Dark
Light

Techinlabs Ingin Sederhanakan Proses Rekrutmen Talenta Teknologi Informasi

1 min read
March 12, 2019
Techinlabs berusaha menjembatani proses rekrutmen perusahaan dan talenta IT terbaik. Tengah mengembangkan hiring platform untuk pasar Asia Tenggara
Founder Techinlabs Moch Ardyansah

Mendapatkan talenta bagi startup masih menjadi sebuah tantangan. Terlebih talenta di bidang teknologi informasi (selanjutnya disebut “IT”) yang berkualitas. Berangkat dari permasalahan ini, Moch Ardyansah dan Niken Purwiyanto mengembangkan Techinlabs — sebuah hiring platform yang diharapkan bisa membantu startup dan perusahaan mencari talenta IT berkualitas.

Kepada DailySocial, Ardy menjelaskan bahwa ia dan tim berusaha mengembangkan sebuah solusi fast hiring talenta yang bisa membantu perusahaan teknologi baik di Indonesia maupun di Asia Tenggara.

“Techinlabs sendiri didirikan oleh saya [Ardy] dan Niken, mantan karyawan Circledoo, yang khawatir melihat teman-teman yang ingin membuat startup kesulitan untuk membangun karena tidak mempunyai talenta yang berkualitas di bidang IT. Berangkat dari keresahan ini, akhirnya kami memutuskan untuk membuat platform yang menghubungkan perusahaan dengan talenttalent berkualitas,” cerita Ardy.

Lebih jauh Ardy menjelaskan bahwa saat ini mereka tengah mengembangkan sebuah platform yang nantinya akan mempermudah HR untuk mendapatkan talenta IT dengan cara yang cepat dan mendapatkan kandidat yang tepat.

Tiga fitur utama yang ada di platform Techinlabs adalah Talent Searching yang akan memudahkan tim HR mencari calon karyawan, Talent Processing, dan Talent Dealing yang akan membantu HR menindaklanjuti sampai ke proses rekrutmen.

Dimulai sejak awal tahun 2018, Techinlabs melewati tahun pertama dengan klaim capaian yang membanggakan. Di awal Maret ini mereka memiliki 6528 talenta IT dengan jumlah klien mencapai 70 lebih dengan sukses rasio mencapai 93%. Techinlabs juga berusaha mendapatkan lebih banyak talenta dengan aktif masuk ke komunitas-komunitas developer yang ada.

“Untuk mendapatkan talenta banyak dalam waktu sebentar, kami memulai dengan masuk ke dalam ekosistem/komunitas, aktivasi kampus, dan lewat Developer Talks, salah satu produk Techinlabs untuk mempertemukan developer expert dengan tech enthusiast, baik junior maupun senior, bisa belajar banyak dari developer, bisa live coding dengan developer expert juga,” imbuh Ardy.

Dari segi bisnis, di akhir tahun 2018 Techinlabs mendapat suntikan dana dari IDTalent, sebuah bisnis penyedia platform talent management. Ardy tidak menjelaskan angka pasti yang diterima Techinlabs, hanya saja tahun ini mereka tengah menyiapkan platform hiring process dan aktif menjaring lebih banyak talenta.

“Untuk tahun ini kami sedang mempersiapkan platform hiring process untuk mempermudah perusahaan mendapatkan talenta IT dengan cepat dan tepat dan kami berharap menjadi platform hiring terbesar di Indonesia, bahkan Asia Tenggara, sehingga bisa membantu talenta yang butuh kerja dan membuat ekosistem terus maju. Untuk mencapai hal ini, Techinlabs juga menangani talenta lulusan SMA/SMK atau lulusan non-IT yang mempunyai skill di bidang IT bahkan melatihnya lagi agar lebih siap dan berkualitas untuk perusahaan yang membutuhkan talenta IT dengan adanya Codemy by Techinlabs yang segera kami rilis,” tutup Ardy.

Previous Story

MetaFly Adalah Drone Unik Bertubuh Serangga

Next Story

Control, Game Supernatural Buatan Developer Max Payne Siap Meluncur Pertengahan Tahun Ini

Latest from Blog

Don't Miss

Startup pengembang teknologi imersif Arutala memproduksi aplikasi berbasis teknologi Virtual Reality (VR), Augmented Reality (AR), Mix Reality (MR), PC Simulator, hingga 360° Video untuk berbagai sektor bisnis

Komitmen Arutala Percepat Implementasi Teknologi Imersif untuk Bidang Edukasi

Sebelum istilah metaverse ramai dibicarakan, banyak pihak yang skeptis dengan
Jajaran founder VCGamers / VCGamers

VCGamers Dapat Pendanaan 37,3 Miliar Rupiah, Hadirkan Platform Social Commerce dan NFT untuk Game

VCGamers merupakan sebuah platform social commerce untuk pemain game. Baru-baru