Dark
Light

Review Xiaomi Pad 6, Masih Jadi Tablet Idaman 2024 dengan Aksesori Komplet

4 mins read
February 1, 2024
Review-Xiaomi-Pad-6,-Masih-Jadi-Tablet-Idaman-2024-dengan-Aksesori-Komplet

Xiaomi Pad 6 resmi hadir di Indonesia pada bulan Agustus 2023, sudah cukup lama tetapi masih merupakan tablet model generasi terbaru dari Xiaomi Indonesia. Tablet ini menawarkan spesifikasi dan fitur yang menarik, terutama untuk kelas harganya yang hanya Rp4.999.000.

Mulai dari layar IPS LCD 11 inci Dolby Vision dengan refresh rate 144Hz dan dipadukan dengan empat speaker stereo bertenaga dengan Dolby Atmos. Xiaomi Pad 6 juga ditenagai chipset flagship, tetapi model jadul yakni Qualcomm Snapdragon 870. Mengingat ini tablet kelas menengah, performa ngebutnya tetap terasa bahkan di tahun 2024.

Keunggulan Xiaomi Pad 6 tidak sampai di situ, tablet ini didukung dengan aksesori keyboard dan stylus resmi yang disediakan Xiaomi dengan harga yang tidak membuat kantong kering. Kedua aksesori ini menawarkan pengalaman yang mirip dengan laptop, sehingga Xiaomi Pad 6 cocok digunakan untuk bekerja dan menyalurkan kreativitas.

Di bawah ini review mendalam Xiaomi Pad 6 di tahun 2024. Apakah tablet 11 inci bakal aman untuk digunakan dalam beberapa tahun mendatang?

Layar 11 Inci untuk Multitasking

Layar-11-Inci-untuk-Multitasking

Sebagai tablet, sudah pasti layar menjadi salah satu aspek paling penting dan Xiaomi Pad 6 memaksimalkannya. Tablet ini dibekali panel IPS LCD berukuran 11 inci, ditopang resolusi tinggi 1800×2880 piksel sehingga menghasilkan kerapatan 309 ppi yang bikin konten terlihat tajam.

Xiaomi menggunakan rasio aspek 14.4:9, ini hal bagus sehingga layarnya tidak terlalu panjang kalau dibandingkan dengan standar layar laptop 16:9. Bagian yang spesial, panel yang digunakan sudah 10-bit, mampu menampilkan lebih dari 1 miliar warna, punya rasio kontras 1.400:1, dan mendukung DCI-P3.

Layarnya sudah mendukung Dolby Vision dan dipadukan dengan empat speaker Dolby Atmos yang ditempatkan secara simetris di sisi kiri dan kanan. Untuk pengalaman multimedia, terutama main game dan nonton film akan sangat memuaskan.

Sayangnya, tingkat kecerahan puncaknya hanya sampai 550 nits saja. Hal ini membuat visibilitasnya agak terbatas, misalnya saat digunakan untuk bekerja di cafe outdoor dalam kondisi cuaca cerah.

Poin penting lainnya ialah refresh rate, layar Xiaomi Pad 6 mendukung 144Hz dan dapat beralih secara otomatis sesuai skenario penggunaan dengan opsi tujuh level. Pergi ke pengaturan layar untuk penyesuaian lanjutan seperti dark mode, reading mode, color scheme, refresh rate, dan fitur AI image engine seperti AI HDR Enhancement dan MEMC.

Untuk keperluan multitasking, layar 11 incinya dapat menampilkan dua aplikasi atau split screen dengan sangat nyaman dalam orientasi lanskap. Ditambah dua aplikasi lewat floating window, jadi total bisa menampilkan empat aplikasi secara bersamaan. Meskipun tampilannya jadi terlihat berantakan dan terlalu sempit, floating window-nya lebih baik disembunyikan ke samping.

Desain dan Aksesori Xiaomi Pad 6

Desain-dan-Aksesori-Xiaomi-Pad-6

Xiaomi Pad 6 tersedia dalam dua pilihan warna, Gravity Gray dan Mist Blue. Bagian sasis dan punggungnya terbuat dari aluminium, bingkainya datar dengan sudut-sudut yang agak melengkung. Terasa sangat solid saat disentuh, dengan ketebalan 6,5 mm dan berat 490 gram.

Bagian depan tampil kekinian berkat desain layar penuh dan dilindungi Gorilla Glass 3. Sebetulnya bezel layarnya cukup tebal, tetapi untuk kategori tablet bisa dianggap lumayan tipis dan ukurannya merata di semua sisi. Ke belakang, ada modul kamera dalam kotak hitam yang cukup menonjol, bersama tiga titik Pin Pogo untuk keyboard.

Aksesori-Xiaomi-Pad-6

Ada tiga aksesori resmi untuk Xiaomi Pad 6 yang dijual dengan harga terjangkau, Xiaomi Pad 6 Keyboard Rp999.000, Xiaomi Smart Pen (2nd generation) Rp999.000, dan Xiaomi Pad 6 Cover Rp299.000. Melengkapi Xiaomi Pad 6 dengan aksesori tersebut akan membuat perangkat ini lebih dari sekedar tablet.

Untuk Xiaomi Pad 6 Keyboard, ini sudah termasuk casing folio pelindung, dilengkapi pelat magnetis untuk menopang Xiaomi Pad 6 dengan kuat dan koneksinya menggunakan kontak Pin Pogo. Tinggal pasang tablet ini ke slot casing dan langsung terhubung tanpa pairing, lalu tekuk untuk mulai mengetik, tetapi sudut pandangnya tidak bisa disesuaikan.

Ketika Xiaomi Pad 6 terpasang dengan keyboard, kamera depan 8MP-nya tersemat di bagian tengah bezel atas layar. Port USB-C terletak di sebelah kanan, tombol volume di atas sebelah kiri, dan tombol power di kiri bagian atas yang ditemani slot magnet untuk stylus. Tidak ada sensor sidik jari, hal ini cukup menyebalkan. Untuk membuka kunci layar, bisa mengandalkan face unlock standar atau cara tradisional dengan PIN, pola, dan kata sandi.

Untuk stylus menggunakan Xiaomi Smart Pen (2nd generation) yang bisa dipasang secara magnetik, untuk pairing dan charging cukup tempelkan ke bodi tablet. Ini opsional, tidak semua orang akan membutuhkan stylus. Namun di tangan para pembuat konten kreatif, stylus ini dengan sensitivitas tekanan 4.096 level dan masa pakai baterai 150 jam ini bisa menjadi alat yang sangat serbaguna karena dapat meningkatkan kreativitas dan produktivitas.

Snapdragon 870 Masih Kencang?

Snapdragon-870-Masih-Kencang

Dalam hal performa, tablet yang menjalankan MIUI Pad 14 berbasis Android 13 ini ditenagai chipset flagship tipe lawas dari Qualcomm yakni Snapdragon 870 yang dirilis awal tahun 2021. Dipasangkan dengan RAM 8GB LPDDR5 dan penyimpanan internal tipe UFS 3.1 dengan kapasitas 256GB, tanpa dukungan slot microSD.

SoC ini dibuat dengan proses manufaktur 7nm dengan CPU octa-core, GPU Adreno 650, dan AI Engine generasi ke-5. CPU delapan inti tersebut menggunakan Kryo 585, terdiri dari empat inti performa yang berbasis ARM Cortex-A77, satu dengan kecepatan clock hingga 3,2GHz dan tiga lainnya pada 2,42 GHz. Sisanya empat inti hemat daya berbasis ARM Cortex-A55 pada 1,8GHz.

Dari segi teknologi CPU dan GPU, Snapdragon 870 memang tertinggal jauh di belakang. Namun ingat bahwa Xiaomi Pad 6 bukanlah tablet flagship yang mahal, melainkan tablet kelas menengah dengan harga lima juta. Dalam hal performa, Snapdragon 870 masih mampu sangat mumpuni untuk mengoperasikan Xiaomi Pad 6 dengan lancar, di tahun ini dan beberapa tahun ke depan.

Untuk kapasitas baterainya 8.840 mAh, tablet ini bisa bertahan seharian. Xiaomi Pad 6 juga dikirimkan dengan adaptor daya 33W, yang membutuhkan kurang dari 100 menit untuk mengisi penuh.

Verdict Xiaomi Pad 6

Verdict-Xiaomi-Pad-6

Xiaomi Pad 6 adalah tablet Android kelas menengah atas dan dijual dengan harga yang sangat masuk akal Rp4.999.000. Perangkat ini menawarkan performa mumpuni, ditenagai chipset Snapdragon 870 yang dapat menangani multitasking dan tugas menuntut dengan lancar.

Dari segi layar juga menang banyak, dikasih panel IPS LCD 10-bit berukuran 11 inci, dengan refresh rate 144Hz, dan mendukung Dolby Vision. Pengalaman multimedianya disempurnakan lewat empat speaker bertenaga Dolby Atmos.

Dari berbagai kelebihan tersebut, yang tak kalah penting adalah dukungan aksesori resminya yang harganya tidak kelewat mahal. Dengan aksesori seperti keyboard dan stylus, Xiaomi Pad 6 dapat berfungsi selayaknya laptop dan nyaman digunakan untuk bekerja dan berkreasi seharian.

Sparks

  • Build quality solid, dengan aluminum unibody
  • Layar 11 inci mendukung Dolby Vision dan refresh rate 144Hz
  • Empat speaker bertenaga Dolby Atmos
  • Performa kencang dengan Snapdragon 870 di kelas menengah
  • Dukungan aksesori resmi, keyboard dan stylus yang serbaguna

Slacks

  • Tanpa sensor sidik jari
  • Tidak dilengkapi slot microSD
Galaxy S24 Series - Galaxy AI
Previous Story

Hanya di Galaxy S24 Series, Anda Bisa Gunakan Fitur AI yang Bikin Hidup Lebih Mudah

Next Story

Edit Konten Lebih Mudah dengan Galaxy AI di Galaxy S24 Series 

Latest from Blog

Don't Miss

Unboxing CMF Phone 1

Impresi Pertama CMF Phone 1: Gegas, Modular dan Menyenangkan!

Tulisan berikut ini adalah tulisan tamu oleh Aryo Meidianto –

Review JBL Spinner BT, Desain Keren, Ramah Pemula, Koneksi Sudah Bluetooth

JBL dikenal sebagai jenama yang merilis produk audio, namun jenawa