Esports Ecosystem

Blibli Buka Suara atas Dukungannya ke Esports dan Piala Presiden 2019

29 Jan 2019 | Yabes Elia
Menyusul sejumlah ecommerce lainnya yang sudah lebih dulu terjun ke esports

Hari Jumat 26 Januari 2019 kemarin, Hybrid diundang untuk berbincang-bincang dengan Blibli mengenai keterlibatan mereka mendukung ekosistem esports Indonesia, khususnya untuk Piala Presiden Esports 2019.

Andy Adrian, Deputy Chief Marketing Officer untuk Blibli, menjelaskan bahwa target pasar esports merupakan salah satu target pasar yang dituju oleh ecommerce. Pasar ecommerce itu memang relevan dengan target pasar milenial yang juga jadi target pasar esports. Ditambah lagi, menurut pengakuan Andy, Blibli selalu menjadi benchmark untuk pasar milenial dan potensi pasar ini akan semakin besar ke depannya.

Target pasar gaming sendiri juga sebenarnya terkait dengan berbagai produk yang tersedia di Blibli. Menurut cerita dari Lay Ridwan Gautama, SVP – Trade Partnership untuk Blibli, mereka mengawali menjual produk digital dari 2 tahun yang lalu dengan pulsa dan sekarang Blibli sudah punya segmen sendiri untuk produk gaming mulai dari gaming peripheraldevices (laptop), sampai voucher game.

Meski demikian, Lay sendiri mengatakan bahwa revenue dari penjualan voucher di 2017 untuk Blibli memang masih di bawah 10% dari total keseluruhan pendapatan – meski mendapatkan jutaan transaksi dalam satu tahun.

Dokumentasi: Hybrid
Andy Adrian (Kiri) dan Lay Ridwan Gautama (Kanan). Dokumentasi: Hybrid

Hal itu jugalah yang menjadi salah satu alasan mereka mendukung esports. Mereka ingin memperbesar revenue dari pasar gaming. Namun demikian, bukan itu saja tujuannya menurut Andy. Ia menambahkan bahwa ada engagement dari komunitas gamer yang juga ingin dituju. Akuisisi user baru juga tidak boleh dilupakan. Rencananya, mereka juga akan mengadakan campaign yang tujuannya adalah conversion atau call-to-action. Terakhir, terkait erat dengan kebutuhan mereka untuk branding, Blibli juga ingin selalu up-to-date sebagai pionir ecommerce.

Mungkin memang, dengan kata lain, mereka tak ingin ketinggalan dengan pemain ecommerce lainnya yang sudah lebih dulu menjejakkan kakinya di esports seperti JD dengan High School League mereka, Shopee yang jadi sponsor tim Louvre, Lazada dengan Aerowolf, dan Tokopedia yang bahkan sudah beberapa kali menjadi sponsor event kompetitif (Garuda Cup dan IESPL Battle of Friday) ataupun menjadi sponsor tim esports (EVOS Esports dan RRQ).

Berbicara mengenai sponsor tim esports, saya juga menanyakan soal hal ini ke Blibli serta rencana mereka setelah Piala Presiden 2019. Untuk event esports selanjutnya, Blibli mengaku sudah ada beberapa proposal yang masuk ke mereka namun mereka ingin melihat dan menimbang terlebih dahulu sebelum lebih lanjut menggarap esports. Hal yang sama mereka utarakan tentang kemungkinan menjadi salah satu sponsor tim esports.

Lalu bagaimana kah kelanjutan Blibli di esports? Apakah mereka juga nantinya akan lebih intens seperti dukungan mereka ke bulu tangkis?

Sumber: Instagram @pialapresidenesports
Sumber: Instagram @pialapresidenesports

Untuk Piala Presiden 2019 sendiri, turnamen yang mempertandingkan Mobile Legends tersebut akan menggelar kualifikasi di 8 kota (Bali, Palembang, Surabaya, Makassar, Manado, Solo, Pontianak, dan Bekasi) dari tanggal 9 Februari – 3 Maret 2019 sebelum menggelar babak Grand Finalnya di Jakarta tanggal 30-31 Maret 2019.