Dark
Light

Bling ID Mungkinkan Transaksi Emas Melalui Aplikasi

1 min read
December 16, 2017
Bling ID memungkinkan untuk transaksi emas melalui aplikasi

Jual beli tak lagi sama ketika teknologi digital sudah dikenal masyarakat luas. Setidaknya inilah yang dipercaya Bling ID, sebuah layanan yang memberikan kesempatan bagi para penggunanya untuk membeli, transfer, dan menarik emas hanya dengan membuka aplikasi dari perangkat smartphone mereka.

Bling ID bekerja layaknya aplikasi jual beli online lainnya, hanya saja barang yang diperjualbelikan berupa emas. Bisa disebut Bling ID merupakan platform jual beli emas fisik yang mengenalkan cara baru untuk mempermudah masyarakat untuk mendapatkan dan menyimpan emas.

Dari segi konsep, apa yang diterapkan Bling ID juga bisa ditemui di BukaEmas milik BukaLapak dan E-mas. Ketiganya memiliki kesamaan di cita-citanya memudahkan masyarakat membeli emas. Bedanya Bling ID bertindak sebagai penghubung antara pengguna dan pabrikan emas UBS (Untung Bersama Sejahtera) yang berdomisili di Surabaya.

Bayu, salah satu Digital Marketing Manager Strategist untuk Bling ID, menerangkan bahwa pembelian emas melalui Bling ID dalam dilakukan dalam satuan Microgram atau setidaknya pengguna cukup memiliki uang Rp50.000. Nilai tersebut akan dikonversi menjadi emas sesuai dengan harga emas UBS yang berlaku.

“Fitur dasar kita di Bling ID adalah transaksi emas yang meliputi beli emas, jual emas, transfer emas, dan ambil fisik saat sudah mencapai gram tertentu yang dapat diambil melalui distributor resmi UBS di 34 kota di Indonesia. untuk fitur transfer tidak biaya, namun ambil fisik dikenakan cost pembuatan dari UBS, jika pengambilan fisik dilakukan di bawah 100 gram,” terang Bayu.

Bling ID baru berjalan di pertengahan tahun ini namun aplikasinya baru diperkenalkan ke publik (soft launching) di penghujung bulan November kemarin. Bling ID lazimnya aplikasi jual beli emas juga disematkan fitur untuk memantau harga emas secara real time. Fitur ini disebut Bayu sebagai salah satu fitur dasar yang ada di aplikasi Bling ID.

Mengenai potensi pasar

Berbicara mengenai jual beli emas, sebuah barang berharga dan tentu sangat sensitif bagi masyarakat, kepercayaan adalah kunci untuk terus bertahan dan dapat terus beroperasi. Bayu menjelaskan bahwa Bling ID dihadirkan dengan harapan untuk membantu masyarakat memiliki aset dalam bentuk emas dan juga memberikan pengetahuan tentang pentingnya memiliki emas sebagai alat lindung kekayaannya.

UMKM dan kalangan menengah adalah target pasar yang tengah diincar oleh Bling ID. Tujuannya untuk membantu mereka membangun fondasi finansialnya dengan berinvestasi melalui emas. Kurangnya informasi dan kurangnya dana adalah permasalahan yang sering dihadapi. Bling ID mendesain sistemnya agar pengguna bisa dengan mudah mendapatkan emas dengan minimal membeli sebesar Rp.50.000.

“Dana yang tidak cukup inilah yang acap kali membuat issue bahwa banyak orang tidak mau membeli emas, dan akhirnya terjadi ketimpangan antara orang yang memiliki kemampuan, dengan masyarakat ekonomi kurang mampu. Bling ID hadir untuk menghilangkan gap tersebut bahwa kini, hanya dengan 50 ribu Rupiah, yang bisa disisihkan setiap bulan, kita sudah punya emas yang berfungsi sebagai asset kita. selain itu kami juga banyak mengedukasi banyak UMKM di Jakarta tentang pentingnya memiliki emas dalam membangun fondasi finansial mereka, bekerja sama dengan beberapa koperasi simpan pinjam di Jakarta, dan seterusnya,” tutup Bayu.

Application Information Will Show Up Here
Previous Story

Using OVO’s E-Money License, GrabPay is Now Back in Service

Next Story

Cara Jualan Online di Tokopedia – Membuka Toko Pertama (Bagian I)

Latest from Blog

Don't Miss

Lebih Parah dari Kasus Doni Salmanan, Inilah 7 Kasus Penipuan Terbesar di Industri Teknologi

Startup selalu berusaha mencari cara untuk mendisrupsi status quo menggunakan
Startup fintech payment gateway Xendit merambah sektor perbankan dengan mendirikan PT Bank Perkreditan Rakyat Xen (BPR Xen) yang berlokasi di Depok

Xendit Rambah Perbankan, Dirikan Bank Perkreditan Rakyat Xen

Ekspansi bisnis startup unicorn di sektor fintech, Xendit, kini sudah