We discussed a bit about music licensing fees on Monday specifically when it comes to digital playback. As it happens, the Wall Street Journal revealed the licensing structure that Apple has to pay for songs played through iTunes Radio and to nobody’s surprise, it’s not entirely straightforward. Apple pays US$0.13 per song played plus 15% of net advertising revenue on year one and it goes up to $0.14 and 19% on year two, but there are other qualifiers that will alter the final figures such as not having to pay royalty fees when the played songs are already in the person’s library or when it’s a promoted track, or when the song gets skipped before it reaches 20 seconds. But then Apple is only allowed to skip royalties for two songs per person per hour. Got that? Don’t forget, iTunes Radio is also designed to get people to buy more songs from iTunes.
[DS Notes] How Much Is Apple Paying Music Labels for iTunes Radio?
Latest from Blog
Samsung Galaxy Buds4 Pro: Harmoni Sempurna Antara Kualitas Suara Hi-Fi, Kenyamanan Sepanjang Hari, dan Kecerdasan AI
Kehadiran true wireless audio (TWS) saat ini bukan sekadar untuk mendengarkan musik secara kasual, melainkan telah menjadi perangkat esensial bagi para kreator,
Peningkatan Fitur dan Spesifikasi yang Dibawa Nothing Phone (4a) dan (4a Pro)
Bagi penggemar gadget, Nothing Phone jelas sangat mudah dikenali berkat desain transparannya yang futuristik dengan lampu Glyph Interface. Kini, mereka resmi memperkenalkan
Level Up Konten Ramadan dan Lebaran: Abadikan Keseruan Aktivitas dengan Detail Epic Galaxy S26 Ultra
Aktivitas di bulan Ramadan dan nanti Lebaran biasanya cukup padat. Ada yang ngajak BukBer ada juga teman-teman kumpul yang ngajak bikin konten
Alasan Musisi Bernadya Pilih Galaxy S26 Ultra: Privasi Layar Maksimal dan Kamera Malam Bebas Guncangan
Dinamika gaya hidup Generasi Z (Gen Z) yang padat menuntut perangkat seluler cerdas yang tidak sekadar canggih, tetapi juga mampu memfasilitasi kebutuhan
Resmi Hadir di YouTube Shopping, Blibli Permudah Transaksi Belanja Langsung dari Konten Video
Merespons pergeseran perilaku konsumen yang kian mengandalkan ulasan video sebagai referensi belanja, PT Global Digital Niaga Tbk (Blibli) secara resmi mengumumkan partisipasinya