Dark
Light

Northstar Group Bukukan Tahap Pertama “Fund” Kelimanya, Targetkan Dana 12,5 Triliun Rupiah

1 min read
April 23, 2020
Dana Kelolaan Northstar Group
Dana bersumber dari sovereign wealth funds, perusahaan asuransi, investor institusional, family offices, serta investor high net worth individual / Unsplash

Perusahaan private equity Northstar Group baru-baru ini mengumumkan telah merampungkan tahap pertama pendanaan Northstar Equity Partner V Limited (Northstar V). Fund kelima ini akan difokuskan untuk berinvestasi di perusahaan tahap early stage dan growth yang berada di Indonesia dan Asia Tenggara.

Tahap pertama pendanaan ini merepresentasikan sekitar sepertiga dari total target Northstar V sebesar US$800 juta atau setara 12,5 triliun Rupiah, serupa dengan dua flagship funds Northstar sebelumnya. Dengan perampungan tahap pertama Northstar V, Northstar Group kini memiliki lebih dari US$2 miliar dana kelolaan.

Beberapa investor yang turut mendukung termasuk dari kalangan sovereign wealth funds, perusahaan asuransi, investor institusional, family offices, serta investor high net worth individual.

“Sebagai perusahaan investasi regional, kami menetapkan tiga tema investasi untuk Northstar V, yakni financial services, consumers, dan digital economy; berdasarkan analisa dari insight data market dan pengalaman kami mendampingi portfolio company,” ujar Head of Corporate Affairs Northstar Group Hiro Whardana kepada DailySocial.

Lebih lanjut Hiro menjelaskan mengenai rencana pengucuran dana tersebut, “Pada tahap perencanaan, kami tidak secara spesifik mendefinisikan persentase untuk masing-masing tema investasi tersebut. Penentuan penggunaan dana  akan didasari oleh analisa kami mengenai keseimbangan potensi return dan risk investasi.”

Seperti diketahui, sebelumnya cakupan portofolio Northstar cukup beragam. Di lanskap digital, mereka berinvestasi kepada beberapa startup termasuk Gojek, Zenius Education, dan tiga startup asal Vietnam yakni UPgen, Tiki.vn, serta  Topica.

“Specific untuk early growth stage startup, saat ini kami masih akan lebih fokus pada portfolio yang ada, tapi tidak menutup kemungkinan untuk tetap melakukan eksplorasi deal yang ada,” lebih lanjut Hiro menjelaskan.

Northstar Group didirikan tahun 2003 oleh Patrick Walujo dan Glenn Sugita. Pada tahun 2006, Northstar Group menghimpun pendanaan pertamanya yaitu Northstar Equity Partners (NEP) Limited sebesar US$110 juta. Diikuti berturut-turut oleh NEP II (US$285 juta) pada 2008, NEP III di 2011 (US$820 juta) dan NEP IV di 2014 (US$810 juta). Perusahaan didukung 27 tim profesional di Singapura dan Indonesia.

“Pasar Indonesia, dan Asia Tenggara pada umumnya, menawarkan peluang investasi jangka menengah dan panjang yang menarik dengan didukung oleh kelanjutan pertumbuhan yang pesat. Pertumbuhan ini akan dipacu oleh faktor demografis yang menguntungkan, peningkatan konsumsi dan standar ekonomi masyarakat, serta kemajuan edukasi dan digitalisasi”, sambut Co-Founder & Managing Partner Northstar Group Patrick Walujo.

Glenn Sugita, Co-Founder & Managing Partner Northstar Group menambahkan, “Dalam situasi yang penuh ketidakpastian ini, kami ingin menjadi penyedia permodalan dan mitra pilihan bagi pemilik bisnis dalam mengelola tantangan serta memaksimalkan kesempatan di masa depan. Kami akan terus menghadirkan tidak hanya kapital untuk perusahaan portofolio kami, melainkan juga keahlian dan pengalaman yang kami dapatkan di berbagai sektor dan siklus bisnis.”

Previous Story

Secretlab Kolaborasi dengan Team Liquid Untuk Rayakan 20 Tahun Kesuksesan

Next Story

Facebook Messenger Kids Kini Sudah Tersedia di Indonesia

Latest from Blog

Don't Miss

Semakin Banyak Developer Game yang Tertarik dengan Blockchain Game

Belakangan, semakin banyak developer game yang tertarik dengan blockchain game.

Northstar Group to Channel 8.3 Trillion Rupiah Funding for Southeast Asia’s Growth Stage Startups

The private equity firm founded and led by Patrick Walujo