Gaming News

Pendapat Presiden Nintendo Soal Cloud Gaming

07 Jan 2020 | Ellavie Ichlasa Amalia
Presiden Nintendo percaya, cloud gaming baru akan populer sekitar 10 tahun lagi

Cloud gaming diperkirakan akan menjadi tren baru dalam industri gaming. Berbagai perusahaan teknologi berlomba-lomba untuk mengembangkan layanan cloud gaming, mulai dari Google, Microsoft, sampai Tencent dan NVIDIA. Bagaimana dengan pendapatan Nintendo? Presiden Nintendo, Shuntaro Furukawa memperkirakan bahwa teknologi cloud gaming masih memerlukan waktu untuk berkembang.

“Ada kemungkinan cloud gaming akan populer dalam waktu 10 tahun dari sekarang. Namun, pada saat ini, saya rasa, konsol gaming masih akan populer,” kata Furukawa dalam wawancara dengan media Jepang, Nikkei, seperti dikutip dari Dot Esports. “Kita masih harus menunggu beberapa tahun lagi sebelum kita tahu apa yang akan terjadi. Meskipun begitu, kita tidak bisa hanya fokus pada permainan di konsol. Ketika para gamer tahu bahwa mereka bisa bermain di konsol lain atau di smartphone, maka bisnis Anda akan tamat.”

Komentar Furukawa tampaknya mengacu pada Project xCloud dari Microsoft, yang nantinya akan memungkinkan para pemain untuk memainkan game Xbox di perangkat mobile selama mereka memiliki jaringan internet yang memadai. Memang, layanan cloud gaming ini akan menarik perhatian gamer dan meningkatkan penjualan software. Pada saat yang sama, keberadaan layanan cloud gaming akan membuat konsumen enggan untuk membeli konsol, yang akan berdampak negatif pada penjualan Xbox.

Ki-ka: Preisen Nintendo ke-6, Shuntaro Furukawa dan Presiden Nintendo ke-5 Tatsumi Kimishima.
Presisen Nintendo ke-6, Shuntaro Furukawa (kiri) dan Presiden Nintendo ke-5 Tatsumi Kimishima (kanan).

Meskipun begitu, tidak tertutup kemungkinan, Nintendo akan mengembangkan layanan cloud gaming sendiri di masa depan. Amazon juga dikabarkan hendak membuat layanan cloud gaming sendiri. Saat ini, Furukawa mengaku, mereka akan fokus untuk menyediakan konsol. “Saya percaya, bisnis utama kami, yaitu memberikan pengalaman bermain yang unik, hanya bisa diberikan dengan pengembangan hardware dan software yang terintegrasi,” ujar Furukawa. “Memberikan pengalaman bermain unik yang hanya bisa diberikan oleh Nintendo, itulah prioritas kami.”

Melihat kesuksesan Switch, tidak heran jika Nintendo masih ingin fokus pada pengembangan konsol dan game. Selain itu, kebanyakan pemilik Switch juga memiliki konsol lain. Jadi, jika Nintendo ingin melihat apa yang akan terjadi sebelum memutuskan untuk mengembangkan cloud gaming sendiri, itu bukanlah masalah. Namun, Furukawa menegaskan bahwa Nintendo tetap berusaha untuk mengembangkan teknologi baru yang dapat membuat produk mereka menjadi lebih baik lagi.

“Satu hal yang saya ingin masyarakat tahu adalah kami tidak berusaha untuk mengacuhkan teknologi — kami terus melakukan riset dan penelitian,” ungkap Furukawa. “Tim pengembangan hardware kami terus mengevaluasi teknologi baru yang ada saat ini dan berdiskusi dengan tim pengembangan software kami. Jika mereka memutuskan bahwa sebuah teknologi bisa digunakan dalam satu game, mereka akan menggunakan teknologi itu. Kami tidak akan mengubah pendekatan kami ini di masa depan.”

Selama ini, Nintendo juga dikenal dengan berbagai inovasi yang mereka lakukan. Hanya karena apa yang mereka lakukan sekarang terbukti sukses bukan berarti mereka akan berhenti untuk mencoba mencari teknologi baru untuk bermain game. Furukawa mengatakan, mereka tertarik dengan teknologi augmented reality dan tengah mencari cara untuk mengaplikasikan teknologi itu ke proyek mereka sekarang.