Perusahaan penyedia infrastruktur keuangan digital, Ant International, secara resmi memperkenalkan rangkaian solusi AI-native full-stack komprehensif untuk memfasilitasi kebutuhan bisnis global.
Ekosistem teknologi yang mencakup pengelolaan pembayaran, akun, valuta asing (valas/FX), manajemen treasury, hingga strategi pertumbuhan bisnis ini diumumkan dalam konferensi merchant tahunan bertajuk VOYAGE di Shanghai.
Inovasi ini ditujukan untuk merespons kompleksitas operasional perdagangan lintas negara dengan mengintegrasikan hampir 100 produk utama di bawah empat pilar bisnis perusahaan: Alipay+, Antom, WorldFirst, dan Bettr.
Menurut Peng Yang, CEO Ant International, adopsi kecerdasan buatan (AI) kini bukan sekadar opsi, melainkan kebutuhan mendasar bagi ekosistem tekfin global.
“Pemimpin fintech masa depan perlu menghadirkan dua hal: infrastruktur trust yang siap menghadapi masa depan serta foundational FinAI models yang menggabungkan data kompleks dan mendalam dengan keahlian di berbagai bidang. Rangkaian solusi ini membantu bisnis menghadapi kebutuhan saat ini sekaligus mempersiapkan diri menuju masa depan yang sepenuhnya agentic,” ujar Peng Yang di hadapan lebih dari 1.100 eksekutif.
Data internal mencatat bahwa dalam 12 bulan terakhir, tingkat adopsi AI di jaringan merchant Antom sangat masif. Sebanyak 89,5 persen klien telah menerapkan solusi FinAI, dan 81,4 persen tugas penyelesaian pembayaran telah dieksekusi dengan bantuan kecerdasan buatan.
Bagaimana Fondasi Teknologi AI dan Blockchain Bekerja?
Solusi terbaru ini dibangun di atas arsitektur model AI proprietary ganda, protokol seluler agen AI, dan platform penyelesaian transaksi berbasis blockchain.
Berikut rincian teknis dari fondasi teknologi yang digunakan:
Untuk menjamin keamanan ekosistem, perusahaan menerapkan arsitektur trust dua lapis. Sistem ini menggabungkan kerangka Know-Your-Agent (KYA) dinamis melalui AMP dan fitur AgentSafePay, yang menjadi jaminan dana (fund guarantee) pertama di industri terhadap risiko transaksi spesifik oleh agen AI, seperti prompt injection berbahaya.
Otomatisasi Pembayaran dan Manajemen Akun Lintas Negara
Melalui pilar Antom, proses integrasi merchant (onboarding) dipercepat menggunakan fitur Antom Autopilot. Fitur berbasis percakapan natural ini mampu memangkas waktu onboarding dari hitungan hari menjadi hanya beberapa menit.
Perusahaan menargetkan 95% merchant dapat menambahkan metode pembayaran baru di bawah satu jam pada akhir 2026. Selain itu, fitur Antom SmartDispute terbukti meningkatkan rasio keberhasilan banding sengketa transaksi dari 24,5% menjadi 41,8%.
Di sektor manajemen akun, WorldFirst meluncurkan asisten pintar berbasis bahasa natural bernama Wyn. Agen AI ini dirancang khusus untuk Usaha Kecil dan Menengah (UKM), memungkinkan mereka membuka akun global dan mengajukan kartu virtual/fisik yang mendukung 17 mata uang dunia hanya lewat satu baris perintah. Perusahaan juga memperkenalkan Account for Agent (AFA), akun agentic pertama untuk bisnis yang ditopang oleh smart contracts dan pemantauan dinamis.
Strategi Manajemen Likuiditas, FX, dan Akselerasi Kredit
Bagi perusahaan berskala korporasi (enterprise), volatilitas nilai tukar dan fragmentasi kas menjadi isu utama. Modul WorldFirst for Enterprise Treasury Autopilot mengatasinya melalui fitur seperti World Map (dasbor kas global yang diperbarui tiap 30 menit) dan Falcon FX yang menawarkan Dynamic Pricing serta Smart Hedging.
Sistem eksekusi Whale Pooling yang disokong blockchain WhaleRTP mampu mencatatkan rasio penyelesaian transaksi di hari yang sama (same-day settlement) hingga lebih dari 98 persen.
Untuk mendukung pertumbuhan penjualan (growth), Ant International menyematkan mesin kredit AI melalui pilar Bettr. Fitur Bettr AI Credit Engine memungkinkan institusi mitra memberikan keputusan pinjaman dalam hitungan menit lewat pemindaian risiko dinamis, yang saat ini telah melayani lebih dari 100 juta pengguna UMKM via 49 institusi di 28 negara.
Sementara itu, solusi A+Rewards bertindak sebagai mesin promosi otomatis yang sanggup mengerek pertumbuhan pengguna aktif hingga 41% Year-on-Year (YoY) di berbagai platform e-commerce.
Seluruh rangkaian inovasi AI-native dan full-stack ini dijadwalkan meluncur secara bertahap di berbagai pasar global pada periode musim gugur hingga musim dingin 2026.
—
Disclosure: Artikel ini disusun dari rilis dengan bantuan AI dan dalam pengawasan editor.