Esports Ecosystem
for SEO
Esports Ecosystem

Mantan Atlet American Football Ahman Green Jadi Pelatih Tim Esports

19 February 2020Ellavie Ichlasa Amalia

Sejak mengundurkan diri, Ahman Green memang aktif dalam dunia esports dan game

Mantan pemain american football profesional, Ahman Green, kini punya karir baru, yaitu menjadi pelatih tim esports dari Lakeland University yang terletak di Wisconsin, Amerika Serikat. Memang, sejak mengundurkan diri pada 2011, Green cukup aktif dalam membahas esports. Dia juga menjadi host dari True Game Fans Network, sebuah talk show yang membahas tentang game dan esports.

“Semakin banyak orang yang ikut serta dalam esports, menjadikan esports sebagai topik pembicaraan hangat. Semakin banyak juga orang yang membuat konten esports,” kata Green, seperti dikutip dari ESPN. “NFL, NBA, dan pelaku bisnis lain mulai memerhatikan esports, yang akan membuat esports menjadi semakin populer.” Dia juga mengaku, dia selalu ingin menjadi seorang pelatih, tak peduli apa cabang olahraganya. Kini dia menjadi pelatih dari keseluruhan tim esports Lakeland University, dia berencana untuk mengajarkan nilai dan struktur yang dia pelajari dalam NFL.

“Sebagai seorang mantan pemain NFL profesional, saya bisa mengajarkan berbagai hal seperti cara mempersiapkan diri, kepemimpinan, sifat sportivitas. Semua ini bisa membuat Anda menjadi pemain yang lebih baik,” kata Green. Selain itu, dia juga akan mengajarkan anggota tim esports Lakeland untuk meninjau kembali permainan mereka untuk menemukan kesalahan yang mereka buat. “Kami juga akan fokus untuk memperbaiki komunikasi antar tim, dan belajar untuk bersikap sportif sebagai atlet esports,” ujarnya.

Ahman Green (kanan) akan menjadi pelatih dari tim esports Lakeland University. | Sumber: ESPN
Ahman Green (kanan) akan menjadi pelatih dari tim esports Lakeland University. | Sumber: ESPN

Green mengatakan, ada beberapa faktor penting yang bisa dipelajari atlet esports dari atlet olahraga tradisional, seperti kerja keras dan dedikasi. “Kerja keras diperlukan di esports, sama seperti di american football,” katanya. “Anda bisa mengalahkan musuh Anda jika Anda bekerja lebih keras dari mereka. Dan dedikasi berarti Anda siap untuk melakukan apapun untuk membuat tim Anda menang.” Green bukanlah atlet olahraga tradisional pertama yang tertarik untuk masuk ke esports. Sebelum ini, mantan atlet american football, Jay Ayaji juga memutuskan untuk terjun ke esports dengan menjadi pemain profesional. Sementara pesepak bola Gareth Bale memutuskan untuk membuat tim esports profesional.

Program esports di Lakeland University akan mencakup beberapa game esports, termasuk League of Legends, Overwatch, Paladins, Rocket League, Smite, Fortnite, Counter-Strike: Global Offensive, dan Super Smash Brothers Ultimate. Tim esports Lakeland akan mulai bertanding pada tahun ini. Mereka juga telah menjadi bagian dari National Association of Collegiate Esports (NACE), organisasi yang membawahi lebih dari 150 universitas dan mengatur standarisasi esports di tingkat universitas.

Keputusan Lakeland untuk membuat program esports disambut mahasiswanya. Salah satunya adalah Robert Xiong, yang ikut serta dalam program esports ini. “Program ini sangat berarti bagi saya karena memberikan kesempatan pada para mahasiswa yang belum aktif dalam olahraga apapun untuk ikut serta dalam kegiatan kampus,” ujarnya, menurut laporan USA Today. Sekarang, Lakeland tengah merenovasi bagian dari kampusnya untuk menyediakan fasilitas bagi tim esports mereka. Fasilitasa seluas 3.000 kaki persegi ini akan menjadi tempat bagi tim esports untuk berlatih. Fasilitas tersebut dilengkapi dengan 18 PC, 6 konsol, sebuah lounge, dan tempat untuk para penonton.

Sumber header: Morry Gash / AP via USA Today

Play video

16 June 2021

HY ESPORTS - ESPORT TIDAK MENGENAL DAERAH

HY Esports adalah acara baru di Hybrid.IDN yang akan menampilkan berbagai segmen dalam satu gelaran acara. Akan ada scrim, interview, give away yang ...

Others from #HybridTV