Mungkin Google Chrome belum layak dianggap sebagai browser mainstream. Semenjak dirilis dengan buzz disana-sini, ternyata banyak yang justru kecewa dengan performa browser keluaran Google ini. Hanya 2 jam setelah dirilis, ternyata bug mematikan sudah ditemukan dan tentu saja merupakan hal yang sangat mengecewakan. Namun demikian, keseriusan Google dalam mengembangkan browser ini terlihat dengan dicopotnya label BETA dari rilis Google Chrome beberapa waktu lalu. Keseriusan ini juga terlihat dari gencarnya promosi Google Chrome di berbagai media milik Google seperti YouTube dan juga disisipkan di iklan-iklan AdSense. Dan strategi promosi yang terbaru pun dirilis, menggunakan media promosi konvensional, iklan televisi. Dan entah kenapa, Google memilih Jepang sebagai tempat rilisnya iklan ini.
Install Google Chrome
9 Comments
Leave a Reply
Latest from Blog
Fitur AI Andalan Galaxy S26 Series yang Bikin Aktivitas Harian Makin Praktis
Menghadapi rutinitas yang padat di tahun 2026 kini menjadi lebih mudah dan terarah berkat kehadiran Samsung Galaxy S26 Series. Jajaran ponsel pintar
Lomography Hadirkan Warna Baru untuk Kamera Panoramik “Sprocket Rocket”
Lomographic Society secara resmi memperkenalkan penyegaran pada lini produk kamera edisi Duotone mereka melalui peluncuran dua warna baru untuk kamera panoramik Sprocket
Lomography Rilis Kamera Film 35mm Lomo MC-A
Lomography rilis kamera baru untuk fotografi analog melalui peluncuran Lomo MC-A. Kamera film 35 mm terbaru ini dirancang bukan sekadar sebagai alat
LG Hadirkan Inovasi Teknologi dalam Kampanye “Housewarming by LG” di Asia Tenggara
Dalam upaya mendekatkan teknologi kecerdasan buatan dengan realitas keseharian konsumen di kawasan Asia Tenggara, LG Electronics (LG) resmi mengumumkan peluncuran kampanye interaktif
Pendaftaran Segera Ditutup: Ini Alasan Inovator Muda Ikut Samsung SFT 2026
Menjelang batas akhir penutupan, Samsung Electronics Indonesia kembali menyerukan kepada talenta muda di seluruh Nusantara untuk mempresentasikan ide-ide inovatif mereka melalui ajang
bug cepat ditemukan kalau aplikasi tersebut Open Source. Hal yang wajar. Untuk menjadi mainstream Chrome harus merangkak pelan-pelan. Browser berkaitan dengan kesukaan orang, ada pilihan yang bersifat personal.
Tunggu saja, setidaknya Chrome harus menghajar dulu Opera sebelum menghajar Safari, kemudian IE dan Firefox.
bug cepat ditemukan kalau aplikasi tersebut Open Source. Hal yang wajar. Untuk menjadi mainstream Chrome harus merangkak pelan-pelan. Browser berkaitan dengan kesukaan orang, ada pilihan yang bersifat personal.
Tunggu saja, setidaknya Chrome harus menghajar dulu Opera sebelum menghajar Safari, kemudian IE dan Firefox.
bug cepat ditemukan kalau aplikasi tersebut Open Source. Hal yang wajar. Untuk menjadi mainstream Chrome harus merangkak pelan-pelan. Browser berkaitan dengan kesukaan orang, ada pilihan yang bersifat personal.
Tunggu saja, setidaknya Chrome harus menghajar dulu Opera sebelum menghajar Safari, kemudian IE dan Firefox.
@kuswanto dan sayangnya belum tersedia rilis resmi untuk Mac 🙁
@kuswanto dan sayangnya belum tersedia rilis resmi untuk Mac 🙁
Chrome untuk Linux dan Mac akan tersedia di pertengahan tahun pertama tahun 2009
Chrome juga rencananya mau dipaketkan ke dalam PC melalui kerjasama dengan OEM. Jadi, penyebaran Chrome akan semkin cepat dan akan mendekati pangsa pasar browser lain.
http://udaramaya.com/berita/4747/0/Google_Chrome_Akan_Dikemas_ke_Dalam_PC
Chrome untuk Linux dan Mac akan tersedia di pertengahan tahun pertama tahun 2009
Chrome juga rencananya mau dipaketkan ke dalam PC melalui kerjasama dengan OEM. Jadi, penyebaran Chrome akan semkin cepat dan akan mendekati pangsa pasar browser lain.
http://udaramaya.com/berita/4747/0/Google_Chrome_Akan_Dikemas_ke_Dalam_PC
@aerialsky wah, info mantaps itu. Saya sudah tidak sabar pengen install Chrome di linux.. tapi agak keberatan kalau harus download n compile source dari awal. Thanks for the info 😉
@aerialsky wah, info mantaps itu. Saya sudah tidak sabar pengen install Chrome di linux.. tapi agak keberatan kalau harus download n compile source dari awal. Thanks for the info 😉