Dark
Light

Medresa: E-Learning System Buatan Lokal

2 mins read
May 7, 2010

Perkenalkan Medresa, salah satu peserta eksebisi Echelon asal Indonesia yang akan ikut meramaikan Echelon 2010, yang merupakan salah satu event teknologi web yang mempertemukan para startup Asia dengan investor yang sedang mencari lahan untuk berinventasi.

Seperti yang dijelaskan di blog mereka, Medresa merupakan sebuah e-learning system yang bukan hanya sebuah aplikasi tetapi sebuah sistem yang bisa membuat proses belajar menjadi lebih atraktif dan kolaboratif. Jika anda berkunjung ke situs mereka di medresalabs.com, anda bisa mendaftar dan menggunakan berbagai fasilitas yang ada seperti membuat notes, membagi berbagai URL penting, berbagi file multimedia atau dokumen dengan para anggota atau pengunjung Medresa, mendiskusikan topik-topik tertentu, bertemu dengan relasi dengan kesamaan minat serta keahlian, bertanya pada ahli dari topik tertentu, mempublikasikan event atau membuat semacam kuis.

Pada dasarnya Medresa adalah sebuah platform Learning Management System (LMS) dimana user bisa saling berbagi ilmu dan saling belajar secara online. Dimana proses belajar dan berbagi ilmu ini bisa dilakukan secara kolaboratif karena dengan bantuan internet, user bisa terkoneksi secara realtime.

Medresa ini terdiri dari Medidu.com yang merupakan komunitas global dari Medresa, jadi setiap situs yang mengunakan platform dari Medresa dan menggunakan hosting dari Medresa akan terkoneksi dengan Medidu.com. Lalu Medresa platform itu sendiri yang merupakan aplikasi web 2.0 dan bersifat open source. Selain itu user juga akan bisa mendapatkan fasilitas Medresa on AIR yang merupakan aplikasi desktop untuk membantu user dalam membuat konten yang atraktif secara mudah, dan fasilitas yang terakhir adalah konsultasi e-learning.

Platform Medresa mungkin mengingatkan pada Moodle, sebuah platform yang dikembangkan oleh Martin Dougiamas, yang juga merupakan free and open-source e-learning system. Dari keterangan di blog mereka, pada dasarnya memang platform Medresa bisa dibilang berjenis sama dengan Moodle, namun Medresa dibangun dengan tujuan untuk memberikan platform dengan pengalaman berbeda dan gak kalah dengan website 2.0 yang kini berkembang pesat yang didukung dengan tampilan serta pengembangan sendiri dari sisi desain dan fitur.

Saat ini Medresa masih dalam taraf Alpha yang berarti masih dalam taraf pengembangan, beberapa fitur yang ada juga masih belum sempurna dan belum tersedia, seperti fasilitas download misalnya, lalu beberapa kekurangan lain terutama untuk link, jika anda belum terdaftar dan masuk pada halaman awal situs Medresa, maka beberapa jika anda melakukan klik pada beberapa link masih, halaman dari link tersebut masih kosong, tapi fasilitas lain seperti menulis catatan, berbagi konten, bergabung dengan groups, berkenalan dengan user lain, saling bertegur sapa di wall sudah bisa dinikmati dan digunakan.

Konsep social networking dengan beberapa fasilitas mirip layanan social networking yang ada sebenarnya cukup menarik, karena user internet di sini sudah bisa dibilang (meski tidak semua) familiar dengan tata cara bersosialita mirip dengan layanan social networking, sebut saja Facebook misalnya, jadi kombinasi antara fitur social network seperti misalnya menulis di wall, tambah teman dengan konsep kolaborasi saling berbagi ilmu dan proses pembelajaran adalah dua kombinasi yang cukup relevan dengan perkembangan internet sekarang, baik dari segi trend maupun dari segi edukasi user.

Untuk jumlah user juga sepertinya masih sedikit, mungkin dengan terdaftarnya Medresa pada eksebisi Echelon bisa memberikan banyak manfaat, mungkin investor atau penambhan user atau mungkin juga pengembangan platform kearah yang lebih komplit dan memberikan pengalaman lebih pada user baik dari segi interface maupun fungsi.

Untuk anda yang ingin mencoa Medresa, bisa mengunjungi link ini, atau membaca cerita dibalik pembuatan Medresa di sini. Dan jangan lupa untuk share pendapat anda pada kolom komentar termasuk juga kritik dan saran untuk Medresa.

Wiku Baskoro

Penggemar streetphotography, penikmat gadget, platform agnostic gamers, build Hybrid.co.id to make impact.

13 Comments

  1. Semoga project ini terus berlanjut tidak berhenti ditengah jalan dng alasan yg klise…tidak ada dana
    tentu project ini akan sangat berguna utk sistem pendidikan di negeri ini

  2. Agak lebih mirip wikipedia dengan sentuhan PoP lokal. ada campuran social network juga … impressive tapi secara pribadi blm ngebuat saya terkesan..

  3. Salam kenal, sebelumnya terima kasih kepada dailysocial yang telah review tentang medresa. Memang beberapa fasilitas seperti download masih belum ada, karena kami masih menyiapkan source yang siap publish, sampai saat ini ada beberapa hal dari sisi teknis yg membuat platform ini belum bisa di download dengan bebas.
    FYI situs medresalabs.com yang aktif sekarang hanyalah untuk demo, makanya user yang tergabung juga terbatas, pada dasarnya medresalabs.com nantinya adalah sebagai tempat utk developer yang ingin ikut bergabung untuk pengembangan dan user yang ingin download aplikasi. Jadi melalui komen ini kami mengundang teman2 untuk bergabung dan berkolaborasi utk pengembangan aplikasi ini.

    @poniman memang rencananya akan dikembangkan client AIR juga, dan kami mengajak rekan2 yang tertarik dan punya kemampuan untuk ikut mengembangkannya, FYI platform ini akan di rilis dengan lisensi GNU GPL (open source).

    @Ponidi, tim kami juga sekarang sedang membuat pilot project pengembangan komunitasnya di beberapa sekolah di Bandung. Setelah pilot project ini menggambarkan model yang tepat segera akan dirilis ke publik untuk bisa diterapkan di sekolah2 atau institusi yang membutuhkan platform elearning.

  4. di mana formulir pendaftarannya klo mau gabung di pengembangannya? 🙂
    apakah medresa ada API-nya? misalnya klo saya juga mengembangkan sistem informasi sekolah dan ingin dihubungkan ke medresa?
    dan seperti apa konsep aplikasi AIR-nya medresa? apalah sudah bisa di donlod?

  5. @ Arie untuk bergabung dalam pengembangan bisa di millist http://groups.google.com/group/medresa-developer, disana kita bisa diskusikan apa saja ide2 untuk pengembangan medresa ini termasuk konsep API yang dintanyakan. Untuk aplikasi AIR sampai saat ini terus terang belum ada, itu baru tataran ide. Idenya adalah medresa desktop ini bisa digunakan user untuk mengelola konten dan pembelajaran mereka tanpa harus online, dan ketika online mereka tinggal sinkronisasi.
    Selanjutnya kami mengundang Arie untuk bisa urung rembuk di millist diatas 🙂

  6. Salam kenal mas koeshariatmo atau Pak guru Koes :), untuk implementasi sangat bisa Pak, sekarang kita lagi tersting untuk diterapkan di SMP 34 Bandung dan SMA Darul Hikam, klo sekolah Pak Guru sudah siap kita bisa coba implementasikan juga. Klo boleh tau sekolahnya dimana ya?

  7. SMKN 56 Jakarta Utara tempat saya mengajar, saya sangat senang bila dapat berperan serta dalam pengembangannya atau setidaknya ikut menyebarluaskan mengenai system ini. Akan saya bicarakan dengan bagian yang berkenaan di sekolah.
    Terimakasih

  8. Kami sangat senang sekali klo Pak Ari mau bergabung untuk pengembangan. Silakan gabung ke http://groups.google.com/group/medresa-developer disana kita bisa diskusikan pengembangannya seperti apa. Untuk SVN sedang kami siapkan di github, jadi pihak manapun yang ingin berkontribusi dan berkolaborasi dalam pengembangan source bisa dengan mudah melakukannya.

  9. Pak ari file download yang bisa dimplementasikan sendiri oleh user masih belum kami release, sementara masih request untuk kepentingan developer dan kalau mau implementasi disekolah nanti langsung dari tim medresalabs yang akan membantu. terima kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Previous Story

Foursquare ‘Like’ Facebook

Next Story

Niche Commerce : Buat Situs eCommerce Anda Sendiri

Latest from Blog

Don't Miss

Playground Web3 platform

Playground Hadirkan Platform untuk Menemukan Proyek dan Game Web3 Terpercaya

Meski kerap menjadi topik pembicaraan dalam setahun terakhir, tren Web3
Indonesia-Miliki-12-Gelar-Unicorn-di-Tahun-2021-Anggota-Baru-Muncul-di-Penghujung-Tahun

Indonesia Miliki 12 Gelar Startup Unicorn di Tahun 2021, Anggota Baru Muncul di Penghujung Tahun

Penghujung tahun 2021 memberikan kejutan kepada para pelaku dan startup