Dark
Light

Netflix Akuisisi Developer Game Asal Finlandia, Jumlah Pemain Metaverse The Sandbox Capai 2 Juta Orang

2 mins read
March 7, 2022
Netflix akuisisi developer asal Polandia, Next Games.

Tren akuisisi di industri game masih berlanjut. Minggu lalu, Netflix mengungkap rencana mereka untuk mengakuisisi perusahaan game asal Finlandia, Next Games. Selain itu, Mobile Premier League dari India juga telah mengakuisisi GameDuell, developer game asal Jerman. Sementara itu, The Sandbox meluncurkan versi Alpha Season 2 setelah jumlah pengguna dari metaverse mereka mencapai dua juta orang. Terakhir, Games Hideout merilis blockchain gaming guild, yang menawarkan layanan secara online dan offline.

Netflix Akuisisi Perusahaan Game Finlandia, Next Games

Minggu lalu, Netflix mengumumkan rencana mereka untuk mengakuisisi developer dan publisher mobile game asal Finlandia, Next Games. Akuisisi bernilai US$72 juta itu merupakan bagian dari strategi ekspansi Netflix ke industri mobile game. Selain itu, mereka juga ingin bisa menggunakan game sebagai media untuk menuturkan cerita pada konsumen.

“Kami senang karena Next Games akan menjadi salah satu studio utama di bawah Netflix. Mereka akan meningkatkan kemampuan kami dalam membuat game secara internal,” kata Michael Verdu, Vice President of Games, Netflix, menurut laporan LA Times. Pada akhir 2021, Next Games memiliki sekitar 120 pekerja. Sementara pada 2020, total pemasukan dari perusahaan game tersebut mencapai US$30,17 juta. Sekitar 95% dari total pemasukan Next Games berasal dari pembelian item dalam game.

Mobile Premier League Akuisisi Developer Game Jerman, GameDuell

Mobile Premier League dari India baru saja mengakuisisi GameDuell, developer game kasual asal Jerman. Dengan begitu, MPL sekarang beroperasi di Asia, Amerika Utara, dan Eropa. Pada September 2021, MPL mendapatkan investasi sebesar US$150 juta. Dengan begitu, valuasi MPL mencapai US$2,3 miliar, menjadikan mereka sebagai unicorn.

MPL dari India baru saja mengakuisisi GameDuell.Tampaknya, MPL menggunakan sebagian dana yang mereka dapatkan beberapa bulan lalu untuk mengakuisisi GameDuell. Membeli GameDuell merupakan bagian dari strategi MPL untuk melakukan ekspansi global. Saat ini, GameDuell memiliki 40 game kasual online. Puluhan game tersebut tersedia dalam tujuh bahasa, menurut laporan VentureBeat.

Gamers Hideout Luncurkan Blockchain Gaming Guild

Gamers Hideout, perusahaan retail game asal Malaysia bekerja sama dengan Playcoin Asia untuk meluncurkan LEETGuild, blockchain gaming guild pertama di dunia. Melalui LEETGuild, Games Hideout mencoba untuk menggabungkan layanan onlinne dan offline, sehingga gamers bisa mendapatkan layanan baik di dunia nyata maupun metaverse.

Salah satu tujuan dari kerja sama antara Gamers Hideout dan Playcoin Asia adalah untuk membantu para gamers memahami game dengan model bisnis play-to-earn melalui edukasi, pelatihan, dan advokasi. Tak hanya itu, anggota dari LEETGuild juga akan mendapatkan keuntungan di dunia nyata, seperti diskon saat membeli perangkat gaming, serta kesempatan untuk mendapatkan hadiah dari sistem membership eksklusif, lapor IGN.

Jumlah Pemain Metaverse The Sandbox Tembus 2 Juta Orang

The Sandbox telah mencoba untuk membangun metaverse selama bertahun-tahun. Saat ini, metaverse dari The Sandbox masih dalam tahap percobaan. Namun, dunia virtual itu telah memiliki lebih dari dua juta pengguna terdaftar. Setelah berhasil mencapai hal itu, The Sandbox memutuskan untuk meluncurkan versi Alpha Season 2 dari metaverse mereka. Di build terbaru dari The Sandbox tersebut, berbagai perusahaan bisa menampilkan kawasan virtual yang mereka buat, menurut laporan VentureBeat.

Jumlah pemain The Sandbox capai 2 juta orang.

Inworld AI Dapat Investasi Sebesar US$10 Juta

Minggu lalu, Inworld AI mendapatkan kucuran dana sebesar US$10 juta dalam ronde pendanaan yang dipimpin oleh Bitkraft Ventures. Selain itu, beberapa investor lain yang ikut serta dalam ronde pendanaan tersebut antara lain Venture Reality Fund, Kleiner Perkins, dan CRV. Inworld AI akan menggunakan dana tersebut untuk menambah jumlah pekerja di tim platform kreator Inworld. Platform tersebut berfungsi untuk membuat karakter AI yang bisa meniru kemampuan kognitif manusia.

“Unity dan Unreal memungkinkan developer untuk membuat lingkungan yang realistis. Serupa dengan konsep yang Unity dan Unreal tawarkan, platform Inworld AI didesain untuk membuat karakter virtual yang mudah dikustomisasi,” kata Co-founder dan CEO Inworld AI, Ilya Gelfenbeyn, dikutip dari GamesIndustry.

Previous Story

Kompilasi Review Steam Deck: Layakkah untuk Dibeli?

Next Story

Comeback dari Tundra, BOOM Esports Juara Gamers Galaxy Dota 2 Invitational 2022

Latest from Blog

Don't Miss

H3RO Land dari Bima+, Teman Mabar Anak Esports

Salah satu bentuk dukungan untuk perkembangan esports di tanah air

Pentingnya Industri Telekomunikasi untuk Kembangkan Industri Game dan Esports

Nilai dari industri game meroket selama pandemi COVID-19. Bahkan setelah