Esports Ecosystem

R6 APAC League Jadi Format Liga Rainbow Six Siege Baru di Asia

29 May 2020 | Akbar Priono
Diungkap pada 27 Mei 2020 lalu, R6 APAC League masih menyisakan dua tanda tanya. Kabar turnamen komunitas dan tim yang bertanding di dalamnya.

Belkangan, Ubisoft memang sedang melakukan perombakan yang cukup besar kepada skena kompetitif Rainbow Six internasional. Terakhir, mereka mengumumkan kerja samanya dengan FACEIT, yang menandakan babak baru dari skena kompetitif Rainbow Six Siege di Amerika Serikat, lewat gelaran kompetisi baru yang diberi nama North America League.

Selain dari apa yang terjadi di Amerika Serikat, Ubisoft baru-baru ini juga mengumumkan struktur kompetisi mereka di Asia Pasifik. Seperti di Amerika Serikat, kompetisi ini diberi nama yang mirip, yaitu Rainbow Six APAC League. Satu perubahan terbesar dalam struktur kompetisi baru ini adalah penambahan divisi baru.

Hal ini sempat saya perbincangkan dengan Ajie Zata (Lotus), sosok shoutcaster komunitas R6 IDN, yang juga menjabat sebagai manajer salah satu tim R6 Indonesia papan atas, Team Scrypt. Dalam perbincangan kami, Ajie menceritakan bahwa R6 APAC League datang dengan divisi baru, yaitu APAC North dan APAC South.

Lebih rinci, Ubisoft memberikan daftar negara dari pembagian tersebut. R6 APAC League – North Division berisikan Jepang, Korea Selatan, dan SEA yang termasuk Indonesia, Malaysia, Singapura, Taiwan, Filipina, dan Thailand. Satu yang menarik dari North Division ini adalah kehadiran dari tim Fnatic yang berisikan pemain Australia. Hal ini sendiri terjadi karena mereka memindahkan roster pemainnya ke Jepang untuk berkompetisi di R6 APAC League – North Division.

Lalu R6 APAC League – South Division berisikan dua sub-region yaitu Oseania dan Asia Selatan. Australia, New Zealand, Melanesia, Micronesia, dan Polynesia mewakili Oseania, sementara Asia Selatan berisikan India, Sri Lanka, Bangladesh, Nepal, dan Pakistan.

Perubahan lain terjadi pada format pertandingan. Format pertandingan North Division menggunakan Swiss System. Nantinya 12 tim yang berisikan 6 dari undangan dan 6 dari kualifikasi, akan bertanding dalam format best-of-one. Setelah pertandingan gelombang pertama dan terungkap 6 tim teratas, pertandingan lalu dilanjut dengan Swiss System gelombang berikutnya.

Sumber: Ubisoft
Sumber: Ubisoft

Pertandingan akan terbagi ke dalam 10 playday selama 5 pekan, dengan 6 pertandingan dilakukan setiap pekannya. Nantinya tim teratas akan melaju ke APAC regional qualifier, untuk mendapatkan kesempatan bertanding di Six Major.

Sementara itu South Divison memiliki formatnya sendiri. Regional Oseania dan South Asia punya liganya masing-masing dengan format round-robin. Nantinya 3 tim dari Oseania dan 1 tim dari South Asia akan bertemu dalam South Division Playoff. Dua tim terbaik dari divisi tersebut melaju ke APAC Playoff untuk saling bertanding dengan 6 tim lainnya dari North Division.

Walau secara struktur terlihat lebih rapih, dan memberi kesempatan terhadap lebih banyak tim, satu yang belum terlihat dari struktur ini mungkin adalah dukungan atas kompetisi untuk komunitas. Tak hanya itu, Ubisoft juga belum menyebutkan siapa saja tim yang akan mengisi R6 APAC North Division.