Kaiser Cancer Center Adopsi EpiSoft: Rekam Medis Onkologi Terdigitalisasi Penuh Pertama di Indonesia

2 mins read
September 8, 2026

Transformasi digital di sektor kesehatan Indonesia masuk ke babak baru, Kaiser Cancer Center yang berlokasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB, BSD City, secara resmi mengumumkan implementasi EpiSoft.

Langkah strategis ini menjadikan klinik tersebut sebagai fasilitas medis pertama di Nusantara yang menggunakan platform Rekam Medis Elektronik (Electronic Medical Record/EMR) khusus onkologi yang terdigitalisasi secara komprehensif.

Sebagai klinik kanker dengan model layanan day hospital-style yang berfokus pada pasien perempuan, kehadiran teknologi asal Australia ini bertujuan untuk mengotomatisasi alur kerja klinis yang sebelumnya rumit.

Peralihan dari sistem konvensional ke digital ini diharapkan mampu menetapkan standar baru bagi presisi pengobatan kanker berbasis bukti ilmiah (evidence-based) di Tanah Air.

Bagaimana EpiSoft Mentransformasi Alur Kerja Onkologi?

Perawatan kanker melibatkan rejimen pengobatan yang sangat kompleks dan menuntut tingkat keakuratan tinggi. Melalui integrasi EpiSoft, tim medis di Kaiser Cancer Center kini dapat mengelola seluruh siklus perawatan pasien dalam satu dasbor digital yang selaras dengan standar internasional.

Digitalisasi alur kerja utama yang didukung oleh sistem ini meliputi:

  • Pengelolaan Terapi Infus: Pemantauan dosis dan jadwal kemoterapi secara real-time untuk meminimalkan risiko kesalahan (human error).

  • Pencatatan Medikasi: Perekaman riwayat obat yang terintegrasi langsung dengan rekam medis pasien.

  • Pemesanan Farmasi: Otomatisasi rantai pasok dari ruang praktik dokter langsung ke instalasi farmasi.

Founder & Managing Director Kaiser Cancer Center, dr. Adithia Kwee, menegaskan dampak positif teknologi ini terhadap tim klinisnya.

“Protokol onkologi elektronik yang terintegrasi serta alur kerja yang dirancang khusus untuk layanan onkologi dari EpiSoft telah membawa perubahan signifikan bagi tim klinis kami,” ungkap dr. Adithia.

Ia menambahkan bahwa sistem ini memberikan tingkat presisi dan keamanan yang dibutuhkan, sehingga dokter dapat sepenuhnya berfokus pada optimalisasi hasil pengobatan pasien alih-alih tenggelam dalam administrasi manual.

Sinergi Teknologi Kesehatan Lintas Negara

Keberhasilan implementasi sistem EMR mutakhir ini tidak lepas dari kolaborasi strategis antara ekosistem teknologi kesehatan Indonesia dan Australia. Ekspansi EpiSoft ke pasar domestik ini difasilitasi oleh program Landing Pad dari Australian Trade and Investment Commission (Austrade) serta pendampingan konsultasi bisnis dari JP Consulting.

Chief Executive Officer EpiSoft, Jenny O’Neill, menyambut antusias kemitraan ini. “Tujuan kami adalah memberdayakan tenaga klinis agar dapat memberikan layanan onkologi secara aman, efisien, dan sesuai dengan standar terbaik,”tuturnya.

Hal senada disampaikan oleh Lauren Adams, Trade and Investment Commissioner Austrade. Menurut Lauren, program Landing Pad membantu perusahaan teknologi Australia memahami kesesuaian produk (product-market fit) dengan kebutuhan spesifik infrastruktur kesehatan di Indonesia.

Kehadiran konsultan lokal seperti JP Consulting yang dipimpin oleh Jeff Parker juga memastikan bahwa teknologi yang dibawa mematuhi regulasi medis dan dinamika pasar setempat.

Peta Jalan Masa Depan: Integrasi SATUSEHAT dan Diagnostik

Implementasi EMR di KEK D-HUB hanyalah fase awal. Ke depannya, kolaborasi kedua entitas ini telah menyusun peta jalan (roadmap) pengembangan infrastruktur kesehatan digital yang lebih luas guna memperkuat interoperabilitas data pasien.

Berikut adalah tabel rincian inisiatif pengembangan yang direncanakan pada fase berikutnya:

Fokus Rencana Inovasi Detail Pengembangan Sistem Digital Target Manfaat Klinis
Interoperabilitas SATUSEHAT Integrasi data EMR EpiSoft dengan platform kesehatan nasional milik Kementerian Kesehatan RI. Rekam medis pasien terpusat dan dapat diakses lintas fasilitas kesehatan di Indonesia.
Fungsi eRequesting Lab Pembuatan portal permintaan tes diagnostik bersama mitra laboratorium lokal Kaiser. Menyederhanakan alur diagnostik dan mempercepat rilis hasil uji laboratorium.
Integrasi Sistem Internal Sinkronisasi EpiSoft dengan seluruh instrumen klinis dan sistem operasional rumah sakit. Menciptakan rekam jejak pasien yang terintegrasi dari meja registrasi hingga ruang pemulihan.

Disclosure: Artikel ini disusun dari rilis dengan bantuan AI dan dalam pengawasan editor.

Wiku Baskoro

Penggemar streetphotography, penikmat gadget, platform agnostic gamers, build Hybrid.co.id to make impact.

Samsung Galaxy S26 FE
Previous Story

Resmi Hadir, Ini Harga Samsung Galaxy S26 FE dan Info Promo Reservation+

Next Story

Apa Saja Spesifikasi ASUS ProArt Mini PC GR1X? Intip Performa Agentic AI Tanpa Akses Cloud

Latest from Blog