Dark
Light

Kolektor CryptoPunks dan Meebits Kini Bisa Cari Cuan dari Komersialisasi NFT-nya

1 min read
August 16, 2022
NFT CryptoPunks dan Meebits

Jauh sebelum Bored Ape Yacht Club membuat publik geger dengan tren NFT dalam setahun terakhir ini, dunia sudah lebih dulu mengenal CryptoPunks. Diluncurkan pada pertengahan 2017, CryptoPunks merupakan salah satu NFT pertama yang tercatat ke blockchain Ethereum, dan yang sejauh ini masih memegang rekor volume transaksi NFT Ethereum terbesar berdasarkan data dari DappRadar.

Namun per 15 Agustus 2022 kemarin, flipping bukan lagi satu-satunya cara untuk mencari cuan bagi kalangan kolektor NFT CryptoPunks. Pasalnya, Yuga Labs selaku pemegang hak kekayaaan intelektual (IP) CryptoPunks telah resmi merilis dokumen persetujuan lisensi IP-nya ke publik. Di samping CryptoPunks, Yuga juga merilis dokumen serupa untuk Meebits, koleksi NFT lain yang mereka akuisisi dari Larva Labs pada bulan Maret lalu.

Per dokumen tersebut, para pemilik NFT CryptoPunks dan Meebits kini juga punya lisensi untuk menggunakan aset NFT-nya dalam proyek komersial. Kalau mau disederhanakan, kebijakan ini pada dasarnya memungkinkan para kolektor untuk membangun bisnis atau usaha yang memanfaatkan NFT CryptoPunks atau Meebits sebagai bagian dari branding-nya.

https://twitter.com/cryptopunksnfts/status/1559284220442320897

Mereka bisa menjual pakaian bertema CryptoPunks, atau bahkan menciptakan brand makanan dan minuman dengan karakter CryptoPunks atau Meebits sebagai maskotnya. Video musik atau bahkan acara TV yang dibintangi karakter CryptoPunks maupun Meebits juga bukan lagi sebatas angan-angan dengan adanya kebijakan baru ini.

Tentu saja, lisensi ini hanya berlaku selama mereka tetap memegang aset NFT-nya. Andai NFT-nya dijual, maka lisensinya otomatis juga akan berpindah tangan ke sang pemilik baru. Namun menariknya, Yuga Labs tetap memperbolehkan pemilik sebelumnya untuk terus menjalankan bisnis atau usaha berbasis NFT CryptoPunks atau Meebits yang sebelumnya sudah sempat mereka bangun.

Ide membangun bisnis atau proyek komersial berbasis NFT ini sebenarnya bukan hal baru dan sebelumnya sudah dibuktikan oleh para pemilik NFT Bored Ape Yacht Club (yang juga mendapatkan lisensi IP yang serupa dari Yuga Labs). Belum lama ini, perusahaan ritel perhiasan kenamaan asal Amerika Serikat, Tiffany & Co., juga sempat meluncurkan koleksi perhiasan mewah bertemakan CryptoPunks, yang Yuga Labs sendiri jadikan contoh dari potensi pengaplikasian NFT CryptoPunks dalam konteks komersial.

Via: CoinDesk.

Previous Story

ASUS Resmi Hadirkan ROG Flow X16, Laptop Gaming 16 Inci Convertible Pertama di Dunia

Kualifikasi eFootball Championship Open
Next Story

Kejanggalan di Balik Kualifikasi eFootball Championship Open 2022

Latest from Blog

Don't Miss

Sugartown Zynga

Zynga Umumkan Game Web3 Pertamanya, Sugartown

Perlahan tapi pasti, popularitas game Web3 masih terus ada. Tidak
Bursa kripto Indonesia

Indonesia Resmi Punya Bursa Kripto, Apa Signifikansinya?

Setelah sekian lama, Indonesia akhirnya punya bursa kripto sendiri. Badan