Dark
Light

Microsoft Ikut Rilis Layanan Berbasis Lokasi

1 min read
April 28, 2009

Microsoft bulan depan berencana merilis sebuah layanan berbasis lokasi yang mengijinkan penggunanya untuk berbagi laporan dan update mengenai lokasi dimana mereka berada. Sebuah sistem yang niche dan sangat berguna ketika terjadi bencana. Produk ini dinamai Microsoft Vine.

Microsoft Vine saat ini masih dalam status closed beta, jadi anda harus mendapat invitation sebelum bisa registrasi dan menggunakan situs ini. Namun menurut beberapa sumber, di dalam Vine terbagi menjadi 3 bagian : Personal Dashboard, Alerts, dan Responds. Belum diketahui juga apakah pengguna harus menggunakan Silverlight untuk bisa menggunakan fitur – fitur di dalam Vine, saya sendiri belum menggunakan Vine namun sudah mengemis meminta invitation.

Salah satu kekurangan dari Vine ini adalah and harus menginstall aplikasi Microsoft Vine di komputer anda, belum jelas juga mengapa hal ini diperlukan, namun dari system requirement yang dibutuhkan seperti aplikasi ini lumayan ‘berat’.

  • Operating system: Windows® XP with Service Pack 2 (32-bit edition only), Windows Vista® (32-bit or 64-bit editions)
  • Processor: 1 GHz or higher
  • Memory: 1 GB of RAM or higher for Windows Vista, 512 MB for Windows XP
  • Hard disk space: 100 MB for Vine and 500 MB for the .Net Framework version 3.5 with Service Pack 1
  • Resolution: Minimum 1024×768
  • Internet connection: Broadband Internet access is required (provided separately). Charges may apply.
  • Browser: Internet Explorer® 6 or later, Firefox 3.0 or later
  • Graphics or video card: A graphic card with DirectX® 9 and 128 MB of graphic memory is recommended

Meski dengan requirement aplikasi yang cukup berat, anda tetap bisa melakukan streaming update via mobile dan juga via email, demikian juga berlaku untuk menerima update via SMS tentu saja dengan harga carrier SMS yang disesuaikan. Microsoft juga sepertinya sudah mulai membuka diri terhadap situs-situs jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter dengan mengikutsertakan fitur untuk pull data dari situs-situs tersebut, tentunya dengan sistem privacy yang lebih canggih.

gambar:venturebeat
gambar:venturebeat

Sayangnya aplikasi ini baru dirilis untuk para pengguna Windows dan baru beberapa mobile handheld saja, namun kabarnya Microsoft akan terus memperbanyak dukungan handheld dan juga untuk pengguna Mac. Linux? Entahlah.

Tertarik untuk mencoba? Lihat demonya disini atau silahkan daftarkan email anda untuk invitation.

Rama Mamuaya

Founder, CEO, Writer, Admin, Designer, Coder, Webmaster, Sales, Business Development and Head Janitor of DailySocial.net.

Contact me : [email protected]

4 Comments

  1. fokus microsoft thp client side technology kayaknya rada salah. semoga at least ada web front end yang kuat nge-support platform ini. market positioningnya jg terlalu konotasi negatif, sperti jualan insuransi atau peti mati. potential user ga mau mikir sampe emang nanti dibutuhkan. have to rely on a carrot rather than a stick, no?

  2. fokus microsoft thp client side technology kayaknya rada salah. semoga at least ada web front end yang kuat nge-support platform ini. market positioningnya jg terlalu konotasi negatif, sperti jualan insuransi atau peti mati. potential user ga mau mikir sampe emang nanti dibutuhkan. have to rely on a carrot rather than a stick, no?

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Previous Story

Amazon Akuisisi LexCycle

Next Story

Reebonz Online Private Shopping

Latest from Blog

Don't Miss

Dampak AI Pada Transformasi Bisnis di Indonesia: TELKOM, BUMA, dan DANA Berbagi Pengalaman

Sadar akan potensi besar yang ada pada teknologi AI ini,

Bangun Infrastruktur Cloud dan AI di Indonesia, Microsoft Siapkan Dana Investasi 27 Triliun

30 April 2024 menjadi hari yang cukup bersejarah bagi perkembangan