Dark
Light

Up Date Twitter di LinkedIn dan Vice-versa

1 min read
November 11, 2009

linkedMinggu ini menjadi minggu yang cukup sibuk buat Twitter. Mulai dari kesepakatan dengan Bing dan Google, lalu meluncurkan aplikasi auto-update dan retweet ke pengguna terpilih, kerjasama dengan Axis di Indonesia, dan kini Twitter akan bekerjasama dengan LinkedIn.

Para profesional yang punya akun di LinkedIn kini bisa mulai mengupdate status Twitter mereka lewat halaman homepage. Fungsi ini memang belum bisa dinikmati, mungkin besok kalau melihat waktu Indonesia, tapi beberapa media internet global telah merilis berita-berita tentang peluncuran ini.

Seperti yang ditulis The Next Web, dengan kerjasama ini, Twitter yang terus tumbuh akan mendapatkan banyak user dari para profesional di LinkedIn yang kebanyakan memang tidak suka terlalu sering mengupdate status, terutama dari akun profesional network seperti LingkedIn.

Sedangkan bagi LinkedIn, crowd yang terus tumbuh di Twitter akan mendatangkan trafic tersendiri, karena user twitter profesional pun terus tumbuh.

Kini dengan dirilisnya kerjasama ini, pengguna Twitter bisa mengupdate status dari akun LinkedIn begitupun para pemilik akun LinkedIn bisa mengupdate status mereka dari Twitter dengan menambahkan #in atau #li.

Dilihat dari situs Alexa.com, pengguna LinkedIn dari Indonesia memang sedikit, apakah dengan dirilisnya fungsi ini pengguna profesional network di LinkedIn dari Indonesia akan bertambah? Anda pengguna LinkedIn, apakah anda tertarik dengan fungsi ini?

Share pendapat anda di kolom komentar.

Wiku Baskoro

Penggemar streetphotography, penikmat gadget, platform agnostic gamers, build Hybrid.co.id to make impact.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Previous Story

Search Engine Alternatif

Next Story

Yahoo Indonesia Luncurkan Meme Sebagai Mim

Latest from Blog

Don't Miss

Microsoft dan LinkedIn Sebut AI Sudah Memengaruhi Dunia Kerja di Seluruh Dunia

Bahkan Microsoft Corp dan LinkedIn berani menyebut bahwa AI kini

Pengguna X Premium Kini Bisa Gunakan Grok AI

Secara global, Elon Musk mengumumkan peluncuran Grok 1.5 pada akhir