Dark
Light

Minggu-Minggu Sibuk Facebook

2 mins read
February 26, 2010

Minggu-minggu ini merupakan minggu yang cukup sibuk untuk Facebook, berbagai inovasi hingga akuisisi dilakukan oleh mereka. Beberapa yang menarik adalah pengumuman Facebook Zero dan situasi Facebook Mobile secara global, akuisisi sebuah startup asal Malaysia bernama Octazen, integrasi sistem pembayaran Paypal, munculnya status dari Facebook Pages di hasil pencarian Google, dan rumor akan dibelinya Loopt untuk fitur sadar-lokasi.

Facebook Zero

Pada GSMA Mobile World Congress di Barcelona minggu lalu, Facebook memperkenalkan Facebook Zero. Proyek ini merupakan Facebook versi mobile yang super ringan dan hanya berisikan teks aja, dan seperti yang dirujuk oleh namanya, Facebook berencana untuk bekerjasama dengan operator-operator seluler di dunia agar biaya akses ke Facebook Zero ini benar-benar Zero alias gratis.

Sepertinya konsep yang ingin ditawarkan oleh Facebook adalah freemium, di mana pengguna dikasih dulu giman rasanya akses Facebook mobile yang sederhana, dan nanti bisa berlanjut ke situs mobile-nya yang versi biasa dengan biaya normal. Untuk Facebook ini lebih mendorong pengguna aktif setiap saat, dan untuk operator jelas jadi pemasukan.

Tapi untuk pasar kita apakah masih perlu dikasih yang beginian? Kayaknya ngga juga mengingat sekarang handphone-handphone dengan harga di bawah satu juta rupiah pun udah berlomba-lomba pasang tagline “bisa Facebook-an.” Dan Facebook sendiri mengakui kekuatan pengguna mobile Indonesia pada presentasi mereka minggu lalu, yang memberikan data bahwa seluruh pengguna Facebook di Indonesia adalah pengguna Facebook mobile. Wow.

Simak video hasil rekaman TechCrunch berikut :

Akuisisi Octazen

Kabar berikutnya lumayan bisa bikin ngiri para pelaku startup lokal. Octazen, sebuah startup Malaysia yang hanya berisikan dua orang, dikabarkan telah dibeli oleh Facebook. Octazen sendiri adalah pengembang fitur contact importer untuk Facebook, itu lho yang elo isi account email dan password lo, nanti dia akan cari temen-temen yang ada di address book email lo itu. Spekulasi mengenai mengapa Facebook merasa harus mengakuisisi mereka berkisar antara pengambilan tenaga kerja yang handal, hingga ke masalah privasi di mana Facebook tidak ingin ada pihak ketiga yang menjadi perantara untuk fitur penting ini.

Integrasi Paypal

Akhir minggu lalu juga diwarnai oleh pengumuman dari Facebook dan Paypal bahwa kedua platform besar tersebut akan bekerjasama. Menurut pengumuman tersebut, kita akan bisa membeli Facebook Credit serta transaksi beriklan di Facebook menggunakan platform pembayaran PayPal. Untuk pengguna Indonesia mungkin hal ini nggak terlalu penting. Sejak pendaftaran PayPal dibuka untuk pengguna Indonesia, November 2008 lalu hingga sekarang, PayPal belum menjadi metode pembayaran yang lazim kita temui di ranah e-commerce lokal.

Mungkin metode pembayaran di Facebook yang lebih bersahabat dengan pengguna Indonesia adalah dengan micropayment pulsa telepon seluler, alias potong pulsa.  Saat ini metode serupa sudah diterapkan Facebook, tapi hanya terbuka untuk pengguna dari Amerika Serikat saja yang notabene bukan prabayar melainkan ditagih ke kartu kredit mereka. Ada yang mau coba jadi perantara Facebook dengan operator-operator di sini?

Status Facebook Pages Muncul di Pencarian Google

Google hari ini mengumumkan bahwa update status dari Facebook Pages kini juga sudah dimasukkan ke hasil pencarian terbaru mereka, bersanding dengan hasil-hasil dari Twitter, MySpace, dan blog-blog yang di-index secara real time. Berbeda dengan hasil pencarian Twitter yang merupakan salah satu cara monetisasi Twitter, untuk Facebook Pages ini menurut VentureBeat tidak ada nilai komersil antara kedua pihak. Sepertinya pencarian real-time bakal maju ke depan sebagai hasil pencarian paling berguna tahun ini nih.

Loopt

Yang terakhir adalah kabar usaha Facebook untuk mengejar ketinggalannya di layanan berbasis lokasi. Facebook dikabarkan sedang sibuk menjajaki kemungkinan mengakuisisi Loopt, sebuah jejaring sosial berbasis-lokasi, untuk mengadopsi sistem mereka menjadi fitur Facebook. Sejak Google Buzz muncul, balapan memasukkan fitur lokasi ke status update bagai memasuki putaran baru, dan tentunya Facebook ngga mau lama-lama ketinggalan.

Yang terakhir ini adalah fitur yang paling gue tunggu-tunggu dari Facebook. Tahap penggunaan jejaring lokasi saat ini masih terbatas, baru melewati sedikit lingkaran luar early adopters. Secara pengguna Facebook sangat beragam, akan menarik melihat gimana dampak dan respon fitur lokasi pada para pengguna di berbagai kelas. We’ll see in a few short time, I guess!

6 Comments

  1. Hmm.. I wonder kenapa status pribadi ga diindex Google. Padahal Google sendiri baru2 ini launching social search

    btw soal Facebook 0 kok kaya jadi mundur dari facebook yg sekarang? Jadi nanti user dikasi versi mobile yg plain banget trus harus bayar untuk dapet fitur yg lebih lengkap? Fitur Sekarang udah cukup lengkap bukan? Kalau mau versi 0 = versi sekarang dan dikurangi lagi dan kita akan dicharge untuk versi yg lebih lengkap daripada versi 0, kok kesannya seperti penipuan ya?

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Previous Story

Statistik Opera Mobile Bulan Januari 2010

Next Story

Bahasa Melayu Terbesar ke-4 di Twitter

Latest from Blog

Don't Miss

Meta sedang siapkan chatbot AI untuk produk-produknya

Meta Segera Luncurkan Chatbot AI dengan Banyak Kepribadian

Sejak ChatGPT diluncurkan November tahun lalu, chatbot AI terus menjadi
Meta generative AI

Meta Siap Integrasikan Generative AI ke WhatsApp, Messenger, dan Instagram

Meta bakal mengintegrasikan generative AI ke berbagai produknya. Kabar tersebut