Esports Ecosystem

DRivals RTM Jadi Wakil Indonesia Untuk Cabang Tekken 7 IESF World Championship 2020

30 Sep 2020 | Akbar Priono
Artaman Cipajaya "RTM" berhasil jadi wakil Indonesia di cabang Tekken 7 untuk IESF World Championship, setelah bertarung sengit melawan Grizz.

Akhir pekan lalu, menjadi puncak dari kualifikasi Indonesia untuk gelaran IESF World Championship 2020 cabang Tekken 7. Setelah melalui kualifikasi yang panjang, DRivals|RTM akhirnya keluar sebagai jawara yang akan mewakili Indonesia, setelah mengalahkan Grizz 3-0 di babak final.

Perjalanan RTM menuju kemenangan tentunya tidak mudah. Ia harus bertarung dengan 37 peserta lainnya yang datang dari berbagai daerah dengan tujuan yang sama, merebut kesempatan untuk mewakili Indonesia di kancah dunia. Berkat permainan yang solid, RTM dapat melibas musuh-musuhnya 2-0 di fase awal kompetisi.

Sumber: DRivals
Sumber: DRivals

Ada Pokpok, MLC|Hands, Myth|Derulans, dan DRivals|Pricefield, dilibas 2-0 oleh RTM. Pertarungan menjadi sengit ketika memasuki babak Winners Finals. RTM harus menghadapi Grizz yang bermain apik menggunakan Heihachi. Alhasil, RTM sempat kalah di 2 ronde awal dari pertandingan best-of-5 ketika menggunakan Zafina. Namun keadaan berubah ketika RTM berganti karakter menjadi Leroy.

Pertarungan tetap berjalan dengan sangat sengit, mengingat Grizz juga bermain begitu cermat menghadapi RTM. Satu per satu ronde didapatkan, sampai akhirnya RTM menyamakan kedudukan jadi 2-2. Awalnya RTM bisa menang dengan cukup mudah dan memenangkan 2 ronde. Namun, setelahnya Grizz bangkit lagi dan membalas kekalahannya. Grizz berhasil memukau penonton dengan gerakan balasan yang bersifat technical, dan menyamakan kedudukan. Sayang, akhirnya Grizz tertekuk dengan skor 3-2, dan turun ke Lower Bracket.

Pada Lower Bracket, Grizz kembali menghadapi pertarungan sengit melawan Sunopan asal Sumatera Utara. Grizz kembali harus bertanding 5 ronde dalam best-of-5. Namun perjuangan tersebut berbuah manis, karena Grizz bisa lolos ke Final, dan membalas kekalahannya terhadap RTM di pertandingan sebelumnya.

Babak penentuan, Grizz kini berganti karakter jadi Kazuya, sementara RTM menggunakan Fahkumram. Karakter yang baru rilis Maret 2020 lalu tersebut sepertinya terbukti masih agak terlalu kuat, sehingga Grizz tak mampu bicara banyak di pertandingan tersebut. RTM pun menjadi juara dengan skor 3-0.

“Proses kualifikasi ini terbilang cukup panjang, karena harus kualifikasi tingkat provinsi dulu. Kebetulan saya masuk region Jakarta, dan prosesnya sangat berat karena yang ikut adalah pemain-pemain top. Untungnya saya berhasil lolos setelah mengalahkan Cobus… Hehe.” cerita Artama Ciptajaya atau RTM, membahas proses kualifikasi dari tingkat provinsi hingga tingkat nasional.

“Pada saat kualifikasi saya merasa ada 3 match yang spesial. Pertama ketika berhasil mengalahkan Cobus di Loser Finals kualifikasi DKI. Kedua tentunya ketika comeback melawan Grizz di top 4. Padahal ketika itu saya pikir bakal kalah, karena sudah hilang 2 game. Tetapi saya coba pakai Leroy, ternyata berhasil reversesweep jadi 3-2. Terakhir adalah lawan MYTH | Derulands. Turnamen sebelumnya Derulands berhasil mengalahkan saya di awal bracket. Gara-gara itu, saya mempelajari karakter Lee yang jadi andalan Derulands. Puji tuhan, hasil pelajaran saya ternyata berhasil, sehingga bisa menang 2-0.” lanjut Artaman menceritakan proses kualifikasi.

Sumber: DRivals
Sumber: DRivals

Menutup obrolan singkat kami, Artaman juga menceritakan persiapan yang akan ia lakukan untuk menghadapi IESF World Championship 2020. “Kalau menghadapi regional SEA, sudah tentu Thailand dan Filipina bakal jadi lawan yang berat. Dua negara tersebut punya pemain kaliber dunia, walau memang karakter yang digunakan tergolong umum, yaitu Lars, Shaheen, serta Jin, yang sering saya hadapi ketika sparring. Mungkin batu sandungannya adalah kalau pemain-pemain dari negara tersebut pakai Akuma. Saya merasa pemain Indonesia belum ada yang main Akuma mirip seperti mereka, jadi mau tidak mau saya cuma bisa mengamati dari replay saja. Pastinya saya akan mempersiapkan diri dengan matang, agar bisa membawa nama komunitas Tekken Indonesia di tingkat internasional.” tutup Artaman.

Pertandingan IESF World Championship 2020 akan berlanjut ke fase kualifikasi regional SEA yang akan diselenggarakan mulai Oktober 2020 mendatang. Mari kita doakan agar RTM bisa mendapatkan prestasi terbaiknya dalam gelaran tersebut!