Samsung mengajak masyarakat Indonesia memantau kesehatan jantung secara rutin melalui Galaxy Watch dan aplikasi Samsung Health, sebagai bagian dari peringatan Hari Jantung Sedunia. Perangkat Galaxy Watch9 dan Galaxy Watch Ultra2 menyediakan data seperti skor kesehatan jantung, tekanan darah, rekaman ECG, hingga analisis tanda vital saat tidur.
Apa Saja Fitur Galaxy Watch untuk Memantau Kesehatan Jantung?
Samsung mengajak masyarakat Indonesia memeriksa kondisi jantung secara rutin lewat Galaxy Watch dan aplikasi Samsung Health. Perangkat ini menyajikan skor kesehatan jantung, tekanan darah, rekaman ECG, dan analisis tanda vital saat tidur.
Menurut Samsung, jantung berdetak sekitar 100.000 kali dalam sehari. Samsung menilai perhatian pada jantung sering baru datang setelah masalah muncul. Samsung juga menyebut penyakit jantung sebagai penyebab kematian nomor satu di dunia. Karena itu, WHO dan World Heart Federation menetapkan 29 September sebagai Hari Jantung Sedunia.
Samsung menyatakan perlindungan jantung tidak harus dimulai dari perubahan besar. Jadwal tidur yang lebih teratur dan olahraga minimal 30 menit sudah bisa menjadi awal. Galaxy Watch memantau pola tidur, tingkat aktivitas, stres, dan tekanan darah.
Apa Itu Heart Health Score?
Heart Health Score adalah fitur Samsung Health yang merangkum kondisi jantung menjadi satu skor. Skor ini dihitung dari durasi tidur, aktivitas harian, komposisi tubuh, dan vaskular load.
American Heart Association merekomendasikan Life’s Essential 8, yaitu delapan faktor kesehatan jantung dan pembuluh darah:
- Pola makan
- Aktivitas fisik
- Tidur
- Berat badan
- Tekanan darah
- Gula darah
- Kolesterol
- Berhenti merokok
Galaxy Watch dapat mengenali penurunan aktivitas intensitas sedang hingga tinggi setelah beberapa hari tanpa olahraga. Heart Health Score kemudian turun. Samsung Health lalu menyarankan pengguna kembali berolahraga, misalnya berlari.
Cara Kerja ECG dan Tekanan Darah di Galaxy Watch
Galaxy Watch memakai BioActive Sensor yang menggabungkan tiga sensor:
- Sensor detak jantung optik (PPG)
- Sensor elektrokardiogram (ECG)
- Sensor analisis impedansi bioelektrik (BIA)
Pemantauan tekanan darah Galaxy Watch memerlukan kalibrasi sekali setiap empat minggu. Kalibrasi memakai alat ukur tekanan darah di rumah.
Untuk merekam ECG Galaxy Watch, pengguna menempelkan jari pada elektroda di sisi jam selama 30 detik. Rekaman ECG (elektrokardiogram, catatan aktivitas listrik jantung) membantu mengenali tanda irama jantung tidak normal. Contohnya fibrilasi atrium atau detak ektopik.
Irregular Heart Rhythm Notification (IHRN) memantau irama jantung sepanjang hari. Fitur ini mengirim pemberitahuan proaktif saat menemukan tanda irama tidak normal yang berulang.
Samsung menyebut, tanpa merinci negara, bahwa notifikasi semacam ini telah mendukung deteksi dini risiko kesehatan di sejumlah negara. Risiko itu termasuk aterosklerosis dan infark miokard. Samsung menegaskan hasil pemantauan Galaxy Watch tidak menggantikan diagnosis atau pemeriksaan tenaga medis.
Bagaimana Galaxy Watch Memantau Tidur?
Galaxy Watch menganalisis lima tanda vital selama pengguna tidur:
- Detak jantung saat tidur
- Heart rate variability (HRV), salah satu dari lima tanda vital tidur
- Laju pernapasan
- Suhu kulit
- Kadar oksigen dalam darah
Galaxy Watch membandingkan semua data itu dengan baseline pribadi pengguna. Saat pengguna bangun, Galaxy Watch dapat mengirim notifikasi jika ada perubahan signifikan dari baseline.
Dengan begitu, pengguna punya kesempatan beristirahat, memulihkan tubuh, atau berkonsultasi dengan tenaga medis. Langkah itu bisa diambil sebelum perubahan berkembang menjadi masalah yang lebih serius.
Apa Itu Health Data Sharing?
Health Data Sharing di Samsung Health memungkinkan pengguna membagikan data yang telah disetujui kepada keluarga atau sahabat. Data yang bisa dibagikan:
- jumlah langkah
- tekanan darah
- detak jantung
- kepatuhan minum obat
Dengan fitur ini, anak dapat melihat apakah orang tua yang tinggal berjauhan sudah berjalan kaki. Anak juga dapat melihat apakah orang tua sudah minum obat sesuai jadwal.
Harga dan Ketersediaan
Samsung menawarkan dua model. Galaxy Watch Ultra2 ditujukan bagi aktivitas luar ruang dan intensif, sedangkan Galaxy Watch9 untuk penggunaan sehari-hari.
- Galaxy Watch Ultra2 (47mm, Titanium Silver dan Titanium Gray): Rp10.499.000, tersedia di Indonesia sejak 14 Agustus 2026 melalui www.samsung.com/id dan gerai resmi Samsung. Hingga 31 Oktober 2026 tersedia cicilan mulai Rp800 ribuan per bulan, cashback hingga Rp1 jutaan untuk pembelian bersama Galaxy smartphone atau Galaxy Tab Series, serta langganan Strava gratis 60 hari.
- Galaxy Watch9 (40mm, Cream dan Graphite): Rp5.999.000; (44mm, Graphite dan Silver): Rp6.499.000. Model ini membawa fitur Vitals, Heart Health Score, dan Energy Score. Hingga 31 Oktober 2026 tersedia cicilan mulai Rp499 ribuan per bulan, cashback hingga Rp500 ribuan untuk pembelian bersama Galaxy smartphone atau Galaxy Tab Series, serta langganan Strava gratis 60 hari.
Informasi lebih lanjut tentang Galaxy Watch Ultra2, Galaxy Watch9, dan Galaxy Z8 Series tersedia di www.samsung.com/id.
Bagi pengguna, data dari jam tangan pintar sebaiknya dipandang sebagai pengingat untuk memperbaiki kebiasaan dan sebagai bahan konsultasi, bukan pengganti pemeriksaan dokter.