Dark
Light

MReunion Coba Garap Pasar Android

1 min read
July 27, 2010

Buat yang udah ikut atau membaca tentang survey Android kemarin, mungkin sempat membaca sekilas tentang MReunion, pembuat aplikasi survey ini. Sebenarnya siapa sih MReunion ini?

Wajar kalau namanya belum dikenal, entitas yang satu ini memang baru tumbuh dan mencoba berkembang. MReunion sebenarnya saat ini baru beranggotakan satu orang yaitu Abangkis Pribadi, yang mempunyai visi menjadi developer aplikasi yang mengkhususkan diri di utak-atik si robot hijau alias Android

Abangkis membentuk MReunion ini, yang akan segera merekrut tenaga-tenaga barunya dalam waktu dekat, karena melihat ada kesempatan bagi pemain lokal di platform yang sedang naik daun ini. Ketika gue menyinggung tentang paradoks ayam-telur, yaitu developer yang menunggu dulu handsetnya banyak dan pengguna handset yang menunggu dulu aplikasinya ada banyak, Abangkis berinisiatif untuk memotong rantainya dan menjadi ayamnya. Atau telurnya? P

Terlebih lagi menurut Abangkis, di Android ini pemain lokalnya kebanyakan masih berbentuk individu. Menurutnya, “Belum banyak player besar yang terjun, belum ada strong entity yang nongol, karena belum ada duitnya. Dan environmentnya belum berkembang penuh.” Harapnya lagi “Kalau seluruh operator udah mulai turun tangan, harusnya environmentnya menunjang untuk seperti awal adopsi BlackBerry di Indonesia.”

Cinemator, MySurvey, JakartaTrans

Saat ini dari tangannya sendiri sudah tiga aplikasi yang dikeluarkan, walau semuanya masih merupakan built sangat awal. Selain aplikasi survey tadi, MReunion juga punya aplikasi jadwal bioskop yang dikasih nama Cinemator, dan aplikasi JakartaTrans yang dari namanya sudah jelas yaitu sebagai petunjuk naik bis Transjakarta alias busway.

JakartaTrans App

Untuk memicu perkembangannya, MReunion menetapkan jadwal dua mingguan untuk siklus release baru mereka, yang bisa berupa update maupun aplikasi baru.

Mengenai sumber pemasukan, MReunion tidak mau terpaku pada penjualan aplikasinya di Android Market. Selain market Indonesia yang masih belum terbuka untuk aplikasi berbayar, menurutnya masih banyak sumber pemasukan lain yang saat ini mungkin belum terlihat, tapi diyakini begitu Android sudah merakyat pasti pintunya akan terbuka lebar.

Kalau tertarik mengenal MReunion lebih jauh, silakan aja langsung buka website mereka, langganan blog mereka, atau ikuti mereka di Twitter. Abangkis juga aktif di milis id-android, jadi silakan gabung ke sana aja kalau ingin bertanya langsung.

2 Comments

  1. Hooooo MReunion itu yang buat Abangkis dari komunitas id-android toh hehe pantes agak familiar pas baca aplikasi cinemator, pernah liat demo-nya di id-android gathering bulan lalu. Mantep deh, tak dukung buat ngumpulin developer android

  2. Hooooo MReunion itu yang buat Abangkis dari komunitas id-android toh hehe pantes agak familiar pas baca aplikasi cinemator, pernah liat demo-nya di id-android gathering bulan lalu. Mantep deh, tak dukung buat ngumpulin developer android

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Previous Story

Is It Shopping Season Already? OgahRugi Giving Away Discounts

Next Story

Tonehighway: Layanan Musik Via Web Buatan Lokal

Latest from Blog

Don't Miss

Fitur dan Pengembangan Baru di Android 15

Mari kita intip terlebih dahulu fitur dan pengembangan apa saja

Review Infinix Note 40 Pro 5G, Smartphone All Rounder Cakepnya Merata

Di tahun 2024 ini, Infinix memperketat persaingan pasar smartphone kelas