Transformasi Digital 32 Rumah Sakit: Mitra Keluarga Adopsi AI AWS untuk Efisiensi Rekrutmen dan IT

2 mins read
August 18, 2026

Otomatisasi berbasis kecerdasan buatan (AI) kini semakin esensial dalam memodernisasi infrastruktur layanan kesehatan. Mitra Keluarga (IDX: MIKA) melakukan integrasi layanan AI Generatif dari Amazon Web Services (AWS) ke dalam ekosistem operasional mereka.

Mengandalkan Amazon Bedrock, transformasi digital ini mulai diimplementasikan serentak di 32 rumah sakit jaringan Mitra Keluarga guna membebaskan staf dari beban kerja administratif yang kaku dan berulang.

Langkah strategis ini bukan sekadar pembaruan sistem teknologi informasi biasa. Fokus utamanya adalah memangkas waktu kerja di balik layar, mulai dari tahap penyaringan calon tenaga medis hingga perancangan aplikasi klinis, agar produktivitas tenaga kesehatan dapat dikembalikan sepenuhnya pada pelayanan pasien secara langsung.

Chief Information Officer Mitra Keluarga, Yosep Sutrisno, menegaskan bahwa landasan utama dari pembaruan ini adalah kepentingan pasien.

“Setiap langkah yang kami lakukan pada akhirnya selalu berawal dari pasien. Dengan memanfaatkan AI generatif di AWS untuk menyederhanakan proses backend yang berulang dan memakan waktu, kami membantu tim kami bekerja lebih efisien,” ungkapnya. Ia menambahkan bahwa teknologi ideal di sektor kesehatan adalah sistem yang mampu bekerja senyap namun krusial di belakang layar.

Bagaimana AI Membantu Proses Rekrutmen Skala Besar?

Bagi entitas medis dengan puluhan cabang, rekrutmen adalah proses yang memiliki tingkat risiko tinggi dan tidak boleh ada ruang untuk kesalahan. Kesulitan memproses ribuan dokumen lamaran secara manual sering kali menciptakan bottleneck (penyumbatan) dalam alur kerja divisi Sumber Daya Manusia (HR).

Guna mengatasi kendala tersebut, Mitra Keluarga berkolaborasi dengan AWS Partner, Sarana AI, untuk meluncurkan asisten penyaringan kandidat bernama Nara. Sistem yang dibangun di atas arsitektur Amazon Bedrock dan Amazon Textract ini bekerja dengan cara:

  • Melakukan standarisasi ekstraksi informasi dari ragam format resume pelamar.

  • Mencocokkan profil kandidat dengan kualifikasi keterampilan yang dibutuhkan rumah sakit secara otomatis.

  • Tanpa Penolakan Otomatis: Keputusan akhir kelulusan pelamar tetap berada di tangan tim HR, memastikan setiap individu mendapat tinjauan yang adil.

Tingkat privasi data pelamar juga diawasi secara ketat menggunakan protokol Amazon Bedrock Guardrails. Solusi cerdas ini terbukti berdampak masif, memangkas waktu wawancara awal dan penyaringan dokumen hingga menghemat lebih dari 2.300 jam kerja HR setiap tahunnya.

“Kami membangun solusi perekrutan Mitra Keluarga di atas Amazon Bedrock agar setiap respons AI tetap berada dalam batasan yang jelas dan aman, dan agar keputusan akhir selalu berada di pihak yang bertanggung jawab,” papar Aktsa Midy Efendy, Co-Founder dan CEO Sarana AI.

Akselerasi Pengembangan Piranti Lunak Klinis

Selain sektor SDM, otomatisasi juga merambah tim pengembang (developer) teknologi informasi (TI) internal. Penggunaan alat coding berbasis AI dari AWS, yakni Kiro, sukses memecahkan rekor efisiensi dalam pembangunan aplikasi fasilitas serta rekam medis elektronik.

Untuk melihat perbandingan nyata dari dampak implementasi AI pada produktivitas tim TI Mitra Keluarga, simak tabel metrik kinerja berikut:

Indikator Kinerja Tim Pengembang (TI) Sebelum Adopsi AI Sesudah Adopsi AI (AWS Kiro) Peningkatan Efisiensi
Durasi Pembuatan Aplikasi Manajemen Fasilitas 3 Bulan 1 Bulan Waktu pengerjaan lebih cepat 3x lipat
Beban Produksi Baris Kode (Per Bulan/Orang) 1.000 – 2.000 Baris 20.000 – 30.000 Baris Peningkatan kecepatan hingga 15 kali lipat
Durasi Identifikasi Masalah (Troubleshooting) 1 Minggu 1 – 2 Hari Sistem rekam medis kembali aktif jauh lebih singkat

Anthony Amni selaku Country Manager AWS Indonesia menyoroti pentingnya efisiensi waktu ini di dunia medis. Menurutnya, setiap jam yang dihabiskan tenaga klinis untuk menunggu perbaikan sistem adalah waktu yang terbuang dari merawat pasien.

“Mitra Keluarga membangun sistem pada Amazon Bedrock secara bertanggung jawab untuk mengembalikan waktu tersebut… Dengan demikian, orang-orang yang tepat dapat berada di sisi pasien dengan lebih cepat,” tutur Anthony.

Ke depannya, jaringan rumah sakit ini berencana untuk terus mengeksplorasi utilitas AI Generatif pada area operasional lain. Fokus ekspansi selanjutnya adalah meminimalkan friksi pengalaman pasien (UX), yang mencakup optimasi alur pendaftaran janji temu awal hingga manajemen layanan pasca kunjungan.

Disclosure: Artikel ini disusun dengan bantuan AI dan dalam pengawasan editor.

Previous Story

Harga Mulai Rp11 Jutaan, Ini Kemampuan AI dan Opsi Upgrade RAM pada Lenovo IdeaPad Slim 3i Terbaru

Latest from Blog

Don't Miss

Rangkuman dari Laporan AWS 2026: Data, Statistik, dan Efek Agentic AI bagi Perusahaan Lokal

Ekosistem bisnis di Indonesia secara resmi telah melewati fase eksperimen

AWS Luncurkan IndonesiapandAI dan MAIN: Solusi Atasi Krisis Keterampilan Digital di RI

Di tengah masifnya transformasi digital di Tanah Air, Amazon Web