Mungkin Google Chrome belum layak dianggap sebagai browser mainstream. Semenjak dirilis dengan buzz disana-sini, ternyata banyak yang justru kecewa dengan performa browser keluaran Google ini. Hanya 2 jam setelah dirilis, ternyata bug mematikan sudah ditemukan dan tentu saja merupakan hal yang sangat mengecewakan. Namun demikian, keseriusan Google dalam mengembangkan browser ini terlihat dengan dicopotnya label BETA dari rilis Google Chrome beberapa waktu lalu. Keseriusan ini juga terlihat dari gencarnya promosi Google Chrome di berbagai media milik Google seperti YouTube dan juga disisipkan di iklan-iklan AdSense. Dan strategi promosi yang terbaru pun dirilis, menggunakan media promosi konvensional, iklan televisi. Dan entah kenapa, Google memilih Jepang sebagai tempat rilisnya iklan ini.
Install Google Chrome
9 Comments
Leave a Reply
Latest from Blog
Ringan Tanpa Kompromi: Performa ASUS Zenbook A14 untuk Produktivitas Maksimal
Perubahan signifikan dalam pola kerja membuat kebutuhan terhadap laptop bergeser. Pengguna kini mencari perangkat yang tidak hanya berkinerja tinggi, tetapi juga ringan,
Performa Handal, Ini ASUS ROG Strix G16 (2025) yang Bawa Performa Tanpa Kompromi
ASUS ROG Strix G16 (2025) hadir sebagai laptop gaming premium yang benar-benar dirancang untuk gamer dan kreator konten profesional yang menuntut performa
Switch Menjadi Konsol Gaming Terlaris Nintendo Sepanjang Masa
Konsol gaming terbaru Nintendo, Switch 2 mulai dijual pada pertengahan tahun 2025. Namun, sebagian orang masih membeli versi pertamanya. Saya pribadi dengan
Casio Perkenalkan Dua G-Shock Mudmaster Baru dengan Quad-Sensor, Mission Log, dan Bezel Stainless Steel
Casio telah memperkenalkan dua jam tangan G-Shock Mudmaster baru yang kaya fitur sebagai bagian dari Master of G-Land Series. Dua model tambahan
Tersedia Mulai Rp4,9 Jutaan, Acerpure Clean V2 Tawarkan Garansi 2 Tahun
Acerpure, merek gaya hidup (lifestyle brand) dari Acer, secara resmi meluncurkan produk pembersih terbarunya, Acerpure Clean V2. Perangkat penyedot debu tanpa kabel
bug cepat ditemukan kalau aplikasi tersebut Open Source. Hal yang wajar. Untuk menjadi mainstream Chrome harus merangkak pelan-pelan. Browser berkaitan dengan kesukaan orang, ada pilihan yang bersifat personal.
Tunggu saja, setidaknya Chrome harus menghajar dulu Opera sebelum menghajar Safari, kemudian IE dan Firefox.
bug cepat ditemukan kalau aplikasi tersebut Open Source. Hal yang wajar. Untuk menjadi mainstream Chrome harus merangkak pelan-pelan. Browser berkaitan dengan kesukaan orang, ada pilihan yang bersifat personal.
Tunggu saja, setidaknya Chrome harus menghajar dulu Opera sebelum menghajar Safari, kemudian IE dan Firefox.
bug cepat ditemukan kalau aplikasi tersebut Open Source. Hal yang wajar. Untuk menjadi mainstream Chrome harus merangkak pelan-pelan. Browser berkaitan dengan kesukaan orang, ada pilihan yang bersifat personal.
Tunggu saja, setidaknya Chrome harus menghajar dulu Opera sebelum menghajar Safari, kemudian IE dan Firefox.
@kuswanto dan sayangnya belum tersedia rilis resmi untuk Mac 🙁
@kuswanto dan sayangnya belum tersedia rilis resmi untuk Mac 🙁
Chrome untuk Linux dan Mac akan tersedia di pertengahan tahun pertama tahun 2009
Chrome juga rencananya mau dipaketkan ke dalam PC melalui kerjasama dengan OEM. Jadi, penyebaran Chrome akan semkin cepat dan akan mendekati pangsa pasar browser lain.
http://udaramaya.com/berita/4747/0/Google_Chrome_Akan_Dikemas_ke_Dalam_PC
Chrome untuk Linux dan Mac akan tersedia di pertengahan tahun pertama tahun 2009
Chrome juga rencananya mau dipaketkan ke dalam PC melalui kerjasama dengan OEM. Jadi, penyebaran Chrome akan semkin cepat dan akan mendekati pangsa pasar browser lain.
http://udaramaya.com/berita/4747/0/Google_Chrome_Akan_Dikemas_ke_Dalam_PC
@aerialsky wah, info mantaps itu. Saya sudah tidak sabar pengen install Chrome di linux.. tapi agak keberatan kalau harus download n compile source dari awal. Thanks for the info 😉
@aerialsky wah, info mantaps itu. Saya sudah tidak sabar pengen install Chrome di linux.. tapi agak keberatan kalau harus download n compile source dari awal. Thanks for the info 😉