Dark
Light

Aplikasi Edit Foto dan Desain Grafis Photopea Diperbarui Ke Versi 5.2

1 min read
November 2, 2021
Photopea

Photopea adalah aplikasi edit foto dan desain grafis berbasis web yang punya antarmuka dan fitur mirip dengan Adobe Photoshop. Kini Photopea telah merilis pembaruan versi 5.2 yang membawa sejumlah fitur baru seperti dukungan color profile, mode CMYK, filter noise reduction, dan banyak lagi.

Keberadaan Photopea bukan untuk menyaingi atau menggantikan Photoshop, tetapi sebagai alternatif ketika kita tidak mendapatkan akses ke Photoshop. Kelebihan Photopea ialah kemampuannya untuk berjalan pada hampir semua browser di perangkat PC dan tentu saja gratis digunakan.

Pembaruan Photopea ke versi 5.2 membuatnya semakin menarik berkat kemampuan untuk mendeteksi color space di dalam file (PSD, JPG, PNG, dll.), sehingga ia dapat merender gambar dalam color space yang benar. Sang kreator Photopea, programmer Ivan Kutskir dari Republik Ceko, menjelaskan bahwa color space dipertahankan selama pengeditan dan disimpan dalam gambar.

Selain itu, Photopea sekarang mendukung mode warna CMYK yang akan menunjukkan bagaimana gambar akan terlihat saat dicetak dengan printer warna. Mode CMYK ini menampilkan gambar menggunakan color space CMYK SWOP v2, yang mana tidak sepenuhnya akurat, tetapi setidaknya lebih dekat dengan tampilan gambar yang akan dicetak dibandingkan dengan sRGB atau monitor dengan color space tertentu.

Beberapa fitur lain yang disertakan dalam pembaruan Photopea versi 5.2 termasuk dukungan stroke vector shape, text background, stroke setting, filter noise reduction, match color, dan beberapa perbaikan bug.

 

Bagi yang membutuhkan editor foto dan desain grafis dengan fitur dasar yang cukup lengkap, Photopea memang dapat diandalkan dan aplikasi ini juga ringan hanya butuh browser dan koneksi internet. Meski dapat diakses secara gratis, Photopea menyediakan versi premium yang akan menghapus iklan, menggandakan history cache, dan mendukung pengembangnya dengan harga US$3.33 per bulan atau US$40 untuk satu tahun.

Sumber: DPreview

Lukman Azis

Penikmat fotografi, eksplorasi gadget untuk berkreasi. Mengasah produksi video secara rutin. Temui di Tiktok @lukman.tech.

Previous Story

Perjalanan Satu Dekade Startup Indonesia: Kian Beragam dan Inovatif

Next Story

Fortnite Akan Ditutup di Tiongkok, New World Kehilangan Banyak Pemain

Latest from Blog

Don't Miss

Snack Video Punya 43 Juta Pengguna di Indonesia, Siap Ungguli para Pesaingnya

Siapa yang saat ini tidak mengakses aplikasi berbasis video pendek?

Whatsapp Bakal Bisa Kirim Gambar Tanpa Kompresi?

Siapa yang saat ini masih menggunakan Whatsapp untuk mengirim gambar?