapatkan akses Tuitwit terasa lebih cepat dan tidak terjadi error seperti sebelumnya, namun, untuk pengguna lain, saya masih melihat juga berbagai komentar yang muncul dari pengguna Tuitwit tentang kesulitan akses serta loading yang lambat atas layanan mereka.

Beberapa fasilitas lain yang ada, seperti mengubah background tampilan, kemudian keterangan lebih lengkap tentang pemilik akun, menambah lengkap fasilitas yang disediakan. Misalnya, Anda bisa melihat Tuitwit Rank dari pengguna tertentu, dan melihat jumlah aktivitas Tweet mereka perhari, Anda juga bisa melihat rentang waktu di mana pengguna itu beristirahat (sleeping time) dan tidak melakukan aktivitas Tweet.

Tuitwit juga menyediakan fasilitas local trending topics, yang bisa ditemukan pada menu ‘what’s hot’ yang menampilkan daftar topik paling populer yang disediakan oleh SalingSilang.

Beberapa hal baru juga bisa dilihat pada pilihan menu ‘extra’, di menu ini terdapat beberapa pilihan fitur, termasuk fitur sinkronisasi Tweet ke Facebook serta beberapa fasilitas lain, seperti fitur untuk melihat siapa akun akun Twitter yang Anda telah ikuti namun tidak mengikuti Anda, serta fitur untuk melihat siapa saja yang sedang online di Tuitwit.

Sejak kemunculannya saya sendiri merupakan pengguna aktif Tuitwit, namun dengan kondisi yang sering over quota membuat kenyamanan berkurang dan akhirnya saya kembali menggunakan Tweetie. Aplikasi Twitter untuk ponsel menengah seperti yang saya gunakan memang tidak begitu banyak, beberapa yang populer seperti Snaptu dan juga Tweetie. Kehadiran Tuitwit tentunya menambah pilihan, terutama bagi pengguna lokal yang banyak menggunakan ponsel menengah-bawah, dan semoga saja perkembangan terbaru ini bisa membuat layanan mereka lebih stabil dan nyaman digunakan.

Untuk jumlah pengguna, Tuitwit sendiri cukup populer, setidaknya jika melihat data dari layanan mereka, ketika tulisan ini ditulis, ada 20.674 pengguna yang mengakses layanan mereka selama 24 jam terakhir. Kini, tinggal melihat langkah monetisasi yang akan dilakukan Tuitwit, sejauh yang saya tahu, hal ini akan menjadi peran yang dilakukan Inmark Digital (keluarga besar SalingSilang).

Kita lihat perkembangan mereka ke depan, Anda pengguna Tuitwit? Bagaimana pendapat Anda tentang layanan ini, terutama tentang fitur baru serta layanan yang diberikan setelah memiliki dedicated server sendiri, apakah semakin baik? Bagaimana menurut Anda tentang peluang Tuitwit ditengah booming pengguna Twitter di Indonesia? Pendapat Anda kami tunggu pada kolom komentar.

Wiku Baskoro

Penggemar streetphotography, penikmat gadget, platform agnostic gamers, build Hybrid.co.id to make impact.

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Previous Story

Google ebookstore: Layanan Toko Buku Digital dari Google

Next Story

FOWAB #4 Akan Kembali Dilaksanakan

Latest from Blog

Don't Miss

Pengguna X Premium Kini Bisa Gunakan Grok AI

Secara global, Elon Musk mengumumkan peluncuran Grok 1.5 pada akhir
Meta sedang siapkan chatbot AI untuk produk-produknya

Meta Segera Luncurkan Chatbot AI dengan Banyak Kepribadian

Sejak ChatGPT diluncurkan November tahun lalu, chatbot AI terus menjadi