Esports Ecosystem

Tim DragonX Dapatkan Pendanaan Seri A

17 Jul 2020 | Narendra Soejoedi
Pendanaan seri A akan dipakai untuk memperkuat tim DragonX dari segi infrastruktur dan organisasi.

Tim League of Legends DragonX asal Korea Selatan baru saja mengumumkan menerima pendanaan seri A sebesar 10.000.000 Dolar Amerika. Tim DragonX yang tengah berlaga di gelaran LCK Summer 2020 sampai saat ini masih memberikan performa yang stabil dengan menduduki posisi puncak klasemen.

Mengawali perjalanan tim DragonX di tahun 2020, tercatat juga tim DragonX menerima pendanaan awal dari perusahaan investasi ATU Esports Growth Fund No. 1, yang sampai sekarang masih menjadi pemegang saham terbanyak atas organisasi esports DragonX. Dalam kurun waktu kurang dari setahun, tim DragonX terbilang berhasil membuahkan hasil yang manis.

Deft ADC dari tim DragonX | via: invenglobal
Deft ADC dari tim DragonX | via: invenglobal

Adapun tim DragonX berencana unntuk mengalokasikan pendanaanya pada peningkatan infrastruktur tim, kesejahteraan atlet, dan juga pengembangan teknologi. Tim DragonX sebisa mungkin akan mendukung performa tim dengan memperhatikan beberapa faktor penunjang dan tentu saja atlet-atletnya.

Lebih jauh lagi, ke depannya tim DragonX tidak saja berfokus untuk menjadi juara di gelaran LCK Summer 2020. Tim DragonX juga terbilang memberikan perhatian yang serius kepada talent pool dan regenerasi atlet. Hal ini dapat terlihat dari adanya tim akademi yang dikembangkan oleh organisasi DragonX dan didukung teknologi analisis data.

Dari total pendanaan seri A sebesar 10.000.000 Dolar Amerika, muncul beberapa nama yang menarik untuk dicermati. Selain dari masuknya perusahaan besar seperti Shin Han Capital, JS Corporation, dan perusahaan lainnya, muncul juga nama seorang aktor yaitu Bae Yong Joon yang bergabung menjadi pemegang saham di tim DragonX.

Nantinya ada peranan lebih juga akan diampu oleh Bae Yong Joon. Bae Yong Joon akan dipercaya untuk menjadi penasehat dalam hal strategi branding tim DragonX secara global. Sebagai aktor yang turut menjadi ikon menyebarnya Korean Wave, kepopuleran yang sama juga diharapkan bisa diraih tim DragonX.

Tim DragonX | via: @drxglobal
Tim DragonX | via: @drxglobal

Bila menilai dari performa tim DragonX pada gelaran LCK Spring 2020, tim DragonX berhasil finis di posisi ketiga dan menjadi penantang berat bagi tim kuat seperti Gen.G Esports dan T1. Pada gelaran LCK Summer 2020 yang tengah berlangsung, tim DragonX tampil dengan catatan 7 win streak. Tidaklah mengherankan jika tim DragonX dinilai menjadi tim esports yang menjanjikan dan menarik investor untuk memberikan pendanaan.

Dengan adanya pendanaan yang baru saja diterima tim DragonX, kemungkinan besar tim DragonX sudah mengamankan biaya yang diperlukan untuk memperoleh franchise slot di LCK 2021 mendatang. Saat ini yang perlu dilakukan tim DragonX adalah mempertahankan performa yang sudah ada sambil terus membangun awareness mereka di skala global.