Mungkin Google Chrome belum layak dianggap sebagai browser mainstream. Semenjak dirilis dengan buzz disana-sini, ternyata banyak yang justru kecewa dengan performa browser keluaran Google ini. Hanya 2 jam setelah dirilis, ternyata bug mematikan sudah ditemukan dan tentu saja merupakan hal yang sangat mengecewakan. Namun demikian, keseriusan Google dalam mengembangkan browser ini terlihat dengan dicopotnya label BETA dari rilis Google Chrome beberapa waktu lalu. Keseriusan ini juga terlihat dari gencarnya promosi Google Chrome di berbagai media milik Google seperti YouTube dan juga disisipkan di iklan-iklan AdSense. Dan strategi promosi yang terbaru pun dirilis, menggunakan media promosi konvensional, iklan televisi. Dan entah kenapa, Google memilih Jepang sebagai tempat rilisnya iklan ini.
Install Google Chrome
9 Comments
Leave a Reply
Latest from Blog
Ini Keunggulan ASUS ROG Zephyrus Duo (GX651) yang Dibanderol Rp129 Juta
ASUS Republic of Gamers (ROG) secara resmi memperkenalkan mahakarya terbarunya di Jakarta, yakni ROG Zephyrus Duo 2026 (GX651). Menandai perayaan dua dekade
OPPO Bersiap Rilis Reno 16 di Indonesia, Early Preorder 18 Juni 2926
OPPO sedang bersiap untuk rilis seri Reno 16 di pasar Indonesia. Perangkat ini sebelumnya dirilis untuk pasar Tiongkok. Sedangkan varian global akan
Strategi OPPO Kuasai Pasar HP Indonesia Q1 2026 di Tengah Perlambatan Industri
OPPO klaim keberhasilan mereka mempertahankan posisi sebagai merek ponsel pintar (smartphone) nomor satu di Indonesia untuk periode kuartal pertama tahun ini dari
Daftar Lengkap HP OPPO yang Mendapat Update ColorOS 16 dan Deretan Fitur AI Terbarunya
OPPO secara resmi telah memperluas jangkauan pembaruan antarmuka terbarunya, ColorOS 16, ke lebih banyak lini ponsel pintar mereka. Digulirkan secara bertahap hingga
Harga Mulai Rp4 Jutaan, Apa Saja Keunggulan Samsung Mini LED 43-100 Inci?
Seiring pergeseran tren rumah masa kini yang turut berfungsi sebagai pusat hiburan serbaguna, Samsung Electronics Indonesia meluncurkan lini Samsung Mini LED. Mengincar
bug cepat ditemukan kalau aplikasi tersebut Open Source. Hal yang wajar. Untuk menjadi mainstream Chrome harus merangkak pelan-pelan. Browser berkaitan dengan kesukaan orang, ada pilihan yang bersifat personal.
Tunggu saja, setidaknya Chrome harus menghajar dulu Opera sebelum menghajar Safari, kemudian IE dan Firefox.
bug cepat ditemukan kalau aplikasi tersebut Open Source. Hal yang wajar. Untuk menjadi mainstream Chrome harus merangkak pelan-pelan. Browser berkaitan dengan kesukaan orang, ada pilihan yang bersifat personal.
Tunggu saja, setidaknya Chrome harus menghajar dulu Opera sebelum menghajar Safari, kemudian IE dan Firefox.
bug cepat ditemukan kalau aplikasi tersebut Open Source. Hal yang wajar. Untuk menjadi mainstream Chrome harus merangkak pelan-pelan. Browser berkaitan dengan kesukaan orang, ada pilihan yang bersifat personal.
Tunggu saja, setidaknya Chrome harus menghajar dulu Opera sebelum menghajar Safari, kemudian IE dan Firefox.
@kuswanto dan sayangnya belum tersedia rilis resmi untuk Mac 🙁
@kuswanto dan sayangnya belum tersedia rilis resmi untuk Mac 🙁
Chrome untuk Linux dan Mac akan tersedia di pertengahan tahun pertama tahun 2009
Chrome juga rencananya mau dipaketkan ke dalam PC melalui kerjasama dengan OEM. Jadi, penyebaran Chrome akan semkin cepat dan akan mendekati pangsa pasar browser lain.
http://udaramaya.com/berita/4747/0/Google_Chrome_Akan_Dikemas_ke_Dalam_PC
Chrome untuk Linux dan Mac akan tersedia di pertengahan tahun pertama tahun 2009
Chrome juga rencananya mau dipaketkan ke dalam PC melalui kerjasama dengan OEM. Jadi, penyebaran Chrome akan semkin cepat dan akan mendekati pangsa pasar browser lain.
http://udaramaya.com/berita/4747/0/Google_Chrome_Akan_Dikemas_ke_Dalam_PC
@aerialsky wah, info mantaps itu. Saya sudah tidak sabar pengen install Chrome di linux.. tapi agak keberatan kalau harus download n compile source dari awal. Thanks for the info 😉
@aerialsky wah, info mantaps itu. Saya sudah tidak sabar pengen install Chrome di linux.. tapi agak keberatan kalau harus download n compile source dari awal. Thanks for the info 😉