Sejarah Gran Turismo: Irisan Car Culture dan Simulasi Balap

Gran Turismo menjadi salah satu seri game balap tertua yang tetap eksis

Sony dan Polyphony Digital baru saja merilis seri baru untuk game balap mereka, yaitu Gran Turismo 7. Game ini tentunya mendapat banyak sekali pujian, bukan hanya dari para gamer namun juga para pecinta mobil.

Gran Turismo sendiri menjadi salah satu game balap dengan sejarah paling panjang karena seri game ini sudah eksis sejak 1997 di konsol PlayStation. Dan menjadi game yang wajib hadir di setiap generasi baru untuk konsol PlayStation.

Namun Gran Turismo tidak lahir hanya dalam satu malam saja, karena sang kreator Yamauchi “Kaz” Kazunori dan timnya di Polyphony Digital menghabiskan waktu 5 tahun untuk mengembangkan game pertama Gran Turismo.

Ambisi dan Cinta Kazunori Yamauchi terhadap mobil (1992)

Image Credit: Sony

Diakui atau tidak, kelahiran Gran Turismo merupakan realisasi kecintaan Yamauchi terhadap mobil. Dirinya pun bergabung dengan Sony melalui studio Polys Entertainment untuk dapat merealisasikan idenya untuk membuat game mobil dari dan untuk para pecinta mobil.

Ide ini tidak begitu saja disetujui oleh Sony yang saat itu percaya bahwa para gamer lebih menyukai game balap menyenangkan dan bergaya kartun seperti Mario Kart. Sehingga di awal-awal karirnya Sony menyuruh Yamauchi untuk membuat game balapan kart berjudul Motor Toon Grand Prix dan sekuelnya Motor Toon Grand Prix 2.

Namu disamping mengerjakan 'tugas' dari Sony, Yamauchi dan timnya juga mulai mengembangkan game balap mobil realistis yang menjadi visi mereka tersebut. Dengan harapan suatu hari proyek tersebut akan disetujui oleh Sony.

Gran Turismo (1997)

Image credit: Sony

Setelah sukses memenuhi ekspektasi Sony lewat dua game Motor Toon Grand Prix, Sony akhirnya memberikan lampu hijau pada Yamauchi untuk merilis proyek game balap mobilnya. Dan akhirnya setelah 5 tahun pengembangan yang diselingi proyek lainnya, Gran Turismo pertama dirilis pada Desember 1997 di Jepang.

Secara mengejutkan Gran Turismo mendapat respon yang sangat positif dari para gamer. Banyak gamer yang memuji berbagai aspek game-nya mulai dari grafis realistis, handling mobil yang bervariasi, kedalaman detail, hingga soundtrack yang diusung.

Yamauchi dan Polyphony Digital juga disebut membuka dan menetapkan standar bagi game balap mobil modern yang nantinya akan terus digunakan untuk game-game balap yang dirilis setelahnya. Kepopuleran Gran Turismo bahkan menjadikan game ini sebagai game paling laris untuk PlayStation.

Gran Turismo 2 (1999)

Image credit: Sony

Keberhasilan masif yang didapat oleh Gran Turismo membuat Sony langsung meminta Polyphony Digital membuat sekuelnya. Yamauchi juga mendorong visinya untuk membuat Gran Turismo 2 ini produk yang lebih baik dari seri pertamanya.

Yamauchi pun berhasil membuktikan hal tersebut dalam waktu dua tahun dengan merilis Gran Turismo dengan jumlah mobil yang benar-benar jauh lebih masif yaitu 650 mobil dibanding seri pertamanya yang hanya memiliki 140 mobil. Jumlah lintasan dan juga balapan yang tersedia juga bertambah banyak.

Gran Turismo 2 dirilis pada 11 Desember 1999 dan juga tetap mendapat respon dan penjualan yang sangat positif dari seluruh dunia. Sayangnya, pencapaian Gran Turismo 2 ini tercoreng karena adanya beberapa error dan glitch dalam game-nya. Seperti game-nya yang tidak bisa ditamatkan 100% hingga kasus save game error yang membuat mobil para pemain hilang secara misterius.

Gran Turismo 3: A-Spec (2001)

Image credit: Sony

Meskipun Gran Turismo 2 dihantui berbagai error yang dialami para pemain, namun angka penjualan yang positif tetap membuat Sony mempercayai Polyphony Digital untuk membuat seri kelanjutan dari Gran Turismo. Apalagi dengan kehadiran konsol terbaru mereka yaitu PlayStation 2 yang diluncurkan pada tahun 2000.

Dengan konsol baru yang lebih bertenaga, Yamauchi memang memiliki lebih banyak ruang untuk membuat lompatan pada game-nya dari sebelumnya. Polyphony Digital pun memberikan banyak fokus pada visual game-nya mulai dengan model mobil yang kini tampak lebih halus dan realistis, hingga detail trek balap dan lingkungan game-nya yang terlihat lebih hidup.

Langkah yang diambil Polyphony Digital pun berbuah manis, karena setelah dirilis pada 28 April 2001 Gran Turismo 3 mendapat banyak pujian dari media dan juga para gamer karena semua peningkatan yang dimiliki terutama di sisi grafis.

Meskipun jumlah mobilnya kembali menciut ke 181 mobil saja, namun Gran Turismo 3: A-Spec membuktikan bahwa ia adalah game Gran Turismo terlaris dengan berhasil terjual hingga 14,8 juta kopi

Gran Turismo 4 (2004)

Image credit: Sony

Seperti sebelumnya, kesuksesan masif yang didapat Gran Turismo 3 membuat Sony kembali membuat iterasi baru untuk Gran Turismo. Dan seperti biasa ada banyak ambisi yang ingin diaplikasikan kepada seri keempatnya ini. Mulai dari jumlah mobil yang akhirnya kembali masif hingga 700 mobil hingga trek balap yang juga bertambah menjadi 51 lintasan.

Selain dari sisi konten, Polyphony Digital juga punya ambisi besar untuk sisi teknis dari game ini. Seperti usaha untuk mengejar output resolusi 1080p yang tentunya sangat langka untuk game-game di jaman PlayStation 2.

Kemudian hal lain yang ingin dikejar adalah implementasi mode online untuk game-nya, yang bahkan membuat perilisan game ini harus mundur dari yang awalnya di 2003.

Sayangnya, penundaan selama satu tahun tidak cukup untuk menyempurnakan sistem online mereka sehingga mereka menghapus mode online tersebut sepenuhnya saat dirilis. Meskipun begitu, Gran Turismo tetap mendapatkan review rata-rata baik meskipun tidak dapat mengejar tiga seri sebelumnya

Gran Turismo 5 (2010)

Image credit: Sony

Pasca perilisan game keempatnya, seri utama Gran Turismo mengambil waktu yang cukup lama untuk mengembangkan seri berikutnya. Hal ini dikarenakan Polyphony Digital awalnya menunggu perilisan konsol baru PlayStation 3 yang dirilis pada 2006. Selain itu arsitektur baru yang diusung PlayStation 3 ternyata cukup sulit untuk dikembangkan.

Meskipun begitu, Yamauchi dan timnya tidak menyerah dan berusaha menghadirkan game di konsol baru Sony yang menjadi lompatan dari game sebelumnya. Untuk mengisi waktu pengerjaan yang lama, Polyphony Digital dan Sony juga merilis beberapa game pengisi seperti Gran Turismo HD Concept dan Gran Turismo 5 Prologue.

Setelah enam tahun pengembangan, Gran Turismo 5 akhirnya dirilis pada 24 November 2010. Seperti sebelumnya, lompatan teknologi yang dibawa oleh game ini membawa banyak pujian. Apalagi game ini menjadi yang pertama dalam serinya yang memasukkan lebih dari 1.000 mobil. Kesuksesan Gran Turismo 5 membuat game-nya menjadi game dengan penjualan terlaris di PlayStation 3.

Gran Turismo 6 (2013)

Image credit: Sony

Setelah kemunculan kembalinya yang luar biasa, Sony sekali lagi mendorong Polyphony Digital untuk membuat seri terbaru dari Gran Turismo. Yamauchi juga kembali berambisi untuk membuat Gran Turismo 6 menjadi seri game-nya yang paling masif yang telah ada. Dan hal tersebut dibuktikan dengan kuantitas masif konten yang dibawa.

Game ini memiliki lebih dari 1.200 pilihan mobil dan juga 100 lintasan balap membuatnya menjadi seri Gran Turismo dengan pilihan mobil dan trek balap terbanyak dan bahkan bertahan hingga sekarang. Selain itu Gran Turismo 6 menjadi game pertama yang bekerja sama dengan Ayrton Senna Institute.

Dengan kuantitas yang menakjubkan tersebut, tidak mengejutkan bila Gran Turismo 6 masih mendapat respon yang positif dari para gamer. Namun ada kekecewaan yang muncul karena adanya bug dan glitch, serta fokus pengembangan yang seakan bergeser pada mode online dan juga microtransaction.

Gran Turismo Sport (2017)

Image credit: Sony

Karena Gran Turismo 6 dirilis eksklusif untuk PlayStation 3, padahal konsol baru Sony PlayStation 4 dirilis baru dirilis. Akhirnya Sony kembali menyuruh Yamauchi dan Polyphony Digital untuk langsung lanjut mengerjakan judul baru untuk Gran Turismo yang kini ditenagai oleh PlayStation 4.

Dengan konsol baru yang lebih bertenaga, dan juga lebih mudah dari sisi pengembangan, Sony ingin membawa imersi Gran Turismo mereka lebih jauh lewat dukungan PlayStation VR. Sayangnya ketakutan para fans mengenai fokus Polyphony yang kini bergeser menjadi kenyataan karena Gran Turismo Sport memang berfokus pada pengalaman online dan juga esport.

Hal tersebut diperjelas lewat kerja sama yang dilakukan dengan Federasi Otomobil Internasional (FIA) yang menjadikan Gran Turismo Sport sebagai game balap otomotif online yang mendapat lisensi dari FIA. Arah yang berbeda dari sebelumnya tersebut membuat review rata-rata dari Gran Turismo Sport menurun ke angka 6-8/10. Namun dari sisi penjualan, game ini masih terjual lebih baik dari Gran Turismo 6.

Gran Turismo 7 (2022)

Image credit: Sony

Diumumkan bersamaan dengan pengumuman konsol baru PlayStation 5, Gran Turismo 7 menjadi game pertama dalam serinya yang akan dirilis untuk multi-platform (PlayStation 5 dan PlayStation 4). Selain itu game ini mengembalikan ciri khas Gran Turismo yang sempat berubah saat Gran Turismo Sport kembali seperti seri-seri sebelumnya yang berfokus pada car culture.

Yamauchi bahkan menyebut bahwa seri ini merupakan kombinasi dari masa lalu, masa sekarang, dan masa depan dari Gran Turismo. Dan hasilnya, Gran Turismo 7 memang muncul sebagai game baru yang terasa nostalgia namun juga fresh dengan berbagai tambahan konten dan fitur yang bahkan belum ada sebelumnya.

Dirilis pada 4 Maret 2022, Gran Turismo 7 langsung mendapatkan respon yang sangat positif dan mengembalikan penilaian rata-rata dari game ini di atas 8, bahkan beberapa media memberikan nilai sempurna 10. Banyak yang memuji bahwa Gran Turismo 7 berhasil menyeimbangkan semua elemen dari game-game sebelumnya, dan membuatnya menjadi sesuatu yang benar-benar baru.