11 June 2022

by Daniel Hamiaz

Streamer Habiskan Rp145 juta di Gacha Diablo Immortal, hanya untuk Mendapatkan Zonk

Fenomena ini semakin memperburuk reputasi Diablo Immortal dan Blizzard yang menangani Microtransaction di game mereka.

Sebuah berita mencengangkan datang dari game terbaru milik Blizzard, yaitu Diablo Immortal. Diketahui seorang streamer Twitch asal Selandia Baru, Quintin “Quin69” Crawford baru saja menghabiskan uang lebih dari USD10 ribu (sekitar Rp145 juta) untuk membeli 5-Star Legendary Gems.

Sayangnya, karena drop rate-nya yang sangat kecil, ia tidak mendapatkan satupun item yang ia incar. Peluang seorang pemain mendapatkan sebuah 5-Star Legendary Gems adalah 1 banding 2000 atau 0,0005%. Item tersebut merupakan item yang diincar banyak pemain, karena akan menambah kekuatan karakter secara signifikan.

Nama Quin69 sendiri mulai mendapatkan sorotan dari komunitas Diablo Immortal saat ia sudah menghabiskan uang sebanyak lebih dari USD4 ribu, tanpa mendapatkan satupun 5-Star Legendary Gem. Kegilaann ini ia lanjutkan hingga akhirnya uang yang ia buang mencapai lebih dari USD10 ribu.

Diablo Immortal rilis pada tanggal 2 Juni 2022 untuk server Amerika & Eropa, dilanjutkan tanggal 22 Juni 2022 untuk server Asia. Sejak dirilis, game Diablo yang bisa dimainkan di HP dan PC ini mendapatkan reputasi yang buruk. Pasalnya, banyak yang menilai bahwa game ini terlalu Pay-2-Win (P2W).

Setelah dicoba, banyak fans, content creator, dan streamer yang menyadari bahwa Microtransactions di game gratis ini sangatlah berbahaya. Sejumlah negara seperti Belgia dan Belanda, tidak mengizinkan game ini untuk bisa dimainkan di negara mereka, akibat penerapan sistem Loot Box di dalamnya.

Salah satu YouTuber, yaitu Bellular News, telah menghitung dan memperkirakan mengenai seberapa banyak investasi yang perlu diberikan pemain untuk memaksimalkan kekuatan karakter mereka. Ia menghitung jika seorang pemain berusaha untuk mementokkan level karakter mereka tanpa top-up, maka waktu yang dibutuhkan adalah sekitar 10 tahun.

Memang game RPG sangat identik dengan istilah grinding, namun 10 tahun merupakan angka yang terbilang konyol. Dan seperti kebanyakan game lain, masalah tersebut dapat diselesaikan dalam hitungan menit, dengan menggunakan uang.

Bellular News juga mengungkap bahwa uang yang dibutuhkan juga tidak sedikit. Setidaknya pemain harus menggelontorkan dana sebanyak USD110 ribu atau sekitar Rp1,6 miliar hanya untuk mementokkan karakter fiksi mereka.

 
View this post on Instagram
 

A post shared by Hybrid.IDN (@hybrid.dojo)