Featured Article

[Guide] Menerapkan Latar Belakang Sejarah Minsitthar dalam Strategi Mobile Legends

15 Mar 2019 | Ayyub Mustofa
Minsitthar adalah hero Fighter dengan gaya main tak lazim, tapi itu sesuai dengan kisah tokoh inspirasinya.

Dewasa ini, Mobile Legends: Bang Bang semakin galak menunjukkan taringnya sebagai salah satu game MOBA terpopuler dunia. Meski banyak dicibir haters dan sempat tersandung kasus hak cipta, Moonton tetap tak gentar. Mereka terus memberikan perbaikan serta konten-konten baru yang kian lama kian menarik. Mulai dari pembaruan model 3D karakter secara bertahap, perubahan meta yang dinamis, hingga desain hero-hero baru yang selalu kreatif.

Salah satu hero yang tergolong unik itu adalah Minsitthar, sang raja dari Myanmar. Dari semua hero Mobile Legends yang ada hingga Season 11, mungkin Minsitthar adalah hero yang memiliki latar belakang cerita (lore) paling berkaitan dengan elemen gameplay. Ada kesenangan tersendiri saat memainkannya, karena kita tidak hanya berkelahi di MOBA, tapi seolah-olah sedang melakukan role-playing juga.

Di tangan yang tepat, Minsitthar dapat menjadi Fighter sangat berbahaya, bahkan JessNoLimit menyebutnya sebagai hero Fighter terkuat kedua di Mobile Legends Season 11. Akan tetapi Minsitthar memiliki gaya main yang sedikit tricky, tidak seperti Fighter pada umumnya. Mengetahui lore di balik karakter Minsitthar dapat membantu Anda memahami strategi penggunaan karakter ini dengan lebih optimal. Simak penjelasannya di bawah.

Early game: masa muda terkucilkan

Mirip seperti hero-hero seperti Gatotkaca, Zilong, atau Kadita, Minsitthar juga diambil dari tokoh sejarah yaitu raja Myanmar kuno yang bernama Kyansittha. Catatan sejarah tentang masa kecil Kyansittha sebenarnya tidak begitu lengkap, namun ada satu hal yang pasti: ia tumbuh besar bersama ibunya di dalam pengasingan, jauh dari lingkungan istana.

Sama seperti Kyansittha yang waktu kecilnya tidak punya apa-apa, Minsitthar adalah hero yang nyaris tak bisa apa-apa di early game, setidaknya bila sendirian. Ia memiliki serangan yang lemah, HP yang kecil, serta tidak memiliki burst damage yang dapat membantunya unggul dalam pertarungan. Keahlian Minsitthar hanyalah menarik musuh dari jarak jauh kemudian melakukan stun. Ini lebih mirip gaya main hero Support dibanding Fighter.

Minsitthar - Spear of Glory
Minsitthar di early game sangat lemah, bahkan perannya mirip hero Support | Sumber: Moonton

Minsitthar tidak cocok untuk permainan agresif di awal permainan. Namun ia tetaplah pangeran yang berhak atas harta warisan keluarga kerajaan. Skill pasifnya yang bernama All United akan memberikan Gold kepada Minsitthar bila ada teman yang berhasil membunuh lawan. Jadi tugas Anda di early game bukan mencari kill, tapi mencari assist sebanyak-banyaknya agar cepat kaya.

Rekomendasi item: Wizard Boots, Magic Necklace

Mid game: karier sebagai panglima

Kyansittha akhirnya dipanggil kembali ke kerajaannya dari pengasingan ketika menginjak usia remaja. Sesuai tradisi Myanmar saat itu, seorang pangeran berhak untuk masuk ke pasukan militer sebagai salah satu komandan pasukan walaupun masih muda. Ini tercermin dari jurus ultimate King’s Calling, di mana Minsitthar memanggil empat orang pasukan untuk mengeroyok musuh bersama-sama.

King’s Calling adalah sumber damage utama Minsitthar di mid game, tapi damage yang dihasilkan oleh skill ini sangat bergantung pada stat Physical Attack milik Minsitthar sendiri. Satu hal penting untuk Anda perhatikan adalah bahwa pasukan yang muncul dari King’s Calling mempunya Attack Speed yang tetap. Itu artinya membeli item Attack Speed untuk Minsitthar di mid game tidak optimal, jadi lebih baik fokus pada Physical Attack saja.

Minsitthar - King's Calling
Attack Speed pasukan yang muncul dari King’s Calling tidak bisa ditingkatkan | Sumber: Moonton

Bila Anda berhasil memperoleh banyak assist di awal permainan, Anda bisa menempati peringkat satu net worth meski tanpa melakukan kill. Jadi jangan ragu-ragu untuk langsung membeli item mahal yang dapat meningkatkan Attack Power secara drastis. Karena Minsitthar sangat tergantung pada Physical Attack dan skill (terutama King’s Calling), saya merekomendasikan Anda untuk menggunakan emblem yang dapat meningkatkan Physical Attack ketika hero mengeluarkan skill.

Rekomendasi item: Blade of Despair, Endless Battle, Malefic Roar

Rekomendasi emblem: Common Physical Emblem (Talent: Open Fire)

Late game: pahlawan pemusnah pemberontakan

Puncak kepahlawanan dalam kisah hidup Kyansittha terjadi ketika ayahnya, raja Anawrahta, sudah meninggal dunia. Meski Kyansittha merupakan seorang pangeran, dia bukanlah putra mahkota yang akan mewarisi posisi raja. Posisi itu dipegang oleh kakaknya yang bernama Saw Lu. Sayangnya, di bawah kepemimpinan Saw Lu, kerajaan Myanmar ternyata mengalami pemberontakan dari gubernurnya sendiri.

Kyansittha menjadi salah satu panglima perang yang ditugaskan Saw Lu untuk menekan pemberontakan. Setelah peperangan yang berjalan kurang lebih satu tahun lamanya, Kyansittha akhirnya berhasil menumpas pemberontak-pemberontak tersebut. Sayangnya Saw Lu sendiri tewas di tangan sang pemimpin pemberontak. Usai peperangan tersebut, Kyansittha naik takhta dan memimpin Myanmar menuju kesejahteraan, kekuatan militer, serta kekayaan budaya.

Minsitthar - Build Recommendation
Build nomor 2 cocok untuk segala situasi

Setelah memiliki cukup item, Minsitthar pun akan berubah dari seorang “hero Support” menjadi petarung yang menyeramkan. Kemampuannya mengeroyok musuh serta melakukan stun membuatnya sangat hebat di pertarungan satu lawan satu, apalagi melawan hero-hero yang tidak punya HP tebal. Late game adalah waktu terbaik untuk Minsitthar melakukan gank dengan agresif.

Bagaikan panglima yang memusnahkan para pemberontak, Minsitthar adalah mimpi buruk bagi hero-hero Assassin. Hero Assassin biasanya sangat mengandalkan mobilitas untuk membunuh musuh dan lari dari pertarungan dengan cepat. Namun bila terkena King’s Calling, mereka akan terkena status “grounded” dan tidak bisa mengeluarkan skill mobilitas (Blink) sama sekali. Sesuai dengan kisah sejarah yang menjadi inspirasinya, Minsitthar merupakan hero anti Assassin terbaik dalam Mobile Legends.

Kyansittha and Yazakumar
Lukisan raja Kyansittha (kanan) dan anaknya, Yazakumar (kiri) | Sumber: Art of Lwin

Skill pertama Minsitthar yaitu Spear of Glory juga memiliki keunikan karena dapat menarik musuh tanpa terhalang obyek-obyek lain di hadapannya. Ketika bertarung 5v5, gunakan kombinasi Spear of Glory dan King’s Calling untuk menculik Assassin atau Marksman lawan. Setelah itu, jangan bernafsu untuk adu pukul di tengah keramaian. Lebih baik mundur sejenak, lalu baru maju kembali ketika Spear of Glory sudah selesai cooldown. Ulangi hingga lawan rata tak bersisa.

Rekomendasi item: Scarlet Phantom, Berserker’s Fury

Rekomendasi spell: Flicker

Itulah strategi penggunaan Minsitthar, salah satu hero Mobile Legends yang terinspirasi dari tokoh-tokoh sejarah dunia. Hero ini memang agak aneh karena tidak bisa seagresif hero-hero Fighter lainnya, tapi bila sudah paham cara menggunakannya, Minsitthar bisa menjadi sangat merepotkan di medan perang. Terutama bagi hero-hero yang mengandalkan mobilitas seperti Fanny, Hayabusa, Harith, dan sejenisnya.

Jangan lupa terus pantau Hybrid untuk mendapatkan informasi menarik seputar Mobile Legends: Bang Bang dan esports lainnya. Kira-kira, hero apa yang perlu kami buatkan guide berikutnya?