Dark
Light

Semakin Banyak Developer Game yang Tertarik dengan Blockchain Game

1 min read
May 23, 2022
Axie Infinity adalah salah satu contoh game play-to-earn yang sukses.

Belakangan, semakin banyak developer game yang tertarik dengan blockchain game. Buktinya, para investor di industri game mendapatkan banyak proposal untuk membuat blockchain game.

Menurut data dari Drake Star Partners, pada Q1 2022, sepertiga dari total investasi di industri game — sebesar US$1,2 miliar — dikucurkan pada 128 perusahaan yang ada kaitannya dengan blockchain game. Selain itu, dalam GamesBeat Summit 2022, para venture capital juga mengaku, 50% sampai 90% dari semua proposal yang mereka terima selalu memiliki kaitan dengan blockchain game. Sementara Thibaud Morin, Managing Partner dari Level Up, sebuah venture capital di Eropa mengungkap, 60% proposal yang mereka terima dari startup di Eropa selalu melibatkan blockchain game.

Ethan Kurzweil dari Bessemer Venture Partners bahkan mengatakan, tidak sedikit pendiri dari perusahaan game yang menulis ulang proposal mereka demi memasukkan elemen web 3 dalam game mereka. Alasannya, karena sekarang, segala sesuatu yang ada hubungannya dengan web 3 sedang populer. Kurzweil percaya, tren ini akan semakin menjamur di masa depan.

Hanya saja, tidak semua game cocok untuk menggunakan elemen web 3, seperti blockchain dan Non-Fungible Token (NFT). Jadi, muncul kekhawatiran bahwa developer akan memasukkan elemen web 3 hanya demi mengikuti tren dan justru lupa untuk memikirkan gameplay dari game yang mereka buat.

Sementara itu, pada akhir April 2022, Climate Replay merilis Digital Ownership Pledge. Melalui janji tersebut, Climate Replay berusaha untuk mengingatkan developer game akan dampak NFT pada lingkungan.

Demi membuat komunitas gaming yang lebih sehat dan ramah lingkungan, Climate Replay membuat beberapa persyaratan bagi developer game yang ingin mengintegrasikan NFT ke dalam game mereka. Salah satu persyaratan dari Climate Replay adalah sebelum membuat game NFT, developer harus memastikan bahwa NFT atau blockchain dalam game memang memiliki keuntungan yang nyata untuk gamers dan komunitas.

Selain itu, Climate Replay juga meminta para developer untuk tidak mengeksploitasi para pemain mereka, khususnya para early adopters. Developer juga diharapkan tidak menggantungkan diri pada cryptocurrency. Pasalnya, nilai cryptocurrency dianggap tidak stabil.

Previous Story

Xiaomi dan Leica Resmi Jalin Kerja Sama, Produk Kolaborasi Pertama akan Diumumkan Juli

Next Story

OpenSea Launches Seaport, An Open-Source Protocol That Allows NFT Bartering in Marketplaces

Latest from Blog

Don't Miss

H3RO Land dari Bima+, Teman Mabar Anak Esports

Salah satu bentuk dukungan untuk perkembangan esports di tanah air

Pentingnya Industri Telekomunikasi untuk Kembangkan Industri Game dan Esports

Nilai dari industri game meroket selama pandemi COVID-19. Bahkan setelah