Dark
Light

MicroAd Jepang Masuki Pasar Indonesia

1 min read
June 24, 2011

Siap-siap kepada pelaku online advertising agency di tanah air, bisnis Anda mendapatkan kompetitor baru. MicroAd Jepang yang merupakan bagian dari CyberAgent, salah satu perusahaan periklanan terbesar di Jepang, mendirikan PT MicroAd Indonesia bekerja sama dengan PT Corfina Mitra Kreasi sebagai partner bisnisnya. Menurut CEO Corfina Mitra Kreasi, Suryanto Wijaya, yang juga menjadi CEO PT MicroAd Indonesia, “MicroAd Indonesia akan berkonsentrasi di bidang Internet portal advertisement dengan sistem behavioral targeting.” MicroAd Indonesia didirikan dengan modal awal IDR 1.8 miliar dengan pembagian 51% untuk MicroAd dan 49% untuk Corfina.

Kerjasama di luar Jepang ini adalah yang kedua kalinya untuk MicroAd. Sebelumnya di bulan April, MicroAd sudah berekspansi di pasar Cina. MicroAd merupakan bagian dari CyberAgent yang didirikan tahun 2004 dan telah menguasai 10% pasar online advertising di Jepang. Di Indonesia sendiri, MicroAd menargetkan kisaran angka yang tidak jauh berbeda. Untuk itu di tahun pertama ini MicroAd menargetkan untuk mendapatkan 100-200 klien. CyberAgent Jepang sebagai induk MicroAd tentunya tidak asing di telinga pembaca. Sebelumnya, kami memberitakan tentang CyberAgent Venture, investment arm CyberAgent yang memberikan pendanaan untuk Tokopedia.

MicroAd sendiri di-spin off dari bisnis inti CyberAgent di tahun 2007. Di Jepang, MicroAd melayani 7 miliar ad impression dan 55 juta unique visitors setiap bulannya. Semakin banyaknya investor Jepang yang masuk ke pasar Indonesia menunjukkan trend positif bahwa pasar Indonesia memang sangat potensial. Kentaro Watanabe, CEO MicroAd menyebutkan bahwa Indonesia adalah sebuah negara dengan potensi yang besar karena penduduknya yang banyak. Selama beberapa tahun terakhir, traffic internet penduduknyapun tinggi sehingga Watanabe tidak ragu untuk menanamkan modalnya di Indonesia dalam bisnis ad networks ini.

Ini bisa dilihat di dua sisi sebagai peluang sekaligus tantangan. Tentunya di jaman globalisasi ini, perusahaan startup di Indonesia harus siap untuk bersaing dengan pihak asing. Selain kelompok CyberAgent, perusahaan Jepang lainnya Rakuten juga telah lebih dulu masuk untuk mengembangkan bisnis e-commerce-nya dengan nama Rakuten Belanja Online (RBO) yang secara resmi diluncurkan awal Juni lalu dan bekerja sama dengan MNC Group.

 

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Previous Story

Japan’s MicroAd Expands Business in Indonesia

Next Story

Pilih Dirikan – Bekerja di Startup atau Kerja di Perusahaan Besar?

Latest from Blog

Don't Miss

Meta luncurkan tools generative AI untuk iklan

Meta Luncurkan Tools Generative AI untuk Para Pemasang Iklan

Tren generative AI dan keberadaan program seperti ChatGPT maupun Stable

Faktor Penghambat dan Pendorong Majunya Industri Esports di Jepang

Jepang merupakan pasar game terbesar ke-3 di dunia. Berdasarkan data