Ketika Galaxy Fold diluncurkan pada tahun 2019, bisa jadi banyak pertanyaan tentang apakah ponsel lipat akan menjadi kenyataan yang praktis. Saat itu, layar 7,3 inci Infinity Flex Display yang dilengkapi fitur App Continuity dan Multi-Active Window baru menjadi langkah awal dalam membayangkan masa depan ponsel pintar.
Kini, setelah delapan generasi inovasi, teknologi foldable dari Samssung telah berkembang jauh menjadi perangkat produktivitas dan gaya hidup harian.
Seiring matangnya kategori ini, penasaran masyarakat pun bergeser dari sekadar rasa heran menjadi pertimbangan praktis sebelum memilikinya. Berikut adalah ringkasan bagaimana perjalanan inovasi generasi foldable menjawab berbagai pertanyaan populer konsumen.
Apakah Ponsel Lipat Masih Tebal dan Berat Saat Digenggam?
Pada masa awal perkembangan (2020–2021), tantangan utama terletak pada ketahanan dan material layar. Samsung kemudian memperkenalkan Ultra-Thin Glass, Hideaway Hinge, sertifikasi tahan air IPX8, hingga material Armor Aluminum dan Flex Hinge untuk meredam benturan.
Puncaknya dicapai pada generasi tahun 2026. Galaxy Z Fold8 kini menjadi ponsel foldable bergaya buku paling ringan di dunia. Dengan bobot hanya 201 gram, bahkan lebih ringan dari Galaxy Z Fold7 yang berbobot 215 gram, perangkat ini sangat nyaman disimpan di saku maupun digenggam seharian.
Keberhasilan ini didukung oleh struktur layar Flex Titanium, yang memadukan lapisan film titanium alloy dengan pelat titanium. Kombinasi ini membuat bodi lebih tipis, memperkuat struktur layar, sekaligus mengurangi visibilitas lipatan (crease) seiring waktu. Di sisi lain, Galaxy Z Flip8 hadir sebagai varian Z Flip paling tipis dan ringan yang pernah ada, dengan bobot 180 gram dan ketebalan hanya 6,1 mm.
Ada Beberapa Varian yang Dirilis, Apa Bedanya Galaxy Z Fold8 Ultra, Galaxy Z Fold8, dan Galaxy Z Flip8?
Untuk memenuhi beragam gaya hidup pengguna, lini generasi ke-8 kini dibagi menjadi tiga opsi berkarakter tegas:
- Galaxy Z Fold8 Ultra: Dirancang khusus bagi pengguna yang menginginkan produktivitas dan kreasi konten berstandar Ultra. Mengusung layar utama 8 inci yang luas, kamera utama 200MP dengan kemampuan HDR, kamera ultra-wide 50MP baru, Nightography yang ditingkatkan, serta perekaman video 8K (codec APV dan Cine LUT).
- Galaxy Z Fold8: Berfokus pada pengalaman menikmati dan menemukan konten secara imersif. Form factor barunya menghadirkan rasio layar cover 10:16 untuk navigasi cepat dan layar utama 4:3 yang ideal untuk membaca, menonton, hingga bermain game. Ditenagai Snapdragon® 8 Elite Gen 5 dan baterai 4.800mAh.
- Galaxy Z Flip8: Mengutamakan ekspresi diri dan interaksi serba cepat. Dilengkapi FlexWindow baru berbasis AI dengan fitur Now Brief, serta fitur kamera hands-free FlexCam yang didukung Camcorder Grip, Horizontal Lock, dan ProVisual Engine 50MP.
Spesialisasi ini melanjutkan jejak pengembangan software sebelumnya, seperti hadirnya Android 12L dan Taskbar ala PC di Z Fold4 (2022), hingga integrasi Galaxy AI (seperti Note Assist, Composer, dan Auto Zoom) sejak 2024.
Bagaimana Jika Ingin Beralih dari Merek Lain? Apakah Pindah Data Cukup Rumit?
Antusiasme terhadap lini terbaru ini terlihat dari pertumbuhan penjualan Galaxy Z Fold8 dan Z Fold8 Ultra sebesar 40% di kawasan Asia Tenggara dan Oseania. Menariknya, jumlah konsumen dari merek lain yang beralih ke Galaxy Z Fold8 Series juga melonjak lebih dari 60% dibandingkan generasi sebelumnya.
Proses perpindahan ini dipermudah melalui fitur Smart Switch yang ditingkatkan. Pengguna dapat memindahkan data secara nirkabel tanpa perlu mengunduh aplikasi tambahan. Berbagai data penting, seperti kata sandi, passkey, riwayat panggilan, pengaturan aksesibilitas, hingga data eSIM, dapat ditransfer secara langsung dan praktis.
Perjalanan yang belum berakhir
Perjalanan dari perangkat Samsung layar lipat 7,3 inci di tahun 2019 hingga hadirnya ekosistem bernuansa Flex Titanium dan Galaxy AI di tahun 2026 membuktikan bagaimana inovasi dari Samsung berkembang seiring masukan pengguna. Ponsel lipat kini bukan lagi sekadar eksperimen, melainkan solusi yang matang untuk fleksibilitas, produktivitas, dan ekspresi diri.
Disclosure: Artikel ini disusun dari rilis dengan bantuan AI dan dalam pengawasan editor.