Dark
Light

Paperweight Dari Paperspace Ialah PC Berukuran Biskuit Berbekal Cloud

1 min read
March 5, 2015

Silakan pejamkan mata Anda dan bayangkan sebuah semesta dimana PC sekaligus perangkat sejenisnya bisa dimiliki murah, dan tak harus di-upgrade serta diganti secara berkala. Baiklah, mari kembali ke alam nyata karena hal tersebut mungkin cuma terjadi di dunia fantasi. Tapi benarkah teknologi komputer terbatas pada hardware? Tim Paperspace tidak setuju.

Paperspace merupakan sebuah perusahaan baru yang didirikan dengan visi untuk memodernisasi komputer dekstop. Developer melihat kelemahan besar dari PC: mereka mahal, rumit dan terkadang membuat pengguna awam frustasi. Paperspace mengenalkan layanan baru diabantu device bernama Paperweight sebagai solusi terhadap masalah itu, serta memastikan PC jadi lebih terjangkau berbekal pendekatan menarik.

Bukankah sudah banyak tersedia produk thin client atau mini PC? Benar sekali, dan untuk mengetahui cara kerja Paperweight, Anda lebih dulu harus memahami apa yang Paperspace tawarkan. Paperspace ialah komputer di cloud, dimana kita dapat mengaksesnya dari device manapun. Prosedur pengolahan dan penyimpanan data tidak ditumpukan di hardware PC Anda, semuanya berjalan di server Paperspace. Siapkan saja browser dan koneksi internet memadai.

Artinya, kita tak perlu membawa laptop ketika bepergian atau memikirkan soal backup data. Terlebih lagi, PC tua sekalipun bisa digunakan menikmati video HD, bermain game, atau dipakai mengedit video serta membuat animasi. Data dan software Anda diproses serta telah menjadi bagian dari supercomputer server-side. Namun bagaimana jika Anda benar-benar tidak mempunyai PC?

Paperweight 02

Info menarik: Mari Sulap Smartphone Jadi PC dan Console Game Dengan Andromium

Itulah alasan mengapa Paperweight dihadirkan. Ia adalah alternatif PC konvensional, berwarna hitam dengan ukuran hampir sama seperti biskuit coklat ber-choco chips. Anda tinggal menyambungkan periferal input (keyboard dan mouse) serta monitor. Ia sudah dibekali kabel power, port USB dan HDMI. Apakah ekosistem Paperspace aman? Begini, desktop cloud dikelola dalam data center terenkripsi, dan hanya Anda yang boleh mengaksesnya.

Tertarik? Anda beberapa hal teknis yang mesti disiapkan. Developer merekomendasikan kecepatan unduhan internet minimal 15Mbps dan level latency di bawah 60 milidetik. Tersedia dua jenis kelas PC, Basic dan Professional. Basic cocok untuk kegiatan multimedia standar, browsing dan berkirim email; sedangkan tier Professional mampu menangani software 3D CAD, Creative Suite, GIS, dan lain-lain.

Layanan Paperspace ditawarkan mulai dari US$ 10 per bulan. Pendaftaran pre-order Paperweight juga telah dibuka, harganya US$ 50.

Sumber: Paperspace.io.

Previous Story

PasarPolis Ramaikan Segmen Perbandingan Asuransi Online

Next Story

Aplikasi Android PajakApp Siap Mudahkan Masyarakat Laporkan SPT Individu (UPDATED)

Latest from Blog

Don't Miss

Semua Hal yang Diumumkan NVIDIA pada Computex 2024

Dalam presentasi selama 1 jam 47 menit, CEO dan pendiri
ASUS Mini PC

ASUS Mini PC ExpertCenter PN53 dan PN64 Resmi Hadir di Indonesia: Pilihan Prosesor AMD atau Intel

ASUS Open Platform Business Group (OPBG) saat ini meluncurkan 2