Mengupas Desain dan Material Titanium pada Samsung Galaxy Watch Ultra2

3 mins read
October 12, 2026
Mengupas Desain dan Material Titanium pada Samsung Galaxy Watch Ultra2

Perangkat jam tangan pintar kategori luar ruang umumnya dihadapkan pada dilema antara ketangguhan fisik dan kenyamanan penggunaan. Samsung berupaya merespons tantangan tersebut melalui perilisan Galaxy Watch Ultra2. 

Perangkat ini memadukan material sasis titanium dengan metode perancangan berbasis kecerdasan buatan (Computational Design), menghasilkan jam tangan yang memiliki ketahanan militer namun tetap mempertahankan profil bodi yang tipis dan ergonomis saat dikenakan secara konstan.

Secara teknis, Galaxy Watch Ultra2 tidak lagi sekedar menebalkan lapisan pelindung fisik, melainkan melakukan rekayasa ulang pada tata letak komponen internal dan eksternal berdasarkan analisis data biometrik pengguna.

Pendekatan Desain Berbasis Data Biometrik

Untuk menghindari kesalahan asumsi dalam perancangan desain, Samsung mengadopsi metode Computational Design. Melalui bantuan kecerdasan buatan (AI), sistem memodelkan jutaan titik data terkait struktur anatomi pergelangan tangan manusia.

Hasil analisis data ini diterapkan pada pembentukan kontur bodi belakang jam. Desain tersebut menciptakan distribusi tekanan permukaan yang merata pada kulit, mencegah munculnya titik tekan lokal (pressure points), dan menjaga posisi jam tetap stabil meski pengguna melakukan gerakan dinamis. 

Intinya adalah tentang kenyamanan, cara untuk mendapatkan kenyamanan ini menggunakan data yang juga berbasis AI jadi tidak hanya asumsi saja. Dengan proses ini, pengguna bisa menikmati jam pintar ini untuk banyak kegiatan dan dalam waktu yang lama. 

Samsung Galaxy Watch Ultra2

Spesifikasi Fisik dan Efisiensi Daya Galaxy Watch Ultra2

Tantangan utama dalam memproduksi jam tangan tangguh adalah menempatkan komponen baterai berdaya besar tanpa mempertebal sasis perangkat. Samsung melakukan efisiensi tata letak sirkuit yang dipadukan dengan cip pemrosesan Snapdragon® Wear Elite Platform (fabrikasi 3 nm).

Berikut adalah rincian profil arsitektur fisik Galaxy Watch Ultra2:

  • Sasis Titanium: Menggunakan material titanium aerospace-grade yang memiliki durabilitas tinggi terhadap benturan, dengan proporsi dimensi 47 mm dan bobot 61,5 gram.
  • Profil Bodi: Ketebalan bodi perangkat dipangkas hingga 12% lebih tipis dibandingkan model generasi sebelumnya.
  • Kapasitas Baterai: Dibekali baterai berkapasitas 800 mAh, yang merupakan ukuran terbesar di lini Galaxy Watch. Baterai ini mampu menyokong operasional hingga 60 jam.
  • Identitas Visual: Mempertahankan bentuk cushion design (perpaduan siluet lengkung dan sudut terukur) yang berfungsi secara struktural untuk melindungi area bingkai (bezel) dan layar dari benturan samping.

Pembaruan Material Tali Jam (Strap) Galaxy Watch Ultra2

Sebagai elemen yang bersentuhan langsung dengan kulit, desain tali jam pada perangkat ini juga mendapatkan penyesuaian fungsional:

  • Reduksi Bobot: Material tali dirancang 26% lebih ringan dan lebih lembut untuk meminimalkan penumpukan rasa lelah pada otot pergelangan tangan (wrist fatigue).
  • Sistem Air Pocket: Pada varian Marine Band, sisi dalam tali dilengkapi saluran udara (Air Pocket) untuk mempercepat penguapan keringat dan membuang aliran air saat dioperasikan di kondisi basah.
  • Minimalisasi Gesekan: Kontur material yang lebih lembut secara efektif mengurangi risiko iritasi kulit (chafing) akibat gesekan berulang saat tangan bergerak aktif.

Kapabilitas pada Skenario Penggunaan Nyata

Integrasi desain komputasional dan material kelas militer ini memberikan fungsionalitas yang terukur dalam berbagai skenario aktivitas:

  • Olahraga Lari Lintas Alam (Trail Running): Profil yang 12% lebih tipis dipadukan dengan tali jam yang 26 in% lebih ringan membuat perangkat tidak memiliki inersia berlebih. Jam melekat stabil tanpa menggeser pusat gravitasi pergelangan tangan saat berlari di medan berbatu.
  • Penyelaman Bawah Air: Bodi titaniumnya memiliki rating ketahanan 10 ATM, sertifikasi kedap debu dan air IP69K, serta memenuhi standar instrumen selam internasional EN13319. Perangkat dapat beroperasi hingga kedalaman 40 meter, sementara layar dengan tingkat kecerahan puncak 5.000 nit memastikan visibilitas data aplikasi Depth (kedalaman, suhu air) tetap jelas di bawah air.
  • Pemantauan Kesehatan Harian dan Tidur: Distribusi bobot yang merata membuat jam nyaman dikenakan selama 24 jam. Stabilitas ini memastikan sensor biometrik dapat secara presisi membaca Energy Score, mengevaluasi metrik tidur (Bedtime Guidance), hingga mendeteksi risiko Sleep Apnea (telah disetujui FDA) melalui pemantauan kadar oksigen darah di malam hari.

Samsung Galaxy Watch Ultra2

Penggunaan Harian & Pemantauan Tidur 24/7

Penggunaan harian yang berkelanjutan memerlukan tingkat kenyamanan ekstra agar sensor biometrik dapat bekerja secara optimal tanpa mengganggu kenyamanan pengguna saat beristirahat.

Nah jam tangan pintar ini juga mengakomodasi hal tersebut. Beberapa data dibutuhkan di Samsung Health seperti Vitals membutuhkan penggunaan jam 7 hari untuk bisa memberikan data terbaik. 

Untuk itu kenyamanan dan kelengkapan data saat perangkat digunakan, baik untuk sehari-hari maupun saat tidur, menjadi keunggulan dari Galaxy Watch Ultra2.

Perangkat ini menghadirkan keunggulan teknis yang mampu mendistribusi tekanan kulit yang merata hasil dari pemodelan Computational Design dan profil sasis yang ramping. Sehingga perangkat tetap nyaman dikenakan secara terus-menerus selama 24 jam penuh. 

Stabilitas pemakaian malam hari memungkinkan pemantauan metrik kesehatan tingkat lanjut secara komprehensif, mulai dari Energy Score, evaluasi tren Vascular Load nocturnal, analisis ritme sirkadian via Bedtime Guidance (berdasarkan analisis data tidur 3 hari), hingga deteksi risiko Sleep Apnea (persetujuan FDA/pemantauan kadar oksigen darah malam hari) dan kesehatan jantung secara berkelanjutan.

Penerapan fungsional dalam beberapa skenario ini menunjukkan bagaimana seluruh pilar rekayasa fisik dan digital Galaxy Watch Ultra2 saling terkait untuk menetapkan standar baru di industri.

Kesimpulan: Standar Baru Smartwatch Tangguh Berbasis Data

Samsung Galaxy Watch Ultra2 membuktikan bahwa perancangan jam tangan pintar tangguh kelas premium telah memasuki era baru. Perangkat ini bukan sekadar jam tangan berukuran besar yang diperkuat secara fisik, melainkan sebuah pencapaian rekayasa presisi tempat Computational Design berbasis AI dan keunggulan material titanium saling melengkapi.

Melalui pendekatan berbasis data biometrik, tantangan klasik dalam menggabungkan baterai besar 800 mAh, durabilitas tinggi standar militer, dan profil bodi yang 12% lebih tipis berhasil diselesaikan secara elegan. 

Kehadiran Galaxy Watch Ultra2 ini menegaskan standar baru bagi industri wearables: bahwa ketangguhan tertinggi dapat diwujudkan tanpa harus mengorbankan desain, kenyamanan, dan estetika.

Previous Story

Samsung Electronics Indonesia dan Telkom Jajaki Solusi Enterprise

Latest from Blog

Don't Miss

Samsung Electronics Indonesia dan Telkom Jajaki Solusi Enterprise

PT Samsung Electronics Indonesia dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk
Galaxy S26 FE

Bisa Dibeli dengan Harga Rp9 Jutaan, Ini Kelebihan Samsung Galaxy S26 FE dan Fitur Galaxy AI-nya

Mencari smartphone baru yang fitur-fiturnya sepadan dengan harga jualnya kini