Sepanjang 2019, sebanyak 35 juta orang mengunggah video game YouTube, menjadikan tahun lalu sebagai “tahun terbaik”, ungkap platform video di bawah Google
Esports kini menjadi bisnis serius. Salah satu indikasinya adalah dari hadiah turnamen yang semakin besar. Menurut laporan Esports Earnings, total hadiah dari semua turnamen
Game esports yang populer biasanya mengadu dua tim atau dua orang, seperti Counter-Strike: Global Offensive, Dota 2, atau Player Unknown’s Battleground. Namun,
Menjadi gamer profesional tak lagi bisa dipandang sebelah mata. Salah satu alasannya adalah karena semakin besarnya hadiah yang ditawarkan turnamen esports. Sepanjang
Esports sudah tidak lagi dipandang sebagai niche community dan bahkan sudah diakui sebagai olahraga dan business model. Sudah banyak perusahaan besar non-endemic yang ingin ataupun telah
Auto battler adalah sebuah sub-genre dari strategy games yang memiliki bentuk seperti catur. Para pemainnya menaruh karakter yang mereka mainkan di atas papan ketika
Sepanjang 2019, ada setidaknya 4.490 turnamen esports yang menawarkan total hadiah sebesar US$211 juta (Rp2,9 triliun). Fortnite menjadi salah satu game yang
Industri gaming di luar negeri sana kini membengkak menjadi segitu besarnya. Tahun 2019 ini saja, Newzoo memprediksi nilainya akan mencapai US$152,1 miliar.