Lenovo, kembali memperluas ekosistem komputasi portabelnya dengan menjual Lenovo Tab Plus Gen 2 ke pasar Indonesia.
Perangkat yang difokuskan sebagai pusat hiburan bergerak (portable entertainment center) ini sudah bisa dibeli dengan harga mulai dari 7 jutaan. Kehadirannya dirancang khusus untuk mendobrak batas kualitas audio visual yang selama ini menjadi kelemahan pada mayoritas tablet konvensional.
Nilai jual tertinggi dari perangkat ini bersumber pada kolaborasinya bersama jenama audio kenamaan, JBL. Consumer Lead Lenovo Indonesia, Santi Nainggolan, menjelaskan bahwa strategi perusahaan didorong oleh perubahan pola konsumsi media di kalangan masyarakat modern.
“Masyarakat modern saat ini membutuhkan perangkat yang tidak hanya fleksibel untuk beraktivitas, tetapi juga mampu memberikan pengalaman hiburan yang lebih imersif. Melalui Lenovo Tab Plus Gen 2, kami membawa inovasi sistem audio JBL 9-unit yang berbeda dari tablet pada umumnya, berpadu dengan keunggulan visual 2.5K dan fitur AI cerdas,” tegas Santi.
Gebrakan Audio 7.2 Channel dan Ketajaman Visual
Lenovo tidak main-main dalam meracik komponen multimedia pada gawai terbarunya. Untuk menyajikan sensasi bioskop mini atau personal mobile theater, pabrikan memadukan rentang layar yang lega dengan rekayasa tata suara tingkat lanjut.
Berikut adalah tabel rincian spesifikasi kunci di sektor visual dan audio pada Lenovo Tab Plus Gen 2:
Desain Estetik dan Empat Mode Kickstand Fleksibel
Dari sisi rancang bangun, tablet ini membawa bahasa desain “From Edge to Emotion” yang dibalut dalam varian warna elegan Celestial White. Lengkungan pada setiap sudut bodi dirancang lebih presisi dan dipoles dengan tekstur lembut serta sentuhan warna yang lebih ringan (lighter tone), memberikan kenyamanan maksimal saat perangkat digenggam dalam waktu lama.
Guna mengimbangi kemampuan layarnya, Lenovo menanamkan penyangga (kickstand) bawaan yang mampu diputar hingga 360 derajat. Mekanisme engsel ini memfasilitasi pengguna untuk mengadaptasikan perangkat ke dalam empat mode penggunaan yang berbeda:
-
Lean Mode: Dudukan dengan sudut landai, sangat ideal untuk aktivitas produktivitas seperti mengetik, mencoret catatan, atau navigasi antarmuka sentuh.
-
Theater Mode: Dudukan horizontal klasik yang menempatkan layar dan arah pancaran speaker secara optimal untuk menonton film.
-
Stand Mode: Posisi layar tegak lurus (portrait), dirancang untuk rutinitas membaca artikel, buku elektronik (e-book), atau berinteraksi di media sosial.
-
Hanging Mode: Mekanisme unik yang memungkinkan engsel ditekuk terbalik sehingga tablet dapat digantung pada dinding atau kabinet dapur saat pengguna sedang memasak.
Dukungan AI Live Transcript dan Ketersediaan
Mengikuti tren komputasi modern, Lenovo turut membekali perangkat ini dengan asisten Kecerdasan Buatan (AI) lewat fitur Live Transcript. Fitur cerdas ini mampu melakukan terjemahan dialog dari tontonan film atau video secara real-timeke dalam lebih dari 40 bahasa.
Keseluruhan ekosistem canggih ini ditopang oleh daya tahan baterai berkapasitas besar yang diklaim mampu menyokong pemutaran media sepanjang hari.
Bagi konsumen di Indonesia yang tertarik meminang pusat hiburan portabel ini, penjualan perdana sudah dibuka sejak 4 September kemarin.
Calon pembeli dapat meminangnya melalui gerai resmi Lenovo Indonesia secara luring (offline) maupun berbagai jaringan toko resmi di lokapasar (online).
—
Disclosure: Artikel ini disusun dengan bantuan AI dan dalam pengawasan editor.