Samsung Electronics Indonesia dan Telkom Jajaki Solusi Enterprise

by
2 mins read
October 12, 2026

PT Samsung Electronics Indonesia dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk menandatangani MoU di Jakarta untuk menjajaki solusi ICT, IoT, dan AI terintegrasi bagi pelanggan bisnis di Indonesia. Kerja sama Samsung Telkom ini berlaku satu tahun dan mencakup pemetaan use case, uji coba solusi, serta penawaran bersama.

Selama ini, perusahaan sering membeli perangkat kerja, keamanan, konektivitas, dan cloud dari penyedia berbeda. Mereka lalu harus menyatukannya sendiri. MoU Samsung Telkom ini mencoba menjawab persoalan tersebut lewat solusi digital terpadu untuk perusahaan. Sumber naskah tidak mencantumkan tanggal penandatanganan, sehingga tanggal tidak disebutkan di sini.

Apa saja tahapan kerja sama Samsung dan Telkom?

Dalam setahun masa berlaku MoU, Samsung Electronics Indonesia dan Telkom Indonesia menjalani tiga tahap. Tahap pertama memetakan use case prioritas. Tahap kedua menjalankan Proof of Concept (PoC), yakni uji coba solusi. Tahap ketiga menyiapkan penawaran solusi dan pemasaran bersama.

Samsung Electronics Indonesia akan menyediakan informasi dan materi teknis. Perusahaan ini juga menyiapkan pelatihan, demonstrasi produk, PoC, dan aktivitas go-to-market.

Telkom Indonesia bertugas mengidentifikasi peluang kolaborasi. Telkom juga melibatkan mitra pihak ketiga yang relevan. Mitra itu mendukung penawaran solusi, co-selling, dan sales support.

Pada tahap pemasaran, Samsung dan Telkom menjajaki penawaran bersama dan dukungan penjualan. Pijakannya adalah teknologi Samsung serta jangkauan pelanggan enterprise TelkomGroup di seluruh Indonesia.

Apa saja lima area awal yang dijajaki?

Samsung dan Telkom mengidentifikasi lima area awal yang berpotensi dikembangkan menjadi solusi bersama:

  • Digitalisasi pekerja lapangan (frontline workforce) dengan perangkat rugged yang aman dan terkelola, didukung konektivitas TelkomGroup.
  • Enterprise mobility dan pengelolaan perangkat skala besar lewat Galaxy Enterprise Edition dan Samsung Knox.
  • Operasional terhubung (connected operations) berbasis SmartThings/IoT, termasuk sistem pengawasan dan kontrol akses.
  • Pemanfaatan Galaxy AI dan Samsung DeX untuk produktivitas karyawan.
  • Integrasi smart display dan digital display dengan konektivitas dan layanan digital.

Solusi ini diharapkan dapat diterapkan di manufaktur, pendidikan, healthcare, pemerintahan, dan financial services. Ruang lingkup tiap solusi dan bentuk kerja sama komersialnya mengikuti kebutuhan pelanggan serta hasil eksplorasi bersama. Semuanya akan dituangkan dalam perjanjian terpisah.

Apa kekuatan masing-masing perusahaan?

Samsung Electronics Indonesia membawa portofolio enterprise yang luas. Isinya Galaxy Enterprise Edition, perangkat rugged, tablet, Samsung DeX, Galaxy AI, SmartThings/IoT, dan digital display. Samsung Knox membantu perusahaan mengamankan, menerapkan, mengelola, dan memantau perangkat enterprise. Dalam naskah sumber, disebutkan Knox telah digunakan lebih dari 35.000 bisnis di 134 negara secara global. Sumber tidak menyebut pihak yang merilis data itu, sehingga atribusi eksplisit belum bisa ditambahkan.

Telkom Indonesia membawa jaringan nasional, cloud, data center, cybersecurity, dan managed services. TelkomGroup juga memiliki jangkauan pelanggan enterprise di seluruh Indonesia.

Apa kata pimpinan kedua perusahaan?

MoU ditandatangani Lee Hun, Vice President Director Samsung Electronics Indonesia, dan Arfianto Ramadhian, VP Global Strategic Partnership & Synergy Telkom. Penandatanganan simbolis dalam seremoni melibatkan Arfianto dan Yadi Prayitno, Head of MX Business Samsung Electronics Indonesia.

Yadi Prayitno menyatakan transformasi digital membutuhkan ekosistem yang menghubungkan perangkat, konektivitas, keamanan, dan layanan digital dalam satu solusi. Menurutnya, Samsung ingin mengeksplorasi bersama TelkomGroup cara mengintegrasikan kapabilitasnya menjadi solusi end-to-end.

Arfianto Ramadhian menilai pelanggan enterprise membutuhkan solusi utuh, bukan produk yang berdiri sendiri. Ia menegaskan, “MoU ini adalah titik awal.” Langkah berikutnya adalah menguji use case prioritas bersama pelanggan.

Yang perlu dicermati

Kerja sama ini masih tahap penjajakan. Hasil konkret baru terlihat setelah use case terpetakan dan PoC berjalan. Bentuk komersialnya pun belum ditetapkan.

—

FAQ

Apa isi kerja sama Samsung dan Telkom? Samsung Electronics Indonesia dan Telkom Indonesia menjajaki solusi ICT, IoT, dan AI terintegrasi bagi pelanggan bisnis. MoU berlaku satu tahun dan mencakup pemetaan use case, PoC, serta penawaran dan pemasaran bersama.

Apa saja area awal yang dijajaki? Ada lima area: pekerja lapangan digital, enterprise mobility dengan Galaxy Enterprise Edition dan Samsung Knox, operasional terhubung berbasis SmartThings/IoT, Galaxy AI dan Samsung DeX, serta integrasi smart display dan digital display.

Apakah bentuk komersial kerja samanya sudah ditetapkan? Belum. Ruang lingkup tiap solusi dan bentuk komersialnya akan disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan dan hasil eksplorasi, lalu dituangkan dalam perjanjian terpisah.


Disclosure: Artikel ini disusun dengan bantuan AI dan dalam pengawasan editor. 

Previous Story

Kapan Pre-order ASUS ProArt P14 dan P16 Dibuka dan Berapa Harganya?

Latest from Blog

Don't Miss

Galaxy S26 FE

Bisa Dibeli dengan Harga Rp9 Jutaan, Ini Kelebihan Samsung Galaxy S26 FE dan Fitur Galaxy AI-nya

Mencari smartphone baru yang fitur-fiturnya sepadan dengan harga jualnya kini

Ikut JRF? Fitur Samsung Health Ini Bantu Pelari Sesuaikan Beban Kardio dan Evaluasi Pace

Ajang maraton Jakarta Running Festival (JRF) 2026 yang dijadwalkan berlangsung